Samator Surabaya Tantang Yuso Yogyakarta di Final Sukun Cup 2017

Tim C7K Kudus berusaha meraih angka saat menghadapi Samator Surabaya di semifinal Sukun Cup 2017, di Sukun Sport Center , Minggu (20/8/2017). (MuriaNewsCom/Faisol HadI)

MuriaNewsCom, Kudus – Tim Voli Samator Surabaya akhirnya mendapat tiket menuju final Sukun Cup II 2017 setelah mengandaskan juara bertahan C7K Kudus dengan skor 3-2 di Sukun Sport Center , Minggu (20/8/2017).

Kemanangan tersebut bakal membuat laga final semakin panas. Pasalnya tim asal Surabaya itu akan berhadapan dengan Yuso Yogyakarta di partai final, Minggu (20/8/2017) malam nanti, pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan pantauan di lapangan, penampilan Samator memang sangat meyakinkan.  Meski di set pertama mereka kalah 21-25, juara Proliga itu berhasil bangkit di set kedua dengan skor 25-20.

Kemanangan di set kedua pun berhasil digandakan di set ketiga. Lagi-lagi skornya 25-20. Hanya, di set keempat, Samator terlihat kedodoran. Mereka harus mengakui keunggulan C7K dengan skor 17-25. Beruntung mental mereka kembali di set kelima dengan skor 17-10.

Editor: Supriyadi

Lomba Pitulasan di Saluran Irigasi Grobogan Undang Galak Tawa

Lomba bola voli dengan net tertutup digelar warga Desa Sedadi, Kecamatan Penawangan di salurah irigasi yang sedang dikeringkan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Mengeringnya sejumlah saluran irigasi karena adanya proyek revitalisasi ternyata membawa berkah bagi masyarakat sekitar. Ini lantaran, saluran irigasi yang kering itu dimanfaatkan untuk menggelar lomba pitulasan guna menyemarakkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI.

Dari pantauan di lapangan, salah satu saluran irigasi yang dimanfaatkan buat menggelar lomba berada di Desa Sedadi, Kecamatan Penawangan. Apalagi, saluran irigasi yang berada di sebelah barat Sungai Serang ini sejak beberapa hari lalu selalu ramai saat sore hari.

Kondisi tersebut dimanfaatkan warga untuk menggelar beragam jenis lomba. Satu di antaranya adalah bola voli dengan net tertutup dari bahan terpal plastik. Permainan voli dengan net yang tidak lazim ini mengundang gelak tawa banyak orang. Sebab, para pemain tidak bisa menebak arah bola dari kubu lawan.

”Sejak beberapa hari lalu, ratusan orang kumpul di sini nonton lomba. Pokoknya seru banget suasananya. Padahal, hadiahnya tidak begitu besar,” kata Edi, warga setempat, Kamis (17/8/2017).

Kepala Desa Sedadi Listyowati mengatakan, pada momen Agustusan ini ada beragam lomba yang digelar warga. Selain di lingkungan dusun, lomba paling meriah bertempat di saluran irigasi yang saat ini sedang dikeringkan.

”Jenis lombanya banyak sekali. Paling seru adalah lomba menangkap bebek hari Selasa kemarin. Lomba nangkap bebek ini khusus untuk perempuan,” katanya.

Editor: Supriyadi

12 Klub Semarakkan Turnamen Voli Kapolres Grobogan Cup 2016

Pertandingan perdana turnamen voli Kapolres Grobogan Cup 2016 antara PU Pengairan Grobogan melawan Ivokas berlangsung seru. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pertandingan perdana turnamen voli Kapolres Grobogan Cup 2016 antara PU Pengairan Grobogan melawan Ivokas berlangsung seru. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah even gulat, turnamen olahraga bergengsi digelar lagi di GOR Simpanglima Purwodadi, Rabu (21/12/2016). Kali ini, titelnya turnamen bola voli Kapolres Grobogan Cup 2016.

Dalam turnamen ini, jumlah pesertanya ada 12 klub. Terdiri, 6 klub putra dan 6 klub putri. Di bagian putra,  pesertanya adalah klub PU Pengairan Grobogan, Ivokas Ungaran, Bank Jateng, Tim Sukun, Eka Mandiri, dan JVC Purwodadi. Sedangkan dibagian putri diikuti klub Mitra Grobogan, IKIP Veteran, PPLP DKI, Enikma, Bank Jatim dan Baja Jogja.

Pembukaan turnamen dilakukan Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning dengan melakukan servis perdana. Hadir pula dalam kesempatan itu, Sekda Grobogan Sugiyanto dan para perwakilan FKPD setempat.”Dalam turnamen ini kita menghadirkan klub terbaik dari beberapa daerah. Turnamen ini merupakan salah satu agenda kerja kepengurusan PBVSI Grobogan periode 2016-2021,” kata Agusman yang menjabat sebagai Ketua PBVSI Grobogan itu.

Turnamen voli tersebut rencananya akan digelar selama empat hari sampai Sabtu 24 Desember mendatang. Pada laga perdana tadi menampilkan pertandingan antara PU Pengairan melawan Ivokas.

