Droping Air di Grobogan Terkendala Armada

Sejumlah mobil tangki air akan melakukan droping ke sejumlah wailayah di Grobogan. Musim kemarau ini pemerintah setempat kekurangan armada untuk dristribusi air bersih. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sejumlah mobil tangki air akan melakukan droping ke sejumlah wailayah di Grobogan. Musim kemarau ini pemerintah setempat kekurangan armada untuk dristribusi air bersih. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Penambahan armada untuk menyalurkan bantuan air bersih tampaknya perlu diperbanyak. Sebab, pihak BPBD hanya punya satu unit mobil tangki untuk menyalurkan droping air ke daerah rawan kekeringan. Selama ini, armada pengangkut bantuan air bersih masih bergantung dengan pihak PDAM.
“Untuk penyaluran bantuan air di daerah kekeringan selama ini memang kerjasama dengan PDAM. Soalnya, mereka punya banyak armada dan untuk droping air ini ada sekitar tujuh kendaraan tangki yang disiapkan,” kata Kepala BPBD Grobogan Agus Sulaksono.Mengingat armada cukup terbatas namun sejauh ini pelaksanaan droping air dinilai tidak ada masalah. Sebab, jadwal pengiriman sudah disiapkan dengan baik sehingga memudahkan petugas dalam mendistribusikan bantuan. Dalam sehari, satu armada droping bisa menyalurkan bantuan tiga hingga empat kali tergantung jarak pengiriman.
Ditambahkan, untuk kondisi yang luar biasa biasanya ada bantuan armada pengiriman dari beberapa pihak. Selain dari swasta, pihak Bakorlin dan Provinsi Jateng biasanya juga menyiapkan bantuan droping air. (DANI AGUS/SUWOKO)