Sssttt…Ada Muatan Politis Dibalik Pembelian Kendaraan Dinas di Blora

Puluhan kendaraan dinas baru yang bakal diperuntukkan bagi pejabat di lingkungan Pemkab (MURIANEWS/PRIYO)

BLORA – Pembelian puluhan kendaraan dinas yang diperuntukkan bagi pejabat di lingkup Pemkab Blora, disebut-sebut bermuatan politis. Apalagi, pemberian mobil dinas untuk pejabat ini dilakukan jelang Pilkada.

Yuli Abdul Hakim, Koordinator Komando Pembela Rakyat Lapar (Kopral) mengatakan, pemberian kendaraan dinas baru, bisa dimaknai sebagai titipan atau alat pengikat agar pejabat tetap setia pada bupati.

Jika itu yang terjadi, menurutnya, Bupati Blora sudah menciderai amanat rakyat, karena telah menggunakan kekuasannya untuk mencari keuntungan pribadi.

”Karena itu, pejabat tetap harus  berpegang pada prinsip membela rakyat. Jangan karena diberi mobil dinas baru, kemudian membabi buta, sehingga mengabaikan rakyat,” katanya.

Dirinya mengatakan, dana miliaran yang digunakan untuk membeli kendaraan dinas itu, jauh lebih bagus jika dialihkan untuk menunjang pendidikan, insfrastruktur dan bidang lain yang belum tergarap baik.

Meski demikian, menurutnya , pejabat juga punya hak untuk menerima kendaraan dinas baru, ketika mobil dinas yang lama sudah tua.

Perlu diketahui, pembelian kendaraan dinas baru ini, nantinya diperuntukkan bagi pejabat di lingkungan Pemkab, di antaranya Kepala Bagian (Kabag),  staf ahli bupati dan Plt Sekretaris Daerah (Sekda). Bahkan Camat, Sekcam dan Kepala Seksi (Kasi) di kecamatan juga kecipratan kendaraan dinas baru tersebut. (PRIYO/KHOLISTIONO)