Warga Masong Tantang Pemkab Pati Gelar Takbir Keliling

Seorang warga Dukuh Masong, Desa Margorejo, Kecamatan Wedarijaksa tengah membuat ogoh-ogoh sebagai persiapan jelang malam takbir. (MuriaNewsCom/Lismanto)

PATI – Larangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk tidak melakukan takbir keliling ternyata tak mempan pada warga Dukuh Masong, Desa Margorejo, Kecamatan Wedarijaksa. Mereka bersikukuh tetap melakukan kegiatan yang sudah menjadi tradisi Lebaran tersebut.

Faqih Hilal, salah satu panitia penyelenggara pawai takbir keliling Dukuh Masong berdalih akan melaksanakan pawai takbir keliling dengan tertib. Salah satunya, tidak menggunakan musik dangdut sebagai pengiring.

Ia juga akan meminta kepada panitia untuk mempersiapkan rute pawai agar tidak membuat kemacetan jalan. ”Kami tetap akan menggelar pawai takbir keliling dengan tertib. Ini sudah menjadi tradisi untuk merayakan Hari Kemenangan bagi umat Islam,” tuturnya.

Ia menambahkan, kalau takbir keliling dilarang, kemeriahan menyambut Lebaran akan hilang. Hanya saja, butuh pengaturan agar penyelenggaraan pawai takbir tertib dan teratur.

”Sudah jadi tradisi tahunan, kok dilarang. Mestinya, ada aturan soal kepatuhan dan ketertiban lalu lintas, serta tidak mengganggu kenyamanan warga. Bukan melarang secara total,” pungkasnya.(LISMANTO/SUPRIYADI)