Editor : Akrom Hazami

Incar Juara, Tim Voli Sukun Kudus Akan Berlaga di Kapolres Grobogan  Cup

ILUSTRASI

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Kudus – Tim Sukun Kudus akan berlaga dalam gelaran voli Kapolres Grobogan Cup 2016, yang berlangsung 21 – 24 Desember 2016. Dalam pertandingan tersebut, Tim Sukun mengincar gelar juara dan berharap bisa mengalahkan seluruh lawan di ajang tersebut.

Ketua KONI Kudus M Ridwan mengatakan, Tim Sukun akan berangkat dari Kudus, Rabu ( 21/12/216) sekitar pukul 13.30 WIB. Sesampainya di lokasi, Tim Sukun bertanding sekitar pukul 17.00 WIB di GOR Grobogan. “Kalau target ya harus menang, terkait nanti seperti apa urusan nanti. Yang pasti harus usaha maksimal,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, Tim Sukun masih dalam kondisi prima. Dan target juara diberikan, lantaran ini merupakan kompetisi terakhir sebelum penutupan di 2016. Tim Sukun ingin menutup tahun dengan hasil yang optimal. Dikatakan, terkait lawan yang harus dihadapi nanti belum diketahui. Soalnya bagan pertandingan baru diumumkan besok.

Selain itu juga, dalam turnamen semacam itu juga biasanya bukanlah pemain murni klub, melainkan dari pemain sewa. “Yang susah memetakan kekuatan lawan. Jadi belum tahu dan kami anggap semuanya kuat. Kecuali kalau pemain seperti kami Tim Sukun, yang asli pemain klub,” ujarnya.

Dalam turnamen besok, akan diikuti oleh enam klub. Seperti Eka Mandiri, JVC Purwodadi, Tim Sukun, Bank Jateng, PU Pengairan dan tim lainnya. Nama-nama klub tersebut adalah klub yang besar di tingkat Jateng.  “Namun kami sudah siap bertanding, meski secara jam terbang kurang, namun kemampuan tidak kalah dari mereka semuanya,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Yuso Yogyakarta Kalahkan Tim Voli Putra Sukun

Pertandingan voli antara Tim Putra Sukun melawan Tim Yuso Yogyakarta (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan voli antara Tim Putra Sukun melawan Tim Yuso Yogyakarta (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Tim Voli Putra Yuso Yogyakarta berjaya ketika menghadapai Tim Voli Putra Sukun, dalam laga persahabatan bertajuk “Volley Ball Friendly Match” yang digelar Sukun Spirit of Sport. Pertandingan tersebut, digelar di Gor Sukun, Gondosari pada Kamis (31/12/2015) malam.
Dalam pertandingan ini, Tim Yuso Yogyakarta berhasil menyapu bersih hasil pertandingan, dengan skor 3-0.

Untuk set pertama,Tim Putra Sukun mendapat angka 23, sedangkan Yusomeraih angka 25. Di set kedua, Yuso kembali meraih kemenangan dengan skor 25-18. Begitupun dengan set ketiga, di mana skor 25-23 untuk Yuso.

Meski dalam pertandingan persahabatan ini, Tim Sukun kalah, namun hal itu menjadi pemicu semangat bagi atlet Kudus untuk berprestasi ke depannya.

Sebelum pertandingan dimulai, juga dilakukan penyerahan cenderamata kepada perwakilan tim yang diberikan secara langsung oleh anager marketing PRSukun Burhamsyah Ridlo Wartono. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Tim Voli Putri Sukun Akui Ketangguhan PPLP

Pertandingan voli di Gor Sukun dalam laga Volley Ball Friendly Match malam ini (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan voli di Gor Sukun dalam laga Volley Ball Friendly Match malam ini (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Tim Voli Putri Sukun(Kudus Selection) harus berjibaku menghadapi Tim Voli Putri PPLP Semarang, dalam laga Volley Ball Friendly Match yang digelar Sukun Spirit of Sport di GOR Sukun, Gondosari pada Kamis (31/12/2015) malam.

Dalam pertandingan ini, Tim Voli Putri Sukun harus mengakui ketangguhan Tim Voli Putri PPLP Semarang, dengan skor 1-3. Sejak awal game, Tim Voli Putri PPLP Semarang sudah terlihat mendominasi permainan.

Untuk set pertama Tim Putri Sukun mampu meladeni pertandingan Tim PPLP. Tim Putri Sukun mendapat poin 24 sedangkan PPLP denganpoin 26. Sementara itu untuk set kedua Tim Putri Sukun mendapat 23

dan PPLP dengan skor 25. Kemudian, untuk set ketiga, Tim Putri Sukun mampu unggul dan pertandingan harus dilanjutkan hingga set keempat. Di game keempat, tim PPLP menang dengan skor 25-21. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Tim Voli Putri PPLP Dapat Cendera Mata dari Panitia Sukun Spirit of Sport

Panitia menyerahkan cendera mata kepada perwakilan tim (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Ketua KONI Kudus M Ridwan, menyerahkan cendera mata kepada perwakilan tim (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Sebelum pertandingan voli Sukun Spirit of Sport yang bertajuk “Volley Ball Friendly Match” dimulai, panitia acara menyerahkan cenderamata kepada pemain.

Penyerahan cendera mata dilakukan salah satu panitia kepada Tim Voli PPLP. Hal ini diharapkan dapat mengikat tali persahabatan antara Tim VoliSukun Putri (Kudus Selection).

