Desa Sadang : Sosialisasikan KUP Lewat Lomba Desa

Kegiatan Lomba Desa menjadi momen penting untuk mengangkat kualitas suatu wilayah. Begitu juga dengan Desa Sadang, Kecamatan Jekulo. Desa yang berpenduduk 6.392 jiwa serta terdiri dari 25 RT dan 4 RW ini memanfaatkan Lomba Desa untuk mensosialisasikan program pemerintah kabuten yang bernama Kredit Usaha Produktif (KUP).

Sehingga kegiatan itu diharapkan bisa mengangkat atau mempromosikan usaha kecil yang ada di wilayah tersebut.”Kami memang memanfaatkan Lomba Desa sebagai sosialisasi KUP. Sebab dalam kegiatan ini,  kami juga menyediakan lapak untuk pelaku usaha kecil,” kata Jamilin, Kepala Desa sadang.

Termasuk juga, dia dapat memberikan arahan terhadap peningkatan usaha kecil. Khususnya,  bagi warga berkecimpung dalam sektor usaha kecil.

Pemdes juga bisa mengetahui langsung produk dari setiap usaha kecil tersebut. Pihaknyaa juga memanfaatkan momen untuk sosialisasi KUP.

”Meskipun baru proses pendataan, namun dengan adanya Lomba Desa, para pengusaha kecil bisa ikut andil dalam mempromosikan barang dagangannya,” paparnya.

Diketahui, di Sadang ada beberapa pengusaha kecil yang memang butuh bantuan KUP. Di antaranya adalah perajin keranjang dari limbah pabrik, anyaman tas, dan pisau.

Menurutnya, para pengusaha itu harus tahu KUP. Praktis,  pihaknya mengambil tema Lomba Desa yang berkaitan dengan KUP. Yaitu supaya para pengusaha bisa mendapatkan informasi tentang KUP.

Setidaknya, warga desa setempat bisa mengetahui KUP. ”Mengingat momen Lomba Desa merupakan waktu yang tepat untuk memberi pemahaman kepada warga tentang apa itu KUP,” pungkasnya.( Edy Sutriyono / Akrom Hazami)