Jika Karaoke Ditutup, Ica Bakal Buka Usaha Kecil-kecilan

ILUSTRASI

KUDUS – Menjadi pemandu karaoke (PK), bukanlah hal yang baru bagi Ica (20).Pengalamannya memandu karaoke bukan hanya dilakukan belakangan ini saja. Melainkan, sebelumnya dia juga pernah bekerja dengan profesi yang sama di tempat hiburan lain di Kudus.

”Sebelum di tempat saya bekerja sekaran ini, saya juga menjadi pemandu karaoke di tempat lain. Namun,  karena tempat itu sudah tutup, saya jadi bekerja di sini dengan profesi yang sama sebagai pemandu,” kata Ica, kepada murianews.com, Jumat (29/5/2015).

Remaja berperawakan tinggi dengan rambut terurai lurus ini, mengaku sangat takut dengan kabar ditutupnya usaha hiburan karaoke. Jika hal itu benar-benar terjadi, katanya, kelangsungan hidupnya juga tetap diperjuangkan, meski harus melakukan usaha jualan kecil-kecilan.

Hanya, saat ditanya mau jualan apa, PK yang cukup favorit di kalangan penikmat karaoke ini, enggan untuk memperbincangkannya.

Sebelum menjadi PK, Ica juga sempat bekerja di salah satu perusahaan di Pati. Hanya, ketika itu dirinya bekerja tidak lama. Dua pekan dirinya sudah keluar, dan setelah itu bekerja sebagai SPG rokok.

Dari pengakuannya, sebenarnya  dirinya sudah memiliki rencana untuk tidak lama menjadi PK. Maksimal diusia yang ke 22, dia berencana berhenti dari pekerjaannya sebagai pemandu karaoke. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)