Panitia Voli Sukun Spirit of Sport Hasannudin mengatakan, cendera mata tersebutsebagai simbol pertandingan persahabatan. Hal itu diharapkan dapat memberikan semangat bertanding dan mengedepankan sportivitas.

Terlihat, antusias penonton pada pertandingan persahabatan ini sangat tinggi. Terbukuti, banyaknya penonton yang memadati Gor Sukun, di Gondosari.

“Yang penting pertandingan ini bisa memacu semangat atlet yang baik dan menumbuhkan semangat persahabatan antartim,” katanya. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

16 Tim Voli Putra Putri Ngotot Rebut Bupati Cup

Pertandingan voli pada turnamen Bupati Cup antara tim dari Kecamatan Blora dan Kecamatan Jati di GOR Mustika. (MurianNewsCom/Rifqi Gozali)

Pertandingan voli pada turnamen Bupati Cup antara tim dari Kecamatan Blora dan Kecamatan Jati di GOR Mustika. (MurianNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Dalam rangka hari ulang tahun Kabupaten Blora yang ke 266, Pemkab Blora melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menggelar turnamen bola voli yang diikuti oleh 16 tim putra dan 16 tim putri dari masing-masing kecamatan yang ada di Blora.

Turnamen tersebut merupakan even tahunan yang digelar setiap hari ulang tahun Kabupaten Blora. Di jadwalkan dalam turnamen tersebut memperebutkan juara 1, 2, 3 dan 4. Turnamen yang digelar di GOR Mustika itu dilaksanakan mulai Kamis (26/11/2015) hingga minggu (29/11/2015).

Dijadwalkan babak delapan besar akan digelar pada Sabtu (28/11/2015). Pada babak delapan besar ini mempertemukan tim yang lolos pada babak penyisihan. Untuk tim putra yang telah lolos ke babak delapan besar yaitu Kecamatan Blora, Kedungtuban, Jepon, Bogorejo, Sambong, Todanan, Banjarejo, dan Tunjungan.

Pada babak delapan besar nanti panitia mempersilakan untuk menyewa pemain dari luar maksimal tiga orang. ”Untuk meramaikan, pada babak delapan besar nanti kami mempersilahkan setiap tim menyewa tiga pemain dar luar. Kalo masih penyisihan tidak diperkenankan. Masing-masing dari pemain adalah warga asli dari mana tim itu berasal. Tiga pemain sewaan tersebut boleh dari mana saja, entah pemain voli skala nasionalpun,” ujar Teguh Sularno, ketua Panitia Bupati Cup.

Persaingan sengit sangat terlihat pada saat pertandingan. Terutama tim yang  mempertahankan juara pada tahun lalu. Untuk juara pada tahun lalu yaitu Tim Putri dari Kecamatan Sambong dan Tim Putra dari Kecamatan Todanan.

”Tentu dengan adanya turnamen ini bisa menumbuhkan jiwa kompetitif dan sportivitas,” imbuh Teguh Sularno. (RIFQI GOZALI/TITIS W)

9 Tim Voli Bertarung Perebutkan Hadiah Belasan Juta Rupiah

Dua tim yang bertanding dalam turnamen voli Disbudparpora Rembang 2015, Selasa (24/11/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Dua tim yang bertanding dalam turnamen voli Disbudparpora Rembang 2015, Selasa (24/11/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Sebanyak sembilan tim yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rembang, bertarung voli di Gedung Olahraga Kabupaten Rembang, Selasa (24/11/2015). Turnamen yang diselenggarakan Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) tersebut, memperebutkan total hadiah sebesar Rp 15 Juta.

Kepala Seksi (Kasi) Olahraga pada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Rembang, Muslim mengatakan kegiatan pembinaan olahraga yang berkembang di masyarakat 2015 itu untuk mencari atlet-atlet voli berbakat di Kabupaten Rembang.

”Ada tim pemantau juga. Jadi nanti pemain-pemain yang memiliki skill dan kemampuan baik akan dibina untuk mengikuti berbagai turnamen lain,” kata Muslim kepada MuriaNewsCom, Selasa (24/11/2015).

Lebih lanjut, Muslim menjelaskan sembilan tim tersebut berasal dari Kecamatan Rembang, Sulang, Bulu, Pancur, Pamotan, Sedan, Sluke, Gunem, dan Sumber.

”Sampai saat ini ada tiga tim yang memastikan lolos ke babak semifinal, yakni Rembang, Pamotan, dan Bulu. Sedangkan untuk Sumber dan Sluke saat ini masih bertanding untuk lolos ke semifinal,” jelasnya.

Selain uang pembinaan dengan total Rp 15 juta, kata Muslim, para juara nanti juga mendapat piala Disbudparpora. ”Untuk juara satu mendapat uang pembinaan sebesar Rp 3,5 juta. Juara kedua dan ketiga masing-masing Rp 3 juta dan Rp 2,5 juta. Sedangkan sisanya dibagikan kepada tim yang ikut berpartisipasi untuk transport,” pungkasnya. (AHMAD WAKID/TITIS W)

Kemeriahan Mavoc Cup di Mantingan Jepara

Salah satu pemain dari tim Tahunan melakukan servis pada turnamen Mavoc Cup ke-VIII di Desa Mantingan, Tahunan, Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Salah satu pemain dari tim Tahunan melakukan servis pada
turnamen Mavoc Cup ke-VIII di Desa Mantingan, Tahunan, Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Turnamen bola voli Mavoc Cup ke-VIII digelar di lapangan voli Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Jepara. Agenda yang digelar rutin setiap tahun ini diikuti oleh beberapa desa yang ada di Kabupaten Jepara.

