Sstt….Penerimaan Siswa Baru di Pati Rawan Suap

 Suasana penerimaan peserta didik baru di salah satu sekolah menengah atas negeri di Pati beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/LISMANTO)


Suasana penerimaan peserta didik baru di salah satu sekolah menengah atas negeri di Pati beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sejumlah sekolah di Kabupaten Pati dinilai rawan suap. Modusnya, banyak sekolah memanfaatkan istilah program kemitraan untuk mendapatkan uang dari orangtua peserta didik melalui jalur belakang.

Imbasnya, banyak siswa yang mestinya tidak lulus passing grade bisa diterima sekolah menggunakan jalur belakang atas dalih kemitraan. Hal ini mendapatkan sorotan dari Ketua Forum Kajian Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (FKP2M) Ali Mahmudi.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, terutama Dinas Pendidikan tidak boleh mengabaikan kondisi tersebut. Kalau masalah serius ini dibiarkan, praktik memungut di sekolah akan jadi kebiasaan dan rawan penyelewengan,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Karena itu, ia menyarankan agar instansi sekolah di Pati tidak lagi menggunakan jalur kemitraan sebagai sarana untuk mengeruk uang dari orangtua calon siswa. Karena, jalur kemitraan menjadi ajang komersialisasi pendidikan.(LISMANTO/KHOLISTIONO)