Isu Peredaran Uang Palsu Resahkan Pedagang Pasar Rembang

Uang pecahan seratus ribu bernomor seri EHE 737181 ini diduga palsu dan dikabarkan telah beredar di Pasar Kota Rembang dalam sepekan terakhir. (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Para pedagang di Pasar Rembang tengah dilanda keresahan seiring dengan munculnya isu peredaran uang palsu (upal) selama sepekan terakhir.

Bahkan dikabarkan sudah ada pedagang yang dilaporkan menjadi korban peredaran upal tersebut. Modus yang dilakukan pelaku yakni dengan berpura-pura sebagai pembeli.

Suparno, seorang pedagang ayam di Pasar Rembang menyatakan, menjelang bulan Ramadan aktivitas di Pasar Rembang dalam keadaan ramai. Pedagang asal Kelurahan Tawangsari itu menyatakan modus yang pelaku lakukan diduga menyamar sebagai pembeli. Karena keadaan ramai, pelaku bisa dengan mudah menyelipkan uang yang diduga palsu tersebut dan pedagang tidak sempat meriksa dengan teliti uang yang diterima.

“Dugaan pelakunya perempuan, karena 80 persen yang ada di pasar itu rata-rata perempuan, kalau laki-laki mungkin akan mudah ketahuan. Dugaan uang palsu yang beredar adalah pecahan Rp 100.000 dengan kode seri EHE 737181. Para pedagang kini mulai mewaspadai atas munculnya isu peredaran uang palsu tersebut,” ujar Suparno, Kamis (28/5/2015). (AHMAD FERI/SUWOKO)