Penanggungjawab turnamen, Joko Utomo menjelaskan, khusus tahun ini diikuti 18 tim perwakilan dari 18 desa yang ada di Kecamatan Tahunan, Batealit, Jepara Kota, Kedung dan Kecamatan Bangsri. Turnamen yang didukung oleh PR Sukun tersebut juga bekerjasama dengan sejumlah pihak.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk menjaring bibit-bibit unggul atlet bola voli yang ada di beberapa desa,” ujar Joko kepada MuriaNewsCom, Selasa (3/11/2015).

Menurutnya, kegiatan ini mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Bahkan, masyarakat maupun suporter dari tiap tim juga antusias menyaksikan pertandingan demi pertandingan yang digelar. Tak heran, jika penonton kerap membeludak sejak pertandingan dimulai.
“Jadwalnya dimulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga selesai. Biasanya sampai menjelang maghrib tiba,” kata Joko.

Dia menambahkan, turnamen ini memperebutkan piala bergilir yang telah disediakan panitia. Sebagaimana jadwal, rencananya pertandingan terakhir akan digelar pada 20 November 2015 nanti. Sedangkan turnamen ini sendiri dimulai sejak tanggal 30 Oktober 2015 lalu. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)

72 Tim SMA Pilih Main Voli Daripada Tawuran dan Hisap Narkoba

Atlet voli SMA sederajat bertanding dalam kompetisi Bupati Cup di Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Atlet voli SMA sederajat bertanding dalam kompetisi Bupati Cup di Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Sebanyak 72 tim (42 putra dan 30 putri) ikut ambil bagian dari turnamen voli Bupati Cup XXVII yang digelar mulai Senin (26/10) hingga besok. Turnamen voli yang digelar di GOR Simpanglima Purwodadi, Grobogan, ini dikhususkan untuk pelajar SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta.

Turnamen yang digelar Disporabudpar bekerjasama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Grobogan itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro. Plt Kadisporabudpar Grobogan Wiku Handoyo dan sejumlah pejabat terlihat hadir dalam acara pembukaan.

Dalam kesempatan itu, Icek menyatakan, bola voli merupakan salah satu olahraga yang digemari warga Grobogan selain sepak bola. Terbukti, dalam setiap even selalu banyak peserta maupun jumlah penonton.

Menurutnya, sejauh ini, cabang bola voli sudah meraih sederet prestasi. Baik tingkat Jateng maupun nasional. Salah satunya, medali emas voli putra dan perunggu buat tim putri di ajang Porprov Jateng di dua tahun lalu.

“Munculnya prestasi ini berawal dari turnamen seperti ini. Oleh sebab itu, ajang turnamen ini harus sering-sering dilakukan untuk memantau bakat-bakat muda,” jelasnya.

Selain prestasi, lanjutnya, dengan olahraga maka para pelajar akan punya aktivitas positif. Diharapkan dengan kegiatan ini mampu meredam tindakan-tindakan negatif seperti tawuran pelajar dan penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkoba. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI)

Inilah Juara Bupati Cup 2015

Hilmi Tasan Wartono, Manager Distributor Pr. Sukun ketika menyerahkan piala kepada juara 1 putra Bupati Cup 2015 yaitu Mustika. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Hilmi Tasan Wartono, Manager Distributor Pr. Sukun ketika menyerahkan piala kepada juara 1 putra Bupati Cup 2015 yaitu Mustika. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Usai sudah pertandingan dalam kompetisi voli Bupati Cup Tahun 2015 di GOR Sukun, Minggu (18/10/2015). Acara yang didukung PR. SUKUN tersebut telah mengambil beberapa juara. Kejuaran pertandingan voli itu terdiri dari juara I sampai dengan IV tim putra, serta Juara I sampai dengan IV tim putri.

Ke delapan tim tersebut pun menerima piala serta uang pembinaan sebagai hadiah, yang diberikan langsung oleh pihak PR. SUKUN Kudus.

Seksi pertandingan PBVSI Kudus Arif Hidayat mengutarakan, untuk juara I voli putra diraih Mustika Ngembalrejo, juara II oleh Perkasa Sakti dari Getasrabi, Juara III oleh Porvit Tanjung, dan ke IV oleh Putera Jaya Tanjung.

Selain itu, untuk juara tim voli putri juara I diraih SWA Gebog, juara II tim Rajawali Pasuruhan, juara III Porvit Tanjung, dan juara IV Billa 99 Kota.

