Peluang Usaha Kerupuk Yang Menjanjikan

Selama ini, warga Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, banyak yang berkecimpung menjadi produsen kerupuk. Sebab usaha tersebut mampu memberikan penghasilan besar pada produsennya. 

Tidak heran jika jumlah produsen kerupuk saat ini mencapai hampir  30  orang. Baik itu usaha yang lama berdiri, atau yang belum lama didirikan.

Salah satu produsen kerupuk Aris Susanto mengatakan, usaha kerupuknya memang masih terbilang belum lama didirikan. Sebab usaha ini baru berjalan satu bulan. 

”Dulunya saya bekerja di Polytron. Karena kami melihat pangsa pasar kerupuk ini semakin melejit. Maka saya mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut. Dan memilih bekerja sebagai produsen kerupuk. Usaha kerupuk ini lambat laun pun semakin berkembang,” kata Aris.

Dengan berdirinya usaha kerupuknya membuat produsen tahu di desa semakin bertambah.  Sampai saat ini, di Desa Pasuruhan Lor terdapat berbagai profesi atau pekerjaan. Ada yang menjadi petani, penggiat usaha kecil, maupun karyawan pabrik.

Menurutnya,  adanya usaha kerupuk yang berdiri, membuat lapangan pekerjaan di desa bertambah. Warga desa yang belum mempunyai pekerjaan tetap pun bisa mendapatkan pekerjaan.

Usaha yang berada di RT 2 RW 4 ini sudah mempunyai karyawan sebanyak lima orang. Serta bisa menggaji karyawan tersebut sebesar Rp 35 ribu sampai dengan Rp 40 ribu tergantung dari hasil, dan bagiannya masing-masing. 

”Meskipun kami berdiri baru satu bulan. Tapi terus terjadi perkembangan pada hasil produksi kerupuk kami,” terangnya.

Dia menerangkan, setiap harinya bisa menghabiskan tepung sebanyak 1 kuintal.  Sedangkan untuk pemasarannya, dia mengaku tidak ada masalah. Dengan lokasi pemasaran sebagian besar didistribusikan di dalam kota. 

”Kami berharap supaya ke depannya, usaha ini bisa ikut meramaikan industri rumahan yang ada di desa ini. Sebab Desa Pasuruhan Lor ini memang sentranya usaha kerupuk serta bisa dikatakan desa yang produktif,” imbuhnya.  (Edy Sutriyono / Akrom Hazami)