Pemilih Tambahan di Rembang Hanya Nyoblos Pukul 12.00-13.00

REMBANG – KPU Rembang menyatakan menyiapkan daftar pemilih khusus (DPK) dan daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb). Upaya ini merupakan salah satu langkah untuk meng-cover calon pemilih yang belum masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT). 

Ketua KPU Rembang Minanus Suud mengatakan, pelaksanaan pileg tahun ini di Rembang membutuhkan sebanyak 1.777 TPS. Sedangkan DPT yang telah ditetapkan adalah 475.381 orang pemilih. Menurutnya, jumlah tersebut terbagi dalam jumlah pemilih laki-laki sebanyak 237.500 orang dan pemilih perempuan jumlahnya 237.881 orang.

”Dengan adanya DPK dan DPKTb sangat memungkinkan membuat jumlah pemilih akan kembali bertambah. DPK merupakan pemilih yang terlewat dari DPT, sedangkan DPKTb adalah pemilih yang baru terdaftar menjelang pemungutan suara,” katanya, kemarin.

 

Minanus mengungkapkan, ada syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh warga yang masuk dalam DPKTb. Yakni bisa menunjukkan KTP atau surat keterangan lain dari RT setempat yang menyatakan warga tersebut telah berusia 17 tahun.

”Jika memenuhi kriteria tersebut kami pastikan DPKTb bisa menyalurkan hak suaranya di TPS setempat. Namun sesuai ketentuan mereka baru bisa mencoblos saat pukul 12.00 hingga 13.00,” ujarnya.

Minanus menambahkan, adanya DPK dan DPKTb sangat mungkin muncul, karena dimungkinkan mereka luput dari pemutahiran data pemilih. Namun  presentasenya dipredisksi sangat kecil. 

”Keberadaan DPK dan DPKTb memang baru pertama kali dalam penyelenggaraan pemilu. Langkah ini bertujuan sebagai aksebilitas pemilu agar bisa diakses semua peserta pemilu baik masyarakat, penyelenggara maupun media massa,” imbuhnya. 

AHMAD FERI / ALI MUNTOHA