Sepeda Motor Angkut BBM Meledak

JEPARA – Sebuah sepeda motor bernopol K 5703 NL membawa jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium meledak dan hangus terbakar, setelah tertabrak minibus bernomor polisi K 1542 AC, di depan SPBU Mulyoharjo, Jepara, Kamis (27/2), sekitar pukul 06.00.

Sebelum terbakarm sepeda motor naas tersebut terseret minibus hingga 24,7 meter. Kemudian meledak dan kobaran api menyambar pengendara sepeda motor lain didekat lokasi kejadian. Akibat kejadian tersebut, satu orang tewas dan seorang lainnya kritis karena tubuhnya mengalami luka bakar serius. 

Korban tewas yakni Sukiyatno (58), warga RT 5 RW III, Kelurahan Mulyoharjo yang merupakan pengendara sepeda motor pengangkut BBM tersebut. Korban tewas akibat luka bakar di sekujur tubuh dan kaki kanan patah tulang. Korban sempat mendapat perawatan medis di RSUD. 

 

Sedangkan korban luka adalah pemilik pengendara motor bernopol K 5555 PL, Saidi (53), warga RT 20 RW IV Desa Sinanggul Kecamatan Mlonggo, Jepara. Saidi mengalami luka bakar hingga 100 persen. Korban langsung dilarikan ke RS Graha Husada untuk mendapatkan perawatan medis. 

Sopir minibus, Suroso (50), warga Bangsri menuturkan, kejadian tersebut berawal saat kendaraannya melaju dengan kecepatan sedang dari arah utara (Bangsri) menuju selatan (Jepara). Tiba-tiba sebuah sepeda motor yang dikendarai Sukiyatno menyeberang dari arah timur ke barat. Sepeda motor itu berjalan zig-zag, karena pengendaranya membawa jeriken berisi sekitar 20 liter premium, hingga akhirnya tabrakan tidak terhindarkan.

”Karena jarak terlalu dekat, saya tidak dapat mengendalikan laju kendaraan hingga akhirnya terjadi tabrakan. Saat itu, saya sudah berusaha mengerem,” jelas Suroso, di Mapolres Jepara, 

Sementara itu, Kasatlantas Jepara AKP Hendra Waspada menjelaskan, hasil temuan sementara, rem minibus tidak berfungsi maksimal, sehingga mengakibatkan sepeda motor K 5703 NL berikut pengendaranya terseret hingga sejauh 24,7 meter. Bensin dalam jeriken tumpah ke badan jalan. Karena gesekan itu, muncul percikan api dan dalam waktu singkat kobaran api langsung membakar sepeda motor dan tubuh korban.

”Percikan api juga menyambar sepeda motor Supra bernopol K 5555 PL yang terparkir di pinggir Jalan Raya Jepara – Bangsri. Api langsung menyambar tubuh pemilik Supra, Saidi yang berdiri di samping sepeda motornya. Saidi masih hidup dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” paparnya.

Korban Sukiyatno dilarikan ke RSUD Kartini dalam keadaan kritis. Namun, selang beberapa jam masuk rumah sakit atau sekitar pukul 09.15, Sukiyatno meninggal dunia. Sedangkan korban Saidi dilarikan ke RS. Graha Husada Jepara.

Tenaga medis di RS Graha Husada, dr Novita Ariyanti mengatakan Saidi mengalami luka bakar hingga 100 persen. Meski demikian, kondisi kesadarannya masih baik dan masih dapat diajak komunikasi. Karena kondisi yang cukup parah, akhirnya Kamis (27/2) siang pihaknya terpaksa merujuk Saidi ke RS Karyadi Semarang, supaya mendapatkan perawatan yang lebih khusus.

 

WAHYU KZ / SUMARNI