Atlet PB Djarum Ini, Ingin Warisi Semangat Pahlawan Bulutangkis Tiongkok Chen Long

Ivan Bena Hatta (e)

Atlet PB Djarum, Ivan Bena Hatta. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

KUDUS –  Nama Chen Long bagi masyarakat Tiongkok jelas sudah tidak asing lagi. Bisa dibilang ia adalah salah satu pahlawan yang mengharumkan negara dengan prestasi yang diraihnya dalam cabang olahraga bulutangkis.Ketangguhan fisiknya yang luar biasa dan dibarengi tekad yang kuat saat bermain berhasil membuat lawan kewalahan. Hal itulah yang membuat atlet muda di kelas pemula PB Djarum Ivan Bena Hatta sangat mengagumi pebulutangkis yang saat ini nangkring di peringkat dua dunia tersebut.

“Selain memiliki teknik bermain yang bagus, semangat Chen Long lah yang memberi saya inspirasi. Saya ingin seperti dia,” ungkap Ivan kepada MuriaNewsCom.

Remaja kelahiran Surabaya, 17 Agustus 2002 ini pun mencoba menjiplak sisi positif dari idolanya tersebut. Tak segan ia berusaha menerapkannya setiap kali berlatih ataupun saat mendapatkan kesempatan berlaga.

Hanya, remaja yang bergabung dengan PB Djarum sejak 2014 silam ini belum berkawan dengan Dewi Fortuna. Ia pun harus jatuh bangun saat melakoni beberapa laga di tahun pertama ini.

”Saya sudah beberapa kali ikut turnamen bulutangkis, namun masih kurang beruntung karena dikalahkan lawan sebelum mencapai partai puncak,” kata Ivan.

Di USM Li-Ning Cup 2015, langkah Ivan terhenti di babak kedua. Hal serupa juga terulang  ketika dia bermain di Walikoa Surabaya Cup beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, pelatihnya di PB Djarum Engga Setiawan mengemban tugas berat untuk mendongkrak prestasi Ivan dkk agar tampil lebih cemerlang di kompetisi berikutnya. Itulah alasannya kelompok pemula terus digembleng meski menjalankan puasa.

”Karena latihannya berat, beberapa kali saya harus batal puasa. Ke depan saya tak mau bolong lagi. Saya tak boleh menyerah lagi, karena Chen Long tak pernah menyerah dalam situasi apapun,” tegas Ivan.

Untuk memperbaiki kondisi fisiknya dan lebih kuat menjalani latihan di bulan puasa, Ivan pun bertekan menjaga pola makanan dan kondisi tubuhnya dari perilaku yang kurang baik. Semua demi pengingkatan prestasi di kompetisi agar Ivan membuktikan dirinya adalah pemain jempolan. (IQBAL NA’IMY/SUPRIYADI)