Atlet PB Djarum Ini Korbankan Puasa Demi Jaga Kondisi

Atlet PB Djarum Insan Ahmad Arkan Al-Faruqi. (MURIANEWS/IQBAL NA’IMY)

Atlet PB Djarum Insan Ahmad Arkan Al-Faruqi. (MURIANEWS/IQBAL NA’IMY)

KUDUS – Menjalani latihan dalam keadaan berpuasa memang cukup melelahkan. Apalagi jika latihan tersebut sama dengan rutinitas yang dijalani sehari-hari. Itulah yang dirasakan atlet di PB Djarum Insan Ahmad Arkan Al-Faruqi.
Alhasil, Arkan (panggilan akrabnya) harus menyerah dari kelelahan. Dampaknya, ia pun harus mengikuti langkah yang ditempuh rekannya Dinar, yakni mengorbankan puasa demi menjaga kondisi tubuhnya.
”Daripada sakit, puasanya dibatalkan saja sekaligus jaga kondisi,” kata Arkan kepada murianews.com, Rabu (24/6/2015).Remaja kelahiran Surabaya, 17 Januari 2003 ini sebetulnya hampir kuat menjalani ibadah puasa sembari berlatih bersama 13 rekannya di atlet kategori anak-anak akhir. Namun rasa haus dan hawa panas yang menyergap membuatnya tak kuasa menahan tenggorokannya yang kering.
”Sebenarnya sayang, karena buka tinggal beberapa jam lagi. Tapi, gimana lagi daripada saya sakit,” ujarnya.
Arkan sendiri diketahui sudah bergabung dengan PB Djarum sejak lolos lewat audisi 2014. Meski tergolong baru, prestasi yang diraihnya boleh diadu.
”Saya meraih Juara katgori anak Bupati Sampang Open, peringkat 3 Simpang Tujuh Cup dan Muria Cup X,” ungkapnya.
Arkan yang mengidolakan pebulutangkis asal Malaysia, Lee Cong Wei karena permainannya dan smashnya yang kencang tersebut berjanji akan berusaha semaksimal mungkin supaya tidak bolong puasa. Apalagi, atlet yang menyukai stik lidah sapi dan Soto Bu Jatmi asal Kudus tersebut mengaku rugi jika harus bolong lebioh banyak.
”Ruginya saat ”nyaur” nanti. Kalau terlalu banyak bolong pasti terlalu berat. Jadi sebisa mungkin saya akan bertahan,” tandasnya. (IQBAL NA’IMY/SUPRIYADI)