Berbisnis MLM Harus Pantang Menyerah

Henry Ong, melakukan praktek kelebihan terhadap produk air minumnya untuk meyakinan calon pembeli. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

Henry Ong, melakukan praktek kelebihan terhadap produk air minumnya untuk meyakinan calon pembeli. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

KUDUS – Sebagai orang yang pernah malang melintang di dunia bisnis MLM ini, Henry Ong menyarankan masyarakat untuk memilih bisnis MLM yang sesuai dengan bidangnya. Henry sendiri memilih produk air mineral sebagai bisnis MLM yang dilakoninya, karena memberi banyak manfaat bagi orang lain.

”Awalnya susah nawarin air mineral kemasan bermerk Milagros. Apalagi di Kudus. Satu botol saja sudah Rp 35 ribu. Dibandingkan air mineral lainnya, tapi saya berikan keyakinan kepada konsumen tetapi tidak memberikan jaminan kepastian, karena kesembuhan hanya milik Tuhan. Intinya, lebih mahal kalau nggak sakit dibandingkan murah tapi sakit-sakitan,” kata Henry.

Dengan bisnis MLM yang dijalaninya kini, pelan tapi pasti konsumen air mineral tersebut di Kudus semakin banyak. Menurut Henry, Kudus memang sangat potensial untuk memutar uang namun butuh perjuangannya dari bawah. Buktinya, setelah dua tahun dijalaninya, bisnis ini berkembang pesat.

”Saya selalu baca testimoni mereka (pengguna, red). Mereka benar-benar sembuh dari sakitnya. Tetapi yang lebih ditekankan disini adalah mengikuti bisnis MLM harus yang sudah punya sistem yang paten. Karena menurut pandangan saya banyak yang ikut MLM tapi tiba-tiba berhenti di tengah jalan,” ungkap dia.

Henry mengatakan, bisnis Milagros dijalani mulai dari bawah. Untuk memberikan keyakinan pada calon pelanggannya, ia pun turut turun ke lapangan untuk memberikan informasi mengenai keberadaan air mineral tersebut.

”Sekali lagi saya bukan tipe pemaksa, mau beli produknya saja ya monggo. Kalau tertarik menjadi membernya ya saya nggak masalah,” pungkas Henry. (HANA RATRI/TITIS W)