Perluas Jaringan dengan Berbisnis MLM

Henry Ong, melakukan praktek kelebihan terhadap produk air minumnya untuk meyakinan calon pembeli. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

Henry Ong, melakukan praktek kelebihan terhadap produk air minumnya untuk meyakinan calon pembeli. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

KUDUS – Henry Ong, leadership bisnis MLM air mineral mengatakan bisnis MLM yang paling berkembang yakni di luar negeri. Berbeda dengan masyarakat Indonesia yang cenderung antipati dengan bisnis Multi Level Marketing.

”Awalnya baru beli hp android dan sering BBM sama teman lama, tapi saya sadar kok BBM dan aplikasi lain bikin gosip terus. Akhirnya, saya menemukan ide untuk digunakan bisnis. Saya memilih jalani MLM saja dan akhirnya bermanfaat juga,” kata Wina, warga Kudus, yang memanfaatkan jasa MLM untuk pekerjaan sampingannya.

Berbeda dengan Restu Wahyu, pendidik dari STIKES Cendekia Utama memilih mengembangkan bisnis MLM untuk menambah teman. Pilihannya tepat yakni mengikuti bisnis MLM air mineral yang mengandung alkali dan baik untuk kesehatan. Wahyu, sapaannya, mengatakan kegiatan berbisnis ini tak sekadar bisnis saja namun juga masuk dalam lingkup pelayanan di bidang kesehatan. Apalagi bisnis ini sesuai dengan bidangnya sebagai tenaga kesehatan di sebuah instansi pendidikan.

”Saya ikut MLM ini motif utamanya bisnis. Karena jika beli dengan harga member lebih murah dan dijual lagi hasilnya juga memuaskan. Tapi saya juga membuka diri untuk memperluas jaringan, bertemu dengan orang-orang baru,” kata Wahyu. (HANA RATRI/ TITIS W)