Pansus DPRD Tetap Lanjutkan Investigasi Tanjung Bonang

Seorang warga tengah memancing di kawasan dermaga Pelabuhan Rembang Terminal

REMBANG – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Rembang memastikan akan tetap melanjutkan investigasi terhadap polemik kepengelolaan Pelabuhan Rembang Terminal “Tanjung Bonang” Sluke. Pansus menyatakan tidak terpengaruh dengan kabar tentang dibidiknya pelabuhan yang berada di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke itu oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

 “Kami belum tahu secara pasti kalau proyek pelabuhan telah didatangi tim kejaksaan. Jika memang ada dugaan kasus tindak pidana, ya silahkan saja diteruskan melalui jalur hukum. Hal ini tidak akan berpengaruh terhadap proses untuk mengurai benang kusut Tanjung Bonang yang tengah dilakukan anggota Pansus,” ujar Ketua Pansus DPRD Rembang, Puji Santoso, Senin (11/5/2015).

Meski tengah berpolemik dan belum ada solusi yang direkomendasikan oleh Pansus, pemerintah pusat tetap berencana menggelontorkan dana sekitar Rp 15 miliar dari APBN 2015 untuk perkuatan dan perluasan dermaga. Selain itu, ada pula pengadaan speedboat senilai Rp 450 juta dari sumber yang sama. Rencana penguatan dermaga yang akan diperkuat dan diperluas itu telah dibangun selama empat tahun sejak 2008, dengan anggaran dari Negara sebesar Rp 68 miliar. 

“Pemerintah Pusat juga pernah menggelontorkan Rp 10 miliar untuk pembangunan jalan beton di Tanjung Bonang pada tahun 2013. Maka jika ditotal, dana Negara yang terkucur untuk Pelabuhan Rembang Terminal Sluke mencapai Rp 93,4 miliar.  Jumlah itu belum termasuk dana dari Pemkab Rembang yang mencapai Rp 7,6 miliar,” kata Puji. (AHMAD FERI/SUPRIYADI)