Loyalitas Adalah Harga Mati

KUDUS – Wakil Bupati (Wabup) Kudus H Abdul Hamid menegaskan jika hal paling penting adalah soal loyalitas seorang pegawai kepada pemerintah. Itu adalah harga mati.

Loyalitas, menurut wakil bupati, adalah satu hal yang sangat penting, bahkan tidak bisa ditawar lagi. Dan itu berlaku di manapun seorang pegawai bertugas. ”Loyalitas harus dipegang teguh. Loyalotas kepada pemerintah adalah harga mati, dan di atas segala-galanya,” tegasnya saat melantik pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Kudus, belum lama ini.

Wabup mengatakan, sumpah dan janji pegawai negeri sipil (PNS) bukan hanya hiasan di bibir saja. Tetapi harus diresapi dan dipahami makna yang terkandung di dalamnya. ”Selain itu saudara harus loyal kepada atasan atau pimpinan, sepanjang tidak melanggar aturan maupun ketentuan yang ada,” katanya.

 

Mutasi pegawai, disebut wabup, dalam suatu organisasi bisa diartikan sebagai tour of job. Yaitu sebagai seorang calon pemimpin, sebelum promosi ke jenjang yang lebih tinggi. Maka dia harus menjalani berbagai bidang pekerjaan.

Diharapkan ketika menjadi seorang top manager dalam suatu organisasi, maka pejabat mempunyai kapabilitas, kemampuan, pengalaman, dan pengetahuan dalam dunia kerja. ”Selain itu, mutasi bisa diartikan sebagai refresh of job, atau untuk penyegaran. Juga ada pertimbangan-pertimbangan lain untuk kepentingan organisasi,” paparnya.

Wabup berpesan kepada pejabat yang menempati tempat tugas baru, untuk segera melapor kepada pimpinan di instansinya masing-masing. Karena ini untuk mewujudkan visi dan misi bupati Kudus, yang harus selalu menjadi pegangan dalam bekerja di satuan manapun.

”Kerja yang baik dan berikan prestasi terbaik di manapun Anda bekerja. Jadilah PNS yang bisa diterima oleh siapa saja dan di mana saja. Bersinergi dan bekerjasamalah dengan rekan kerja di tempat yang baru. Dan yang terpenting adalah kerja, kerja, dan kerja,” imbuhnya.

MERIE