Tim Voli Putri Sukun Akui Ketangguhan PPLP

Pertandingan voli di Gor Sukun dalam laga Volley Ball Friendly Match malam ini (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan voli di Gor Sukun dalam laga Volley Ball Friendly Match malam ini (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Tim Voli Putri Sukun(Kudus Selection) harus berjibaku menghadapi Tim Voli Putri PPLP Semarang, dalam laga Volley Ball Friendly Match yang digelar Sukun Spirit of Sport di GOR Sukun, Gondosari pada Kamis (31/12/2015) malam.

Dalam pertandingan ini, Tim Voli Putri Sukun harus mengakui ketangguhan Tim Voli Putri PPLP Semarang, dengan skor 1-3. Sejak awal game, Tim Voli Putri PPLP Semarang sudah terlihat mendominasi permainan.

Untuk set pertama Tim Putri Sukun mampu meladeni pertandingan Tim PPLP. Tim Putri Sukun mendapat poin 24 sedangkan PPLP denganpoin 26. Sementara itu untuk set kedua Tim Putri Sukun mendapat 23

dan PPLP dengan skor 25. Kemudian, untuk set ketiga, Tim Putri Sukun mampu unggul dan pertandingan harus dilanjutkan hingga set keempat. Di game keempat, tim PPLP menang dengan skor 25-21. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Tim Voli Putri PPLP Dapat Cendera Mata dari Panitia Sukun Spirit of Sport

Panitia menyerahkan cendera mata kepada perwakilan tim (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Ketua KONI Kudus M Ridwan, menyerahkan cendera mata kepada perwakilan tim (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Sebelum pertandingan voli Sukun Spirit of Sport yang bertajuk “Volley Ball Friendly Match” dimulai, panitia acara menyerahkan cenderamata kepada pemain.

Penyerahan cendera mata dilakukan salah satu panitia kepada Tim Voli PPLP. Hal ini diharapkan dapat mengikat tali persahabatan antara Tim VoliSukun Putri (Kudus Selection).

Panitia Voli Sukun Spirit of Sport Hasannudin mengatakan, cendera mata tersebutsebagai simbol pertandingan persahabatan. Hal itu diharapkan dapat memberikan semangat bertanding dan mengedepankan sportivitas.

Terlihat, antusias penonton pada pertandingan persahabatan ini sangat tinggi. Terbukuti, banyaknya penonton yang memadati Gor Sukun, di Gondosari.

“Yang penting pertandingan ini bisa memacu semangat atlet yang baik dan menumbuhkan semangat persahabatan antartim,” katanya. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Bermain di Grup Neraka, Tim Voli Putri Kudus Tak Tahu Lawan Pertama di Babak Penyisihan

Para pemain Tim Voli Putri Kudus berfoto sebelum berangkat ke Popda tingkat Provinsi. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Para pemain Tim Voli Putri Kudus berfoto sebelum berangkat ke Popda tingkat Provinsi. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Tim Voli Putri Kudus yang diwakili tim voli SMA NU Al Ma’ruf besutan Suryani bertekad memperebutkan gelar juara Popda tingkat Provinsi tahun 2015. Hanya, langkah tersebut tak akan mudah. Lanjutkan membaca

Telat Mulai Latihan, Suryani Mengaku Tak Panik

Voli Putri Kudus (e)

Tim Voli Putri Kudus. (MuriaNewsCom/M Iqbal Nai’my)

KUDUS – Keadaan kurang ideal tengah dialami Tim Voli Putri Kudus jelang persiapan mereka mengikuti Popda tingkat Provinsi yang akan diadakan di GOR Jatudiri, Semarang pada 3 Agustus mendatang. Pelatih Suryani mengakui bahwa anak asuhnya telat berkumpul kembali dan menjalani latihan rutin seperti yang telah diagendakan. Lanjutkan membaca

Suryani: Proses Pembibitan Atlet Harus Berjalan Secara Kontinyu

Sejumlah pemain voli putrid saat mendapatkan pengarahan pada sesi latihan (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

Sejumlah pemain voli putrid saat mendapatkan pengarahan pada sesi latihan (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

KUDUS – Meski Popda 2015 belum usai dan kini tengah mendekati pertandingan tingkat provinsi, Pelatih tim voli putri Kudus Suryani mengaku sudah mengambil sejumlah langkah jitu untuk melakukan pembibitan atlet. Dia menyatakan, pembibitan atlet harus dilakukan secara kontinyu.

