Akibat Banjir, Rapat Paripurna Pindah

KENDAL-Hujan yang turun sepanjang Senin (27/1) siang membuat Kantor DPRD tak luput dari genangan banjir, Selasa (28/1). Akibatnya rapat paripurna yang seharusnya di lantai satu, terpaksa harus pindah di lantai dua. Bahkan anggota dewan harus menyelamatkan berbagai berkas dan barang dokumen penting.
Endro Sutrisno, salah satu staf di DPRD Kendal mengatakan, banjir masuk ke gedung dewan sudah kali ketiga. Kali ini banjir yang masuk ke gedung dewan setinggi 25 sentimeter dan menggenangi seluruh ruangan.
”Kegiatan dewan manjadi terganggu. Mereka sibuk menyelamatkan berkas dan dokumen. Ruang milik ketua dewan juga ikut terendam. Selain itu rapat paripurna terpaksa pindah ke lantai dua ,” katanya kepada Koran Muria, Selasa (28/1) siang kemarin.
Ketua DPRD Kendal Ani Kasiyani menerangkan, meskipun kantornya terendam, aktivitas para anggota dewan tetap berjalan seperti biasanya. Bahkan agenda anggota dewan juga banyak yang hadir pada rapat paripurna.

”Meskipun ruangan banjir, itu bukan alasan sampai ada gangguan untuk kerja. Aktivitas harus jalan terus,” ujarnya.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kendal Kartika Nursapta mengaku sangat menyayangkan penanganan banjir yang kirang maksimal. Menurutnya, pemerintah lambat dan dinilai kurang koordinasi. Sehingga penanganan banjir di Kendal kurang maksimal.
”Harusnya ada koordinasi dari Dinas Bina Marga, Perikanan, Pertanian, BPBD dan level kecamatan, namun kali ini tidak ada. Akhirnya penanganan sangat lemah, bisa dibilang mereka tidak sungguh-sungguh untuk menangani banjir,” pungkasnya.
M HARIYANTO/SUWOKO