Area Perbatasan Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Sampah yang nampak menumpuk di antara dua sisi barat jembatan Sungai Bengawan Solo, Kota Cepu membuat tak nyaman para pengendara yang melintas. (MURIANEWS/PRIYO)

BLORA – Sampah nampaknya masih menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan. Sebab, hingga kini masalah tersebut belum terselesaikan, terutama  di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Selain masih sering terlambatnya pengangkutan dari tempat pembuangan sementara (TPS), keberadaan tempat pembuangan sampah ilegal pun kian menjamur. Beberapa titik di kecamatan ini telah berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah.

”Sejak beberapa bulan terakhir, banyak lokasi yang beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah. Belum diketahui pasti, dari mana sampah-sampah tersebut berasal tentu ini menjadikan resah para warga sekitar dan pengunak jalan,” jelas salah satu warga cepu Anton Mudji, Sabtu(23/5/2015).

Menurutnya sampah-sampah itu jelas mengganggu pemandangan. Seperti halnya sampah yang berada di dekat jembatan perbatasan Cepu tersebut. Selain di perbatasan, lokasinya juga di pinggir jalan. Tiap hari banyak kendaraan masuk dan keluar Kota Cepu.

”Jelas akan merusak pemandangan,selain itu bau yang tak sedap tentu akan menjadikan mslah tersendiri bagi pengendara” keluhnya.

Pihak terkait dalam hal ini bidang pertamanan dan kebersihan, UPTD Dinas Pekerjaan Umum Wilayah II Cepu segera mengambil tindakan sebelum sampah di area jembatan Bengawan Solo semakin menumpuk.

”Jangan sampai Kota Cepu, menjadi wajah Kabupaten Blora di perbatasan ini menjadi semakin kumuh, ” harapnya. (PRIYO/SUPRIYADI)