”Selain diberikan piala penghargaan, pemenang juga mendapat uang pembinaan. Untuk putra Juara I Rp 4 juta, juara II Rp 3 juta, juara III Rp 2 juta, dan juara IV Rp 1 juta. Sedangkan untuk putri juara I Rp 3 juta, juara II Rp 2.500.000, juara III Rp 1.500.000, dan juara IV Rp 1 juta.Hadiah itu dari Sukun semua,” paparnya. (EDY SUTRIYONO/TITIS W)

Porvit Tetap Berwibawa di Depan Adiknya, Putera Jaya

Pertandingan Porvit melawan Putera Jaya di GOR Sukun Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan Porvit melawan Putera Jaya di GOR Sukun Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS –  Meski Putera Jaya adalah junior dari tim voli Porvit, namun permainan yang ditunjukan oleh keduanya sangat memukau.

Porvit akhirnya bisa menang 3-0 dari Putera Jaya di kompetisi Bupati Cup 2015 di GOR Sukun, Kudus.

Pelatih Putera Jaya, Mohadi mengatakan dalam kekalahan yang dihadapi oleh anak asuhnya dianggap wajar. Sebab dilihat secara fisik, sistem latihan dan umur, Porvit unggul.

Pelatih Porvit, Yoko menjelaskan dalam pertandingan perebutan peringkat  III ini keduanya bisa bertemu saja itu merupakan hal yang bejo.

“Selama pertandingan, kami bisa menunjukan hasil yang baik. Porvit sebagai senior dari Putera Jaya sebagai junior, tetap bisa bersaing ketat dalam pertandingan di kejuaran ini,” imbuhnya. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

Diperkuat Jawara Kapolres Cup, Klub Ini Berambisi Juarai Bupati Cup 2015

www.conaxe.com

www.conaxe.com

 

KUDUS – Perhelatan Bupati Cup 2015 dipastikan akan berlangsung seru dari babak kualifikasi hingga akhir kompetisi. Terlebih, sejumlah pemain dan tim-tim yang berjaya di Kapolres Cup 2015 beberapa lalu dipastikan akan turun.

Salah satunya adalah Mustika. Klub voli yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu ini akan diisi oleh beberapa nama yang menjadi juara bersama Polsek Bae di Kapolres Cup 2015 kemarin.

Mustika akan mengandalkan kemampuan dan pengalaman pemain voli pantai Jawa Tengah, Bagus. Bersama beberapa nama lainnya, seperti Wawan, Totok, Fauzi dan Samboja, dia akan bersatu padu untuk membawa Mustika keluar sebagai jawara Bupati Cup 2015.

“Target ya tetap juara, meski tanpa pelatih. Semoga nanti kami bisamengatasi perlawanan klub-klub sejak babak kualifikasi hingga akhir,” ujar Bagus.

Jika ada sebuah klub yang dipandangnya bisa mencegah timnya meraih target tersebut, katanya, adalah Porvit. Dimana klub tersebut diperkuat pemain-pemain yang sukses mencapai final Kapolres Cup bersama Polsek Jati, meski harus mengakui keunggulan Polsek Bae dengan skor 3-2.

Menjelang bergulirnya even, Bagus mengaku dirinya dan rekan-rekan tidak mengadakan persiapan khusus.”Tidak perlu dipersiapkan apa-apa. Latihan bersama di Lapangan Voli Pantai Ivojo saja sudah lebih dari cukup,” ungkapnya. (M IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Keren, Voli Kudus Berjaya di Malang

Skuat voli indoor Kudus berpose usai meraih peringkat 3 di Kejurnas U-17 Malang, Jatim. DOKUMEN

Skuat voli indoor Kudus berpose usai meraih peringkat 3 di Kejurnas U-17 Malang, Jatim. DOKUMEN

 

KUDUS – Tim voli indoor putra Kudus akhirnya menyelesaikan Kejurnas Voli U-17 yang diadakan di GOR Ken Arok, Malang, Jatim, dengan meraih peringkat 3. Di semifinal, Eksan dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Kediri.

Pada laga sebelumnya, Kudus yang mampu lolos dari penyisihan pool berhasil melewati hadangan Surabaya di perempat final dengan skor 3-0. Direktur Teknik Kudus, Indra Jaya mengakui anak didiknya sedikit mengalami kelelahan akibat bermain terus.

Hal itu juga diamini oleh Ketua KONI Kudus Ridwan yang turut mendampingi kontingen selama di Malang. “Sebenarnya sama-sama mengalami kelelahan. Hanya, Kediri sedikit diuntungkan karena memainkan partai yang lebih sedikit,” ujar Ridwan.

Kudus sempat mendapatkan bye di babak penyisihan Pool A setelah Sidoarjo melakukan WO, sehingga Celtic dan rekan-rekan dinyatakan menang 3-0. Barulah di semifinal, kekuatan fisik mereka yang terkuras habis membuat mereka tidak bisa menampilkan permainan terbaik mereka. Kudus menyerah 1-3 dari Kediri.

Meskipun demikian, Ridwan sangat mengapresiasi kinerja para atlet yang sanggup membawa Kudus bertengger di 3 besar untuk kejuaraan level nasional. “Tidak gampang lho, tim-tim besar dari Jawa pun sudah pulang lebih awal. Lagipula mereka berkumpul sebagai tim baru sebentar,” sanjung Ridwan.

