Dianggap Pemborosan, Pembelian Kendaraan Dinas di Blora Tuai Protes

Mobil dinas yang baru dibeli Pemkab (MURIANEWS/PRIYO)

BLORA – Pembelian kendaraan dinas yang diperuntukkan bagi pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menuai protes dari sejumlah kalangan. Hal ini karena dinilai pemborosan dan tidak tepat sasaran.

”Seolah ini sebuah kenang-kenangan dari Bupati Blora untuk anak buahnya. Jelas ini tidak benar, karena banyak bidang lain yang mestinya masih membutuhkan anggaran, tapi justru  dibiarkan,” ujar Yuli Abdul Hakim, koordinator komando pembela rakyat lapar (Kopral), Selasa (5/5/2015).

Dana miliaran rupiah yang digunakan untuk membeli kendaraan dinas, menurutnya jauh lebih bagus jika dialihkan untuk menunjang pendidikan, insfrastruktur dan bidang lain yang belum tergarap baik.

Meski demikian, dirinya mengatakan, jika pejabat juga memiliki hak untuk menerima mobil dinas baru, ketika mobil dinas yang lama sudah tua.

”Hanya, saya kira waktunya ini tidak tepat. Misalnya bidang pendidikan,masih banyak sekolah yang rusak. Begitu juga  jalan dan jembatan juga banyak yang belum dibenahi, tapi para pejabatnya justru dapat jatah mobil baru. Sungguh kasihan nasib rakyat Blora ini,” ungkapnya. (PRIYO/KHOLISTIONO)