Ratusan Pekerja Karaoke Berharap Tak Ada Penutupan Tempat Mereka Bekerja

Aktivitas di ruang recepsionis salah satu tempat karaoke di Kudus (MURIANEWS/FAISOL HADI)

KUDUS – Ratusan pekerjakaraoke di Kudus terancam bakal nganggur, jika memang benar karaoke di Kudus dilarang. Meski kabar tersebut belum final. Namun upaya tersebut masih dimungkinkan tinggi.

Menyikapi hal tersebut, kalangan pengusaha hiburan karaoke meminta pemerintah jangan serta merta menghakimi. Sebab, dari usaha karaoke, banyak pihak yang bergantung hidupnya dari tempat tersebut.

”Kami berharap jangan sampai di tutuplah, banyak yang menghidupi keluarga dari sini. Kalau ditutup, bagaimana kehidupan mereka nantinya. Apa pemerintah mau menanggungnya,” kata Budi,  Pemilik Karaoke Queen, kepada murianews.com ,Jumat (29/5/2015).

Menurutnya, di Kudus terdapat puluhan cafe dan karaoke. Jika satu cafe terdapat 26 karyawan. Maka ratusan nasib pekerja di Kudus bakal nganggur. Sebab, mereka menggantungkan hidupnya dari usaha karaoke.

”Disini saja yang termasuk karaoke kecil, karyawannya sekitar 30 orang. Terus, bagaimana dengan yang besar, pasti lebih banyak. Semuanya butuh makan dan pekerjaan,” jelas Budi. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)