Anggota KUD Sarono Mino Tuntut Perubahan Organisasi Secara Masif

Suasana RAT KUD Sarono Mino di Gedung KORPRI Pati, Rabu (13/5/2015). (MURIA NEWS/LISMANTO)

PATI – Anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Sarono Mino menuntut adanya perubahan yang lebih baik dalam skala masif. Pasalnya, KUD tersebut berada dalam gelombang masalah yang besar.

 

Beberapa persoalan yang dihadapi, di antaranya aset usaha pemindangan yang dijual senilai Rp 3 miliar tak mampu menutupi hutang yang ada. Selain itu bantuan dana Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB) sebesar Rp 1 miliar yang dilaporkan hanya Rp 640 juta. Serta adanya indikasi privatisasi koperasi melalui pengurus, dan masih banyak problem lainnya.

Hal tersebut disampaikan Puji Astuti, anggota KUD Sarono Mino kelompok Bendar di hadapan pengurus dan anggota KUD lainnya di Gedung KORPRI Pati, Rabu (13/5/2015).

Karena itu, ia mewakili ratusan anggota lainnya agar ada perubahan dalam KUD Sarono Mino agar lebih baik. “Kami berharap agar koperasi yang saat ini dihantam badai masalah, bisa bangkit dan lebih baik lagi. Usaha meningkat dan benar-benar menyejahterakan anggota, bukan pengurus saja,” tandasnya. (LISMANTO/SUWOKO)