Tetap Berupaya Agar Tak Terjadi Konvoi Pelajar SMP Saat Pengumuman Ujian

Kepala Disdikpora, Joko Susilo berkordinasi dengan seluruh sekolah setingkat SMP se-Kabupaten Kudus dan akan mengirimkan surat himbauan untuk tidak melakukan aksi konvoi dan coret-coret setelah pengumuman kelulusan SMP seperti yang dilakukan sekelompok siswa SMA sederajat beberapa waktu lalu. (MURIANEWS)

KUDUS – Konvoi dan aksi coret-coret yang sempat dilakukan pelajar tingkat SMA usai pengumuman kelulusan beberapa waktu, diharapkan tidak terulang pada pelajar SMP.

Pengumuman kelulusan pelajar tingkat SMP pada 10 Juni mendatang, diharapan berlangsung tertib tanpa aksi yang meresahkan masyarakat tersebut. Hal inilah yang tegah dipersiapkan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus.

Kepala Disdikpora, Joko Susilo menjelaskan, pihaknya telah berkordinasi dengan seluruh sekolah setingkat SMP se-kabupaten Kudus. ”Surat himbauan akan kami layangkan kepada masing-masing sekolah untuk dapat mengkondisikan siswanya. Saya berharap para pelajar tingkat SMP lebih mudah diatur dibandingkan dengan kakak kelasnya,” ujarnya.

Pada pengumuman kelulusan tingkat SMA pertengahan Mei lalu, pihaknya pun telah melayangkan surat ke masing-masing sekolah menengah atas di Kabupaten Kudus untuk mengkondisikan siswanya. Akan tetapi mungkin karena pelajar SMA yang cenderung lebih susah diatur membuat beberapa siswa nekat melakukan asi-aksi tidak bermanfaat seperti coret-coret seragam dan konvoi. (IKA NIKMAH/TITIS W)