Dengan ini, tim voli indoor putra Kudus pulang membawa trofi dan hadiah pembinaan sebesar Rp 3 juta. Sedangkan Indra pada Senin (28/9/2015) pun langsung bertolak menuju Semarang untuk menunaikan tugasnya sebagai pelatih tim Pra PON Jawa Tengah. (M Iqbal Na’imy/AKROM HAZAMI)

Hadapi Probolinggo, Tim Kudus Menang Mudah pada Kejurnas Voli 

Tim voli indor Kudus (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

Tim voli indor Kudus (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Tim voli indoor putra Kudus berhasil melalui pertandingan pertama pada Kejurnas Voli yang diadakan di Malang dengan hasil manis. Eksan dan kawan-kawan menggulung Probolinggo dengan skor telak 3-0, Kamis (24/9/2015).

“Di pertandingan pertama tadi pagi, anak-anak menang 3-0. Kalau besok menang lagi, ya lolos ke babak selanjutnya,” kata Direktur Teknik Kudus, Indra Jaya.

Kudus menang atas Probolinggo dengan nilai 21-15, 21-17 dan 21-20. Celtic dan rekan-rekan tergabung dalam Pool A bersama Probolinggo dan Sidoarjo. Secara keseluruhan, Kejurnas kali ini diikuti oleh 12 kontestan yang didominasi oleh tim asal Jawa Timur.

Jika menang lawan Sidoarjo, Kudus akan melenggang ke babak selanjutnya. Kemenangan di pertandingan pertama membuat Indra mengaku belum ada lawan yang diwaspadainya. “Sejauh ini kekuatan semua tim masih sama. Ini lebih ke soal mental yang bicara,” ujar Indra Jaya.

Dia baru mau bicara tentang target jika anak didiknya mampu mencapai semifinal. Terlebih, tim yang dibawanya ini hanya berlatih sebanyak dua kali sebelum menuju Malang. (M IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Al-Ma’ruf Satu-satunya Tim SMA Yang Bertanding Di Abizam Cup

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Tim voli putra SMA NU Al-Ma’ruf akan mengikuti turnamen voli indoor Abizam Cup 2015 yang akan digelar di Mayong, Jepara mulai 26 Agustus nanti. Yang menarik, tim yang diarsiteki pelatih Muhadi ini akan menjadi satu-satunya tim tingkat SMA yang ikut bertanding.

Hal itu disampaikan langsung oleh panitia Abizam Cup, Masrukin kepada MuriaNewsCom.”Ada 12 tim yang akan bertanding nanti dalam sistem knock out. Diantaranya adalah Porvit, Perhutani Pati, Berlian Muda, SMA NU Al-Ma’ruf dan dua tim dari Teluk dan Cepogo,” ujar Masrukin.

Kontestan akan mengikuti technical meeting dan drawing pada 24 Agustus dan pertandingan pertama akan digelar pada 26 Agustus. Masrukin punya pandangan tersendiri tentang pertandingan yang digelar malam hari selama kompetisi berjalan.
“Dari panitia yang terdiri dari Karang Taruna dan pemuda di Bendowagen Mayong, ingin menghibur masyarakat sekitar dan sekaligus merayakan Hari Kemerdekaan RI ke-70,” katanya.

Karena mayoritas warga sekitar bekerja sebagai pengrajin genting, maka pertandingan siang maupun sore dirasa akan menggangu aktivitas mereka. Karena itu, digagaslah pertandingan di malam hari.

“Baik lapangan maupun lampu penerangan sudah tersedia dan cukup memadai. Bisa dilihat sendiri nanti pas pertandingan,” kata Masrukin.

Ini merupakan kali keduanya pihaknya menggelar kompetisi voli indoor. Dia berusaha meningkatkan kualitas, salah satunya dengan menyediakan hadiah, total Rp 5 juta dan trofi. (IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Ada-ada Saja, Pertandingan Voli di Blora Ini Gunakan Net Dari Terpal

Pertandingan bola voli yang netnya terbuat dari terpal (MuriaNewsCom/Priyo)

Pertandingan bola voli yang netnya terbuat dari terpal (MuriaNewsCom/Priyo)

 

BLORA – Ada-ada saja yang dilakukan warga Kelurahan Kunduran, Kecamatan Kunduran, Blora. Pada beberapa hari di pekan ini, warga disuguhkan dengan pertandingan bola voli. Namun, ada yang berbeda dengan kompetisi ini. Net yang normalnya terbuat dari jaring, dalam kompetisi ini diganti dengan terpal. Alhasil, pemain tak bisa melihat pemain lawan, lantaran tertutup dengan pembatas terpal.

Permainan berlangsung seru, karena, pemain hanya bisa mengira-ngira datangnya bola dari lawan. Gemuruh sorak-sorai tak bisa dihindarkan, ketika pemain salah langkah untuk mengantisipasi arah datangnya bola.

Pertandingan bola voli yang cukup unik ini merupakan bagian dari kegiatan untuk memeriahkan perayaan HUT RI ke-70. “Untuk netnya, memang sengaja kita buat dari terpal, agar memiliki tantangan.Kemudian, pemainnya juga hanya 3 orang satu tim,” ujar panitia penyelenggara Marno, Sabtu (15/8/20715).

Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Komplek Gajahmada ini, berlangsung setiap sore, dan diikuti tiap perwakilan RT.

