Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta Mini dengan KA Kaligung Mas

KENDAL-Setelah dua pekan, akhirnya Polres Kendal menetapkan Mustakfirin (35) penjaga palang pintu perlintasan rel kereta api, sebagai tersangka. Ia dianggap lalai, dan menyebabkan kecelakaan maut antara kereta mini dengan KA Kaligung Mas. Dalam kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia dan beberapa orang mengalami luka-luka.

Kapolres AKBP Harryo Sugihhartono mengatakan pihaknya menetapkan Mustaqfirin, karena lalai dari kewajibannya menjaga palang pintu. ”Yang bersangkutan kami jadikan tersangka, karena lalai dalam bertugas,” jelasnya.

Kapolres menyatakan, Mustaqfirin sebelumnya telah menerima sinyal dari petugas stasiun Krengseng, Batang. Dalam pemberitahuan itu disebutkan, jika ada KA Kaligung Mas dari Tegal yang akan melintas di perlintasan rel Desa Sinom, Weleri. 

”Sinyal pemberitahuan itu, ternyata tidak direspon Mustaqfirin. Akibatnya, pintu perlintasan masih terbuka, dan terjadilah kecelakaan maut itu,” terang kapolres.

Namun demikian, lanjut kapolres, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, tapi Mustaqfirin tidak ditahan. ”Kami masih menunggu pertimbangan penyidik, jadi belum ada penahanan terhadap tersangka,” pungkasnya.(M Hariyanto / Aries Budi)