Persani Terapkan Sistem Prodeg untuk Mengetahui Peningkatan Prestasi Atle

JAKARTA – Upaya mengetahui peningkatan prestasi atlet yang ditempa dalam Pelatnas SEA Games ke-28, PB Persani mengetrapkan sistem Promosi Degrasi (Prodeg). Melalui strategi tersebut prestasi atlet terus dievaluasi pertahap. Tahap pertama digelar seleksi diikuti 11 atlet putra dan 11 atlet putri di GOR Senam Raden Inten, Jakarta Timur.

”Sebenarnya PB Persani sudah mengajukan enam atlet putra dan enam putri masuk Pelatnas SEA Games 2016. Namun atlet yang diajukan masuk Pelatnas per 1 Februari  2014 harus melakukan seleksi menghadapi atlet lain yang dikirim beberapa Pengprov Persani,”kata Dian Wijaya Kesumawati, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Persani di halaman resmi Satlak Prima. 

Mantan atlet nasional itu mengatakan, para pesenam putra yang mengikuti ajang evaluasi tahap pertama ada 11 atlet. Mereka meliputi Agus Adi Prajoko, Dwi Samsul, Ronny Saputra, Septian Gilbert, Yudha Tri Aditya, Guntur, Audi Ashari, Trisna Ramdhani, Rino Efendi, M Ribta dan Abu Daud. Sedang M Try Saputra dan Ferous One absen.

Adapun di putri diikuti Amalia Fauziah, Tazsa Miranda, Amartiani, Nefy Nurbaeti, Beby Pelani, Meitri Suryadi, Iim Imaroh, Sahira, Istri Chanra, Dewi Mustika, dan Rindu Tiara. Namun sangat disayangkan dua pesenam lainnya yaitu Rifda Irfanalutfhi dan Novia Nabila tidak hadir.

Dian bersyukur para atlet yang tampil dalam evaluasi tahap pertama yang datang dari berbagai daerah memiliki semangat tinggi untuk menunjukkan prestasi yang dimiliki. Dengan begitu, persaingan untuk masuk Pelatnas cukup ketat. Hal seperti itu yang diharapkan dalam membuahkan prestasi optimal saat diturunkan di SEA Games XXVIII nantinya.

Namun sebelum diturunkan dalam multieven dua tahunan ASEAN tersebut para atlet Pelatnas selain diberikan persyaratan promosi degradasi juga diharapkan mengikuti berbagai even internasional. Melalui even tersebut atlet nasional dapat mengukur kekuatan lawan yang umumnya datang dari Vietnam dan  Singapura.

Dian mengingatkan, agar atlet nasional memiliki semangat yang tinggi dalam Pelatnas. Melalui semangat yang tinggi tidak menutup kemungkinan dapat memperbaiki kekurangan yang ada selama ini dalam membuahkan prestasi puncak saat tampil di SEA Games XXVIII tahun 2015 nantinya. (Supriyadi)