Sementara itu, salah satu pemain Endik mengungkapkan, dalam permainan bola voli yang netnya tertutup rapat ini, sulit untuk menebak datangnya bola dan diperlukan insting dalam menebak kedatangan bola. Selain itu, perlu juga adanya kerja sama tim, mengingat hanya 3 orang dalam satu tim.

“Lebih sulit ini, saya aja sampai jatuh bangun untuk mengamankan bola agar tidak mati.Sebab datangnya bola tidak kelihatan, bahkan tak jarang ada yang saling berbenturan,” katanya. (PRIYO/KHOLISTIONO)

Tim Voli Pantai Jateng Gagal Latihan di Kendal Akibat Dua Atletnya Latihan Kerja

Pemain voli pantai Jateng saat mematangkan kemampuan di Lapangan Ivojo, Ngembalrejo, Kudus. (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

Pemain voli pantai Jateng saat mematangkan kemampuan di Lapangan Ivojo, Ngembalrejo, Kudus. (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Rencana Pelatih Kepala Tim Voli Pantai Jawa Tengah Achsin Ro’is untuk mencari suasana baru di arena latihan dengan menjajal Lapangan Bahurekso, Kendal, tidak bisa terlaksana hingga dua minggu penuh sesuai agenda awal.

Hal itu dikarenakan dua atlet yang berada dalam tim harus mengikuti training yang diadakan di tempat mereka bekerja. Dua atlet tersebut adalah Bagus Kurniawan dan M Fauzi Setiawan.

Kini tim voli pantai Jawa Tengah sudah kembali ke Kudus dan berlatih di Lapangan Voli Pantai Ivojo, Ngembalrejo, seperti biasanya.

Ro’is mengaku tidak terlalu memusingkan hal tersebut. “Yang terpenting adalah Tim Jawa Tengah masih bisa berlatih bersama dalam suasana kekompakan jelang pertarungan sebenarnya yang semakin dekat,” ujar Ro’is.

Dirinya mengaku sudah membersihkan jadwal yang ada di depan, sehingga tidak mengganggu persiapan Bagus dan kawan-kawan.

“Sudah tidak ada jadwal maupun agenda lagi. Sekarang tim tinggal fokus latihan intens siang dan sore agar mereka bisa maksimal di Pra-PON,” tutup Ro’is. (M IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)

Tak Diperkuat Empat Pemain Inti, Tim Voli Putri SMA Grobogan Harus Puas di Posisi Runner Up

Tim voli putri SMA Grobogan yang bertanding pada Popda Jateng (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim voli putri SMA Grobogan yang bertanding pada Popda Jateng (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Perjuangan tim voli putri SMA Grobogan dalam Popda Jateng berakhir sudah. Meski berhasil melaju hingga babak final, namun mereka harus takluk dari tim Popda Solo dengan skor ketat 3-2.

“Sebenarnya kesempatan untuk jadi juara sudah terbuka karena kita bisa sampai final. Sayang, dalam laga puncak kalah dari Solo,” ungkap Pelatih Tim Voli Putri SMA Agus Sofyan.

Agus menyatakan, tidak bisa tampilnya kekuatan terbaik menjadikan ambisi juara terasa lebih berat. Hal ini seriring adanya empat pemain andalan yang terpaksa tidak bisa dimainkan karena harus mengikuti O2SN di Makassar. Yakni, Ambar Febriani, Bela Fardila, Safira dan Didin.

Meski sudah disiapkan pengganti dengan kualitas sepadan, namun sedikitnya waktu latihan bersama membuat persiapan tim sedikit terganggu. Terutama masalah kekompakan antarpemain.

Secara keseluruhan, prestasi yang dicapai cabor bola voli Grobogan dalam Popda tahun ini tidak terlalu mengecewakan. Sebab, tim putri SD, putra SMP dan putri SMA berhasil mencapai babak final. Dari tiga tim ini, hanya di tingkat SD saja yang berhasil meraih juara pertama. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Rio Ibrahim, Rentengi Prestasi Voli Sejak SD

Atlet Voli Kudus, Rio Ibrahim. (MuriaNews/Iqbal Na’imy)

Atlet Voli Kudus, Rio Ibrahim. (MuriaNews/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Konsistensi adalah sebuah kata yang diidamkan bagi sebagian besar orang, khususnya atlet yang bergelut dengan latihan rutin dan berlomba meraih prestasi. Kesinambungan antara konsistensi latihan dan konsistensi prestasi biasanya berkaitan satu sama lain.

Itulah kira-kira gambaran perjalanan karir seorang Rio Ibrahim di lapangan voli yang telah membesarkan namanya hingga sekarang. Semenjak pertama kali mengenal voli dari kelas 3 sekolah dasar dari bapaknya Pelatih Tim Voli Putri Kudus, Suryani hingga kini pencapaian prestasi Rio bisa dikatakan terbilang komplet.

“Ketika SMP, tim saya jadi runner up Popda tingkat Jateng, kalah lawan Sragen. Di SMA, naik ke Popnas dan meraih peringkat 3,” kata Rio.

Puncak prestasi yang dicapainya hingga saat ini mungkin adalah ketika dia mengantarkan Kudus menjadi runner up Porprov 2013. Saat itu Kudus dipaksa takluk oleh Purwokerto.

