Perpanjangan Jabatan Kepsek, Komisi C DPRD Jepara Akan Konsultasi

Ketua Komisi C DPRD Jepara (baju putih) saat merespon aduan dari sembilan kepala sekolah SMP di Jepara yang meminta perpanjangan jabatan, di Gedung DPRD setempat, Selasa (5/5/2015). (MURIANEWS / WAHYU KZ)

JEPARA – Menanggapi aduan dari sembilan kepala sekolah SMP di Kabupaten Jepara, yang meminta agar jabatan mereka diperpanjang. Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara Sunarto menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti aduan tersebut dengan melakukan konsultasi.

”Konsultasi akan kami lakukan dengan kementerian terkait, untuk mendapatkan kejelasan mengenai perpanjangan masa tugas kepala sekolah yang telah diatur dalam Peraturan Menteri. Yang nantinya disesuaikan dengan aturan yang ada di daerah, dalam hal ini Perda tentang pendidikan,” ujar Sunarto, Selasa (5/5/2015).

Menurutnya, meski pihaknya menjanjikan berkonsultasi ke kementerian terkait, bukan berarti pihaknya memberikan angin segar bagi sembilan kepala sekolah tersebut. Sebab, aduan yang dilakukan oleh sembilan kepala sekolah itu, waktunya terlalu mepet.

”Ini sudah last minute ibaratnya. Sebab, per-tanggal 1 Juni nanti masa jabatan sudah habis. Jadi, kami sampaikan jika nanti hasilnya tidak bisa cepat harap dimaklumi,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikpora Jepara, Dwi Sutatik menyatakan, sesuai dengan regulasi, jabatan kepala sekolah memang hanya dibatasi dua masa jabatan secara berturut-turut. Selebihnya baru bisa dipilih kembali setelah jeda.

Kepala sekolah juga bisa dipilih karena prestasi, namun soal ini kriterianya masih disiapkan. Masalah ini, menurutnya sudah disikapi Disdikpora dengan menyampaikan masalah ini ke Bupati Jepara dan Dewan Pendidikan Jepara. Dari audiensi tersebut, disampaikan semua masalah ini dikembalikan ke regulasi yang sudah ada.

”Mengenai kriteria penilaian prestasi, kami masih menyusun drafnya. Namun yang pasti, kriterianya disesuaikan dengan Permendiknas dan Perbup. Nanti disampaikan jika sudah disetujui,” ujarnya. (WAHYU KZ/ TITIS)