Hadang Tuan Rumah Sukun Bintaraya Cup di Semifinal, Berlian MudaTurunkan Pemain Proliga

Dua tim saat bertanding pada kejuaraan Sukun Bintaraya Cup 2016 (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Dua tim saat bertanding pada kejuaraan Sukun Bintaraya Cup 2016 (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Kudus – Untuk menghadapi tuan rumah Bintaraya pada semifinal Sukun Bintaraya Cup 2016, pada Sabtu (4/6/2016) malam nanti,  tim Berlian Muda telah menyiapkan amunisi. Dengan support PR Sukun, Berlian Muda mulai mendatangkan pemain berpengalaman, salah satunya pemain Proliga.

Berlian Muda memandang perlu untuk menambah amunisi, guna menjaga asa merebut gelar juara dari tangan Bintaraya. Apalagi, berhembus kabar, Bintaraya sudah deal untuk mendatangkan beberapa pemain Samator.

Sekertaris Berlian Muda, Suharno mengatakan, sejauh ini, tim tuan rumah memang sempat menurunkan beberapa pemain nasional dengan jam terbang cukup tinggi. Karena itu, ia juga memanggil beberapa pemain yang sempat membela Proliga.

Beberapa di antaranya adalah Bayu Ananta yang sempat membela tim PON Jateng dan sempat bermain untuk Jakarta Elektrik. Selain Bayu Ananta, Berlian Muda juga mengundang Bayu ’Jastro’. Pemain dengan smash keras yang pernah membela Bank Jateng di Proliga.

”Selain duo Bayu itu, kami juga memanggil Dodi, Ardi, Irfan, dan Eko. Mereka juga pemain yang memiliki jam terbang tinggi dan sempat membela Dishub Jateng di even nasional. Bahkan mereka juga sempat turun di Proliga,” katanya.

Dengan materi tersebut, Suharno yakin, Berlian Muda bakal memberi perlawanan sengit terhadap Bintaraya. Apalagi, ia masih memiliki pemain lokal yang kemampuannya di atas rata-rata.

”Di lokal kami memiliki banyak pemain andal. Mereka ada Sofwan ”Bodong”, Habib, Celtic, dan Okto yang siap diturunkan kapanpun,” terangnya.

Meski begitu, Berlian Muda enggan menyiapkan strategi khusus melawan Bintaraya. Meski dimasuki pemain profesional, ia percaya kemampuan tim yang dibesutnya tersebut. Apalagi, mulai dari babak penyisihan hingga perempatfinal timnya sudah menunjukkan performa yang apik.

Editor : Kholistiono

Jangan Lewatkan Semifinal Sukun Bintaraya Cup Malam Ini, Doorprize Sudah Menanti

f-sukun voli 3

MuriaNewsCom, Kudus – Sabtu (4/6/2016) malam ini, kejuaraan Sukun Bintaraya 2016 memasuki babak semifinal. Untuk itu, bagi pecinta voli, jangan lewatkan kesempatan ini. Beberapa pertandingan panas bakal tersaji malam nanti.Tidak hanya itu, penonton juga bakal dimanjakan dengan banyaknya doorprize yang sudah disiapkan PR Sukun sebagai sponsor utama dan bakal diundi saat final, Minggu (5/6/2016).

Ketua panitia Sukun Bintaraya Cup, Parwoto mengatakan, pihak panitia sudah menyiapkan tiga ribu tiket untuk pertandingan semifinal dan final Sukun Bintaraya Cup. Tiket tersebut juga diperuntukkan untuk umum.”Untuk tiket semifinal kami jual dengan harga Rp 10 ribu per lembar. Sedangkan saat final harganya naik menjadi Rp 15 ribu,” katanya.

Karena itu, ia meminta penonton untuk tidak membuang tiket yang didapat meski pertandingan usai. Ini lantaran, tiket tersebut bakal menjadi bukti saat pengambilan doorprize.”Jadi ada sebagian tiket yang diambil panitia untuk pengambilan doorprize. Karena itu, tiket tak boleh hilang, karena sebagai bukti pengambilan doorprize,” ungkapnya.

Kasi Promosi PR Sukun, Hasanudin membenarkan adanya doorprize tersebut. Bahkan, ia memastikan doorprize tak akan mengecewakan para penonton. Terlebih, doorprize yang disiapkan jenisnya ada banyak.”Jumlahnya ada banyak, lebih dari sepuluh. Karena itu, kesempatan untuk mendapatkan doorprize terbuka lebar,” ujarnya.

Selain doorprize biasa, ia juga menyiapkan doorprize utama, kambing. Dengan begitu, selain bisa menikmati pertandingan voli, para penonton juga berkesempatan mendapat kambing