Gila.. Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Sluke Rusak Akibat Serangan Babi Hutan

Salah seorang petani melintas di kawasan pertanian. Saat ini ratusan hektare lahan pertanian yang tersebar di Desa Sanetan, Desa Rakitan dan Desa Manggar di Kecamatan Sluke dilaporkan rusak akibat serangan babi hutan. (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Ratusan hektare lahan pertanian yang tersebar di Desa Sanetan, Desa Rakitan dan Desa Manggar di Kecamatan Sluke dilaporkan rusak akibat serangan babi hutan. Para petani di wilayah setempat kelimpungan untuk menghentikan serangan babi hutan yang jumlahnya ditaksir mencapai ratusan.

Kerusakan lahan sudah berlangsung sejak sebulan yang lalu dan rata-rata babi hutan merusak tanaman padi.

‚ÄĚSetiap malam hari babi hutan menyerang dan petani hanya bisa mengeluh karena kewalahan mengantisipasi. Sejauh ini para petani hanya bisa sekadar melakukan ronda di areal lahan. Bahkan ketika panen padi sudah hampir berakhir, babi hutan tetap saja mengacak-acak lahan pertanian. Serangan babi hutan mungkin saja akan mereda kalau sudah gak ada tanaman sama sekali,” ujar Kepala Desa Sanetan Janadi, Kamis (14/5/2015).

Saat ini pihak desa telah meminta tolong kepada para tentara yang kini tengah terlibat kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Sanetan untuk menggunakan senjata guna memberantas babi hutan. Sebab upaya membasmi hama dengan racun tidak dilakukan karena khawatir babi hutan yang mati tanpa diketahui akan meninggalkan bau busuk. (AHMAD FERI/SUPRIYADI)