40 Persen Target Pendapatan Pertahun Jepara Diperoleh dari Pekan Syawalan

Zamroni Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Zamroni Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

JEPARA – Tiga objek kawasan pantai yang menjadi sasaran wisata pekan Syawalan dan lomban yakni pantai Bandengan, pantai Kartini dan Benteng Portugis biasanya mampu meraih pendapatan sekitar 40 persen dari target pendapatan selama satu tahun. Jika satu tahun ketiga objek wisata tersebut ditarget total Rp 2,4 miliar, di pekan Syawalan dan lomban biasanya mampu mendapatkan Rp 1 miliar lebih.

Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Zamroni mengatakan, besarnya pendapatan yang diperoleh ketiga objek wisata pantai tersebut akan sebanding dengan jumlah pengunjung maupun wisatawan yang memeriahkan acara pekan Syawalan dan lomban. Sebab, acara tersebut memang sangat mempengaruhi target tahunan yang dipatok dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara.

”Kalau untuk jumlah pengunjung targetnya selama satu tahun, untuk pantai Kartini sebesar 45 ribu pengunjung, pantai Bandengan 65 ribu pengunjung, dan benteng portugis delapan ribu pengunjung,” kata Zamroni kepada MuriaNewsCom, Kamis (23/7/2015).

Menurutnya, mengaca pada tahun 2014 lalu. Ketiga objek wisata tersebut memperoleh pendapatan selama pekan Syawalan dan lomban sebesar Rp 1,8 miliar. Sehingga tahun ini diharapkan pekan Syawalan dan pesta lomban yang rencana digelar dua hari yakni Jumat dan Sabtu itu mampu mendapatkan lebih dari tahun lalu.

“Semoga saja lebih dari tahun sebelumnya. Karena tahun ini digelar upacara adat pada hari Jumat dan prosesi larung hari Sabtu. Selain itu, tahun ini target pendapatan dari tiga objek wisata tersebut juga naik dari tahun lalu yang Rp 2,34 miliar, tahun ini naik Rp 60 juta menjadi Rp 2,4 miliar,” imbuhnya. (WAHYU KZ/TITIS W)