Volume Air di Dua Waduk Harus Tetap Dijaga

Salah seorang penangkap ikan saat menangkap ikan di Waduk Tempuran, Kecamatan Blora. Waduk tersebut terus diupayakan mampu mempertahankan air minimal kedalaman 2,5 meter, untuk menjaga waduk tidak rusak selama musim kemarau ini. (MURIANEWS/PRIYO)

BLORA – Air di Waduk Tempuran di Kecamatan Blora dan Waduk Greneng di Kecamatan Tunjungan tetap dipertahankan saat musim kemarau. Hal ini dilakukan agar dua waduk terbesar di Blora itu tidak mengalami kerusakan. Air waduk dipertahankan minimal pada kedalaman 2,5 meter.

”Kalau sampai airnya kering, itu akan merusak badan waduk. Waduk menjadi pecah-pecah. Karena itu air di waduk harus dipertahankan terus,” jelas Koordinator Lapangan (Korlap) Waduk Tempuran dan Greneng Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jateng Sutrisno, Sabtu (30/5/2015).

Menurut keringnya air di Waduk Tempuran diupayakan jangan sampai terjadi lagi. Kerena itu penggunaan air harus diatur sedemikian rupa, sehingga ketersediaan air waduk tetap terjaga.

”Kami koordinasikan dengan para petani sebagai pengguna air dan pihak terkait lainnya, volume air di kedua waduk itu harus tetap terjaga dengan baik,” terangnya. (PRIYO/TITIS W)