Catat ! Satpol PP Jepara Larang Takbir Keliling Gunakan Truk

takbiran(1)

ilustrasi takbir keliling (istimewa)

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jepara melarang masyarakat merayakan malam Idul Fitri dengan takbir keliling menggunakan truk.Hal itu disampaikan Kasi Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Jepara Supriyanto. Menurutnya, larangan tersebut ditekankan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

”Dilarang pawai takbiran gunakan truk. Apalagi ditambah dengan sound sistem dan dimainkan musik dangdut. Itu larangan,” ujar Supriyanto kepada MuriaNewsCom, Rabu (15/7/2015).

Menurutnya, tahun ini Pemkab Jepara memang menggelar lomba takbir keliling. Dalam lomba tersebut juga ada larangan menggunakan truk. Selain itu, juga nada takbiran tidak boleh dari rekaman, harus suara asli.

”Berkaca pada malam takbiran tahun-tahun sebelumnya, ada sebagian kelompok masyarakat yang merayakan kemenangan puasa bukan dengan kumandang takbir, melainkan dengan musik dangdut. Hal tersebut disayangkan sejumlah pihak,” terangnya.

Selain itu, Supriyanto menerangkan, tahun ini juga sudah diantisipasi agar keramaian massa malam takbiran tidak hanya di kawasan kota saja. Namun juga wilayah lain, dengan memecah rute takbir keliling.

”Untuk mengurai konsentrasi massa di tengah kota, di setiap kecamatan akan digelar lomba takbir keliling. Rutenya, keliling di wilayah kecamatan masing-masing,” terangnya.

Sebab, kalau tidak di pecah per kecamatan, lanjutnya, akan ada penumpukan massa, karena di alun-alun juga ada lomba menabuh beduk. Sampai hari ini, untuk kecamatan kota sudah ada 25 lebih kelompok peserta pawai takbir keliling. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)