Rentetan prestasi tadi tidak lantas muncul begitu saja. Ada sederet proses yang harus dilaluinya dan perjuangan hingga mencapai posisinya sekarang pun terbilang tidaklah mudah.

“Bapak mulai mengenalkan saya kepada voli sejak saya masih kelas 3 di SD Kramat. Beliau kan pemain voli berpengalaman, tahu tentang olah raga ini luar-dalam,” ujar pemain yang biasa beroperasi sebagai Open Spike ini.

Ternyata, Rio kecil pun langsung jatuh hati pada voli. “Menurut saya, voli itu enak. Sekarang, voli telah menjadi keseharian saya dan sekaligus bisa bikin saya jalan-jalan ke banyaktempat,” lanjut Rio tentang banyaknya tawaran tarkam yang ditujukan padanya.

Kini, Rio sudah memasuki semester 7 jurusan PKLO, UNNES. Meski harus mulai menyisihkan waktu untuk penyusunan skrpsi, Rio mengaku hingga sekarang masih menerima tawaran bermain tarkam di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Namun, diam-diam Rio sudah mulai memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk mundur teratur dari voli tarkam. “Setelah kuliah selesai, saya ingin jadi guru olah raga. Jadi, mungkin akan lebih utamakan pekerjaan ketimbang voli,” ungkapnya.

Hal itu juga menepis kemungkinan dirinya untuk naik ke level yang lebih tinggi, seperti masuk tim senior Jawa Tengah atau tim Proliga. Postur menjadi satu-satunya alasan yang menghambatnya maju. “Standar tim-tim tadi postur minimal 190 sentimeter,” kata Rio yang berpostur 178 sentimeter. (IQBAL NA’IMY/SUPRIYADI)

Mulai Pekan Depan, Tim Voli Putri Kudus Latihan Pagi dan Sore

Meski masa libur Lebaran masih berjalan Suryani mengajak anak didiknya berlatih siapkan Popda mendatang. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Saat ini, waktu adalah satu-satunya hal yang sangat penting dan dibutuhkan oleh Suryani. Sebab, dia tidak punya cukup banyak waktu yang tersisa jelang gelaran Popda tingkat provinsi.

Pada 3 Agustus 2015 Kristin dan rekan-rekan akan bertarung di Popda tingkat Provinsi yang dihelat di GOR Jatudiri, Semarang. Suryani mengantisipasi lawan berat macam Solo dan Purwodadi.

”Voli tingkat Popda levelnya sudah jauh berbeda ketimbang kompetisi dibawahnya. Apalagi ini tingkat provinsi, pasti persaingan akan sangat ketat,” tandas Suryani kepada MuriaNewsCom.

Salah satu aspek yang membedakan adalah, tim kontestan di Popda akan dipersenjatai oleh quicker yang akan membuat kualitas skuad jauh lebih berkembang secara permainan.

Karenanya, Suryani tak mau terlampau lama bersantai meski masa libur Lebaran masih berjalan. ”Mulai Selasa (28/7/2015) pekan depan rencananya anak-anak akan saya genjot latihan pagi dan sore selama beberapa hari,” tutup Suryani. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

Suryani Kembali Genjot Kristin Dkk

Di H+5 ini Suryani sudah menggenjot anak asuhnya kembali ke sesi latihan yang cukup berat. Latihan dimulai tepatnya sejak Senin (20/7/2015) pada pagi hari. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Bagi kebanyakan orang, Lebaran hari ke lima, Selasa (21/7/2015) masih merupakan hari santai yang asyik digunakan untuk silaturahmi dan ajang halal bihalal dengan sanak famili. Namun hal itu tidak berlaku bagi Pelatih Tim Voli Putri Kudus Suryani.

Di H+5 ini dia sudah menggenjot anak asuhnya kembali ke sesi latihan yang cukup berat. Latihan dimulai tepatnya sejak Senin (20/7/2015) pada pagi hari.

Suryani tahu dirinya tak punya cukup banyak waktu. Oleh karena itulah dia berusaha memaksimalkan waktu yang dimilikinya sebaik mungkin.

”Sementara untuk kembalikan kondisi fisik Kristin dan lainnya, saya suruh mereka jogging, sit up dan back up,” ujar Suryani ketika dikonfirmasi MuriaNewsCom.

Baru, setela Senin nanti sesi latihan akan memasuki program teamwork dan peningkatan kemampuan individu. Suryani harus bergerak cepat karena gelaran Popda tingkat provinsi sudah semakin dekat. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

Gembleng Skill, Skuad Pra PON Jateng Latihan Bareng Tim Lokal Kudus

Para pemain Pra PON Jateng berlatih bersama dengan tim lokal Kudus di Lapangan Ivojo Kudus. (MURIANEWS/IQBAL NA’IMY)

Para pemain Pra PON Jateng berlatih bersama dengan tim lokal Kudus di Lapangan Ivojo Kudus. (MURIANEWS/IQBAL NA’IMY)

KUDUS – Lapangan voli pantai Ivojo yang berlokasi di Desa Ngembalrejo, Rabu (24/6/2015) ramai oleh puluhan muda-mudi yang sibuk melakukan gerakan pemanasan sebelum masuk latihan. Mereka terlihat serius meski di bawah terik matahari dan sedang berpuasa. Lanjutkan membaca