Tak Hanya Harga Kebutuhan Pokok, Tarif Parkir Jadi “Latah”  Ikut Naik Jelang Lebaran

Untitled-1

Ilustrasi parkir (MuriaNewsCom)

KUDUS – Menjelang lebaran idul fitri yang tinggal dua hari lagi, lokasi keramaian dan perbelanjaan semakin ramai dikunjungi masyarakat. Hal ini berdampak terhadap daya tampung lokasi parkir yang berada di areal pusat perbelanjaan tersebut.Banyaknya kendaraan yang memadati lokasi parkir seperti sekarang ini, justru dimanfaatkan dengan oknum petugas parkir di lapangan. Tarif parkir, tak lagi sesuai dengan ketentuan yang dituangkan dalam Perda.

Seperti halnya yang terjadi di kawasan Ramayana, tarif yang biasanya ditetapkan sesuai dengan perda senilai Rp 1.500, kini saat menjelang lebaran menjadi Rp 2 ribu untuk sekali parkir. Ironisnya, parkir tersebut dikelola langsung oleh pemkab.

“Menjelang lebaran, tarifnya berubah jadi Rp 2 ribu, lagipula tutupnya juga sampai jam 12 malam,” kata salah petugas parkir di kawasan Ramayana kepada MuriaNewsCom.

Jukir yang menolak memberikan namanya tersebut, bahkan mempersilahkan pengguna jasa untuk parkir di luar lokasi yang dimaksudkan, ketika menolak membayar dengan uang senilai Rp 2 ribu.

Hal sama juga terjadi di kawasan Hypermart. Untuk biaya parkir tersebut, juga ditarik dengan biaya Rp 2 ribu. Lokasi lain yang jauh lebih parah adalah di sekitar pasar, yang tarif parkirnya mencapai Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)