Kelakar Wabup Pati Soal Rumah Dinas Baru yang Dulu Ditempati Sekda Undang Gelak Tawa

Rumah dinas Wakil Bupati Pati Saiful Arifin di Jalan Diponegoro Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Wakil Bupati Pati Saiful Arifin berkelakar soal rumah dinas baru yang dulu ditempati Sekretaris Daerah (Sekda). Kelakar yang ia sampaikan sempat mengundang gelak tawa dari banyak pihak.

Dia menyebut, alasan memilih rumah dinas di Jalan Diponegoro yang dulu ditempati Sekda supaya posisinya terletak di belakang rumah dinas Bupati Pati. Artinya, dia berada di belakang Bupati untuk mendukung berbagai program pemerintahan.

Sementara rumah dinas wakil bupati yang dulu berada di Jalan Panglima Sudirman posisinya berhadap-hadapan, utara-selatan, sehingga menyebabkan bupati dan wakilnya tidak akur.

“Saya lebih suka di rumah dinas yang dulu ditempati Sekda, karena posisinya di belakang bupati, searah menghadap selatan. Maknanya, posisi wakil mendorong dan membantu bupati, bukan berhadap-hadapan,” kata Arifin yang sempat mengundang gelak tawa dari para organisasi perangkat daerah (OPD).

Saat ini, Saiful Arifin menempati rumah dinas yang berada di Jalan Diponegoro, sebelah barat The Safin Hotel miliknya. Sebelumnya, rumah dinas itu diperuntukkan Sekda.

Rumah dinas wakil bupati yang berada di Jalan Panglima Sudirman (sebelah barat Alun-alun), saat ini ditempati Sekda. Kelakar Saiful Arifin selain membuat banyak pihak tertawa, juga menjawab pertanyaan yang selama ini mengganjal, kenapa dia lebih suka tinggal di kawasan Jalan Diponegoro.

Editor: Supriyadi

Purnatugas di Pemkab Pati, Budiyono Akan Kembali ke Desa Jadi Petani

Budiyono bersama istrinya saat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Pati 2017 lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Wakil Bupati Pati Budiyono purnatugas dari jabatannya, setelah melakukan pelepasan di kediamannya, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Pati, Rabu (9/8/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Budiyono berpamitan kepada sejumlah pejabat yang hadir seperti Bupati Pati Haryanto, Mantan Bupati Pati Tasiman, Mantan Sekda Pati Desmon Hastiono, Kepala Perangkat Daerah, dan berbagai tamu undangan lainnya.

“Saya mohon doa restu. Setelah pelepasan ini akan kembali ke desa, bekerja sesuai dengan kebiasaan di desa, kembali bertani, kembali menjadi penggiling ketela,” ujar Budiyono.

Terkait kiprahnya di dunia politik, Budiyono keluar dari posisinya sebagai Ketua Dewan Syuro DPC PKB Pati dan merapat ke Partai NasDem. Pilihan politik itu tidak lepas dari kondisi Pilkada Pati saat itu.

Di NasDem, Budiyono dikabarkan akan maju sebagai calon anggota DPR RI pada pemilihan legislatif 2019 mendatang. Kehadirannya di NasDem digadang-gadang akan menjadi magnet baru bagi partai satu-satunya yang tidak mengusung Haryanto-Saiful Arifin tersebut.

Budiyono diterima dengan tangan terbuka di NasDem. Proses pendaftaran dan berkas calon legislatif juga dikabarkan sudah sampai di tingkat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jawa Tengah.

Baca Juga :Salam Perpisahan dari Budiyono Jelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pati 2017-2022

Editor: Supriyadi