Papepung Kecewa Tak Dilibatkan Dalam Rapat Pembongkaran Pungkruk

Suasana rapat terkait pengambilan keputusan pembongkaran tempat karaoke yang berada di tanah milik negara di Pungkruk turut Desa Mororejo Kecamatan Mlonggo Jepara beberapa waktu lalu. Papepung merasa kecewa tak dilibatkan dalam rapat tersebut.(MURIANEWS/WAHYU KZ)

JEPARA – Kabar mengenai keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara yang akan membongkar bangunan tempat karaoke di Pungkruk cukup mengejutkan bagi para pegusaha karaoke disana. Sebab, selama ini mereka menyatakan belum pernah diajak bicara terkait masalah dan rencana itu.

”Kami tidak dilibatkan sama sekali dalam pengambilan keputusan itu. Padahal, ini kaitannya dengan kami. Ini sumber penghidupan kami. Kalau memang mau dibongkar seharusnya kami juga diajak berembug,” ujar Wakil Ketua Paguyuban Pengusaha Pungkruk (Papepung) Mulud kepada murianews.com, Jumat (22/5/2015).

Menurutnya, keputusan Pemkab tersebut hanya sepihak saja. Terlebih, dari informasi yang beredar di media massa, Pemkab hanya melibatkan tokoh-tokoh masyarakat yang notabene tidak ada kaitannya dengan Pungkruk.

“Yang diajak rapat kok ya tokoh masyarakat diluar Pungkruk. Seharusnya masyarakat Pungkruk, yang ngerti bagaimana Pungkruk sebenarnya. Kalau diluar Pungkruk jelas melihat Pungkruk hanya sebelah mata saja,” terangnya. (WAHYU KZ/SUPRIYADI)