101 Kapling Pedagang Syawalan di TRPK Dampo Awang Beach Tak Terjual

Sejumlah pedagang berjualan di kapling Syawalan yang disediakan oleh Dinbudparpora di kawasan Taman Rekreasi Pantai Kartini (TRPK) Dampo Awang Beach. Dari total 183 kapling yang disediakan, sebanyak 101 diantararnya tak terjual alias hanya 83 kapling yang laku terjual. (MuriaNewsCom/AHMADFERI)

REMBANG – Sebanyak 183 kapling yang disediakan oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbudparora) pada momen Syawalan ternyata tidak seluruhnya terjual. Sebab ada 101 kapling pedagang yang disiapkan di kawasan Taman Rekreasi Pantai Kartini (TRPK) Dampo Awang Beach setempat tercatat tidak laku. Hal ini terungkap saat Launching Syawalan di halaman parkir TRPK Dampo Awang Beach pada Kamis (23/7/2015).

”Dari total kapling yang kita siapkan sebanyak 184 kapling, yang terjual dan ditempati pedagang sebanyak 83 kapling, yang tidak terjual sebanyak 101 kapling, sebagian besar yang menempati kapling adalah pedagang berasal dari kabupaten Rembang dengan menjual barang berupa gerabah, souvenir, kuliner, pakaian, mainan anak dan oleh-oleh,” ujar Sunarto, Kepala Dinbudparpora, Kamis (23/7/2015).

Sunarto mengatakan, tema syawalan tahun ini adalah ”Melalui acara Syawalan 2015, kita tingkatkan sarana promosi pariwisata Kabupaten Rembang”. Menurutnya, agenda tahunan ini bermaksud dan memiliki tujuan utama untuk melestarikan budaya dan tradisi pada bulan Syawal. Selain itu, acara ini juga diharapkan mampu menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap budaya daerah.

”Selain itu kami juga berharap agenda syawalan ini bisa meningkatkan kunjungan wisata dalam rangka untuk menunjang PAD (Pendapatan Asli Daerah). Pelaksanaan Syawalan akan digelar selama lima hari, tepatnya dimulai pada Kamis (23/7/2015) hari ini sampai dengan Senin (27/7/2015). Agar kegiatan berlangsung sukses, kita telah melakukan berbagai persiapan dengan melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” kata Sunarto. (AHMAD FERI/TITIS W)