Surati Bupati dan Dewan, Papepung Tak Mau Digusur

Aparat Satpol PP ketika merazia tempat usaha karaoke untuk memastikan semua tempat karaoke tidak beroperasi. Sampai saat ini Papepung tetap enggan untuk mematuhi surat resmi Bupati yang akan menggusur tempat karaoke di Pungkruk. (MURIANEWS/WAHYU KZ)

JEPARA – Paguyuban pengusaha pungkruk (Papepung) ngotot tak mau turuti perintah Pemkab Jepara agar menutup tempat karaoke dan menggusurnya.

Kini Papepung berupaya melakukan negosiasi dengan Bupati Jepara dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara agar rencana penggusuran dibatalkan.

Pengurus Papepung Mulud mengatakan, pihaknya ingin melakukan negosiasi dengan Pemkab dan DPRD Jepara agar rencana penggusuran semua tempat usaha karaoke di Pungkruk pada 27 Juli nanti dibatalkan.

”Kami ingin beraudiensi dengan mereka,” kata Mulud kepada murianews.com, Kamis (4/6/2015)

Menurutnya, pihaknya telah melayangkan surat permohonan untuk melakukan audiensi dengan kedua instansi pemerintahan tersebut. Pihaknya ingin agar rencana Pemkab untuk menggusur tempat usaha mereka dapat dibicarakan secara baik-baik dan mencari solusi yang terbaik.

”Tentu saja solusi yang tidak memberatkan siapapun, terutama kami sebagai rakyat kecil,” katanya. (WAHYU KZ  /SUPRIYADI)