“Sekarang, semua sekolah tingkat menengah di Kudus sudah berbondong-bondong mengadakan seleksi untuk kelas atlet, meskipun sebenarnya secara tradisi sekolah-sekolah itu tidak memiliki kelas atlet,” kata Suryani kepada MuriaNewsCom.

Hal ini berarti, bahwa olah raga di Kudus sudah berkembang sedemekian pesatnya dan dipandang sebagai magnet yang menarik minat calon peserta didik untuk mendaftarkan diri dengan sejumlah pilihan yang ada.

“Tapi, yang membedakan adalah, apakah orang yang berada dibelakangnya benar-benar ingin mengembangkan atlet atau ada kepentingan lain. Kalau di SMA NU Al Ma’ruf kan secara tradisi sudah terbukti,” kata Suryani panjang lebar.

Kini, meski Kristina Natalia cs belum memainkan pertandingan Popda 2015 tingkat provinsi, Suryani sudah ‘merekrut’ sejumlah siswi yang menurutnya memiliki potensi besar di cabang olahraga voli.

“Ada sekitar 5 anak baru SMA NU Al-Ma’ruf yang punya kualitas cukup bagus. Jika dipoles dengan benar, satu atau dua tahun lagi mereka bisa bicara banyak baik di kabupaten maupun provinsi,” seru Suryani yakin.

Di antara lima ‘rookie’ tersebut, ada satu nama yang Suryani prediksi mampu menjadi pevoli hebat. “Fuji dari MTs Ihyaul Ulum, fisiknya lumayan mumpuni dan sudah bagus,” tutup Suryani. (M IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Pelatih Voli Putri Kudus Berpacu Dengan Waktu

Pemain voli putri ketika mendapatkan arahan (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

Pemain voli putri ketika mendapatkan arahan (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

KUDUS – Pelatih Voli Putri Kudus Suryani tampaknya tidak bisa bersantai-santai meski di bulan Ramadan. Karena mau tak mau dia harus berlomba dengan waktu untuk mempersiapkan anak buahnya.

“Saya baru dapat kabar, Lapangan Djarum buka sampai tanggal 12 Juli. Berarti, semakin sedikit waktu yang saya punya untuk menyiapkan anak-anak,” ujar Suryani kepada MuriaNewsCom.

Untuk itu, dia akan berusaha semaksimal mungkin membuat waktu yang tak banyak menjadi sesi latihan yang efektif. Libur lebaran pun dirasanya tak perlu lama-lama. “H+3 sudah mulai latihan kembali. Itu pun saya rasa masih jauh dari kata cukup,” kata Suryani.

Kini dia bersiap menuju 3 Agustus, di mana Popda tingkat provinsi akan dihelat di GOR Jatidiri, Semarang. (M IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Suryani Beruntung Punya 9 Pemain Berlian Muda di Timnya

Pemain voli putri ketika mendapatkan arahan (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

Pemain voli putri ketika mendapatkan arahan (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

KUDUS – Mengaku berada di posisi yang kurang menguntungkan, Suryani bisa bernapas sedikit lega karena di skuad yang diarsitekinya, terdapat sembilan pevoli yang juga tergabung di klub voli Berlian Muda.

“Dengan kata lain, ketika tidak berlatih bersama tim Kudus, mereka tetap menempa diri di klub,” kata Suryani.
Kudus harus berjuang keras menghadapi lawan-lawan kuat yang akan ditemui di Popda tingkat provinsi, seperti Solo dan Purwodadi.

“Di Purwodadi lalu cukup bagus karena bisa kalahkan Semarang, saya kira mereka lawan yang tangguh,” seru Suryani.

Meski demikian, dirinya optimis Kudus mampu bicara banyak. Dia memprediksi setidaknya Kristina dan kawan-kawan bisa mencapai tiga besar. (M IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)