Kendaraan Bermuatan Mebel Jepara Boleh Melintas saat Lebaran. Asalkan…

Setelah melalui banyak pertimbangan, aktivitas pengiriman produk mebel dari Jepara masih diperbolehkan selama Lebaran. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Setelah melalui banyak pertimbangan, aktivitas pengiriman produk mebel dari Jepara masih diperbolehkan selama Lebaran. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

JEPARA – Kabar baik bagi pengusaha mebel Jepara yang tetap ingin menjalankan bisnisnya saat Lebaran nanti. Sebelumnya, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Jepara menyatakan bahwa kendaraan bermuatan di atas dua sumbu dilarang melintas sejak H-5 lebaran hingga H+4 lebaran nanti. Namun, ada catatan bagi kendaraan bermuatan mebel.Kepala Bidang Perhubungan Darat pada Dishubkominfo Jepara, Setyo Adhi Widodo mengatakan, berdasarkan peraturan direktur jenderal perhubungan darat pada kementerian perhubungan Nomor SK.2477/AJ.201/DRJD/2015 tentang pengaturan lalu lintas dan peraturan kendaraan angkutan barang pada masa angkutan lebaran 2015. Dalam aturan ini disebutkan, truk di atas dua sumbu dilarang melintas sejak H-5 lebaran.

Hanya saja, truk muatan mebel masih diperbolehkan dengan syarat telah memperoleh dispensasi dari Dinas Perhubungan Provinsi. “Berdasarkan aturan itu, kendaraan angkutan barang non sembako di atas dua sumbu memang dilarang beroperasi mulai H-5 hingga H+4 lebaran. Aturan ini memang hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Setyo Adhi kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, untuk truk muatan mebel memang masih diperbolehkan melintas saat lebaran. Kebijakan itu diambil didasarkan pada kenyataan jika industry mebel memang masih banyak merampungkan target pengiriman barang. “Tapi dengan catatan harus ada izin dari Dishub Jateng,” terangnya.

Soal truk muatan mebel ini, lanjut dia, memang menjadi bahan pembahasan di Dishub Jateng dan Dishubkominfo Jepara. Sebab, pemenuhan pesanan mebel Jepara memang masih terjadi saat lebaran. Jika dipaksakan, mereka akan rugi. ”Sehingga diambil jalan tengah dengan memberikan syarat berupa dispensasi dari Dishub Jateng,” imbuhnya.

Menurut dia, aturan tersebut dikeluarkan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas pada momentum Lebaran tahun ini. Banyak pemudik yang melintas dengan memanfaatkan moda transportasi massal, roda dua, dan kendaraan pribadi lainnya. (Wahyu KZ / Sundoyo Hardi)