Pantau Santri Dengan BIS

 

Jpeg

Santri Ponpes Darut Ta’lim Almu’thi, Kajeksan, Kecamatan Kota, sedang mengaji. (MuriaNewsCom)

KUDUS – Ponpes Darut Ta’lim Almu’thi, Kajeksan, Kecamatan Kota, merupakan tempat pendidikan nonformal. Akan tetapi sistem pendidikannya bisa dinilai menyamai yang ada di sekolah formal. Hal itu karena adanya sistem pemantauan santri menggunakan buku izin santri (BIS). Buku tersebut kegunaannya untuk memberikan izin kepada santri, baik disaat mengikuti pelajaran atau pulang ke rumah.“Buku itu memang ampuh untuk memantau santri. Sebab buku itu juga bisa dikatakan buku poin yang ada di BK sekolah formal. Namun kita berada di pondok namanya ya buku izin santri,” kata Abdul rohman, pengurus ponpes.

Dengan begitu, katanya, kegiatan santri sebanyak 115 anak secara tidak langsung dapat terpantau dalam data buku tersebut. “Dalam kenyataannya sekarang ini memang lebih tertib dengan adanya buku tersebut. Sebab buku itu juga yang menandatangani atau yang mengecek adalah dari kiai langsung,” paparnya.

Selain itu, lanjut rohman, pihaknya sebagai pengurus hanya sekadar mengumpulkan buku itu saja. Namun untuk izin masuk pelajaran atau pulang, hanya kiai yang menandatangani tersebut. Dengan adanya BIS tersebut diharapkan santri dapat terpantau secara maksimal. Sebab dengan buku itu juga pihak ponpes bisa melihat keaktifan dan kesalahan santri saat masih menjalani pendidikan.

“Setidaknya kita sebagai pengurus juga harus selalu mengimbau mereka. Supaya ke depannya di tahun ajaran baru ini bisa membuat lebih tertib lagi,” imbuhnya. (EDY SUTRIYONO/SUWOKO)