Usai Diperiksa 3,5 Jam, Raharjo Akhirnya Ditahan

Raharjo, Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang. (MURIANEWS / AHMAD FERI)

REMBANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah akhirnya menahan Raharjo, tersangka kasus dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan pada ruas Sulang-Sumber-Kaliori tahun 2014. 

 

Raharjo yang juga menjadi pejabat pembuat komitmen (PPKom) proyek senilai sekitar Rp6,9 miliar tersebut ditahan usai menjalani pemeriksaan pada Rabu (4/6/2015). Sebelum dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane Semarang, Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rembang tersebut diperiksa selama hampir 3,5 jam sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.30 WIB.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jawa Tengah Eko Suwarni membenarkan penahanan terhadap Raharjo. Menurutnya, tersangka ditahan usai diperiksa tim penyidik selama hampir 3,5 jam. Eko Suwarni juga membenarkan jika Raharjo kini dititipkan di Lapas Kedungpane Semarang. Dia menyebutkan penahanan bakal dilakukan selama 20 hari ke depan guna proses penyidikan lebih lanjut. 

“Betul, hari ini (Raharjo) ditahan, tadi mulai diperiksa dari pukul 09.00 WIB hingga pukul sekitar 12.30 WIB, (sebelum ditahan) kondisi kesehatannya telah diperiksa dokter, hasilnya dia juga dalam keadaan sehat dan dia siap (ditahan),” ujar Eko Suwarni, Kamis (4/6/2015).

Sebelum Raharjo, dua Kabid di DPU Rembang juga telah ditahan Kejati Jawa Tengah gara-gara diduga terlibat dalam kasus penyimpangan proyek berbeda. Kabid Sumber Daya Air (SDA), Sinarman telah ditahan pada di sel tahanan Lapas Kedungpane, Semarang pada Senin (27/4/2015). Lalu Kabid Cipta Karya DPU Rembang, M Chaeron, juga telah ditahan di Lapas yang sama pada Senin (4/5/2015). (AHMAD FERI / KHOLISTIONO)