Terdakwa Kasus Korupsi BPBD Kudus Masih Terima Gaji

Sekda Kudus, Noor Yasin. (MURIANEWS / FAISOL HADI)

KUDUS – Sekda Kudus Noor Yasin mengatakan, status para terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan logistik BPBD Kudus saat ini diberhentikan sementara. Mereka masih mempunyai hak menerima gaji tiap bulan.

 

“Ya mereka masih mendapatkan gaji, namun tidak penuh. Hak 75 persen dari gaji pokok,” ungkap Yasin kepada murianews.com, Jumat (29/5/2015).

Mengenai tunjangan, katanya, mereka tidak mendapatkannya lantaran absen dari pekerjaan.

Kepala BKD Kudus Joko Triyono menjelaskan, sanksi hukuman bagi terdakwa kasus BPBD masih belum diputuskan. Apakah akan dipecat atau tidak. Namun, jika tidak dilakukan pemecatan dan masih menyandang PNS, dipastikan para terdakwa akan mendapat penurunan jabatan. 

“Sesuai aturan, mantan terpidana tidak bisa menempati jabatan struktural, kalau menjadi staf tak masalah. Itu sudah menjadi aturan Permendagri,” begitu katanya.

Sanksi yang diputuskan tim disiplin, katanya akan diterapkan ketika para terdakwa sudah menjalani hukumannya. “Apakah kembali dikaryakan, diturunkan pangkatnya, atau seperti apa, akan diputuskan ketika mereka sudah keluar (penjara) nanti,” jelasnya. (FAISOL HADI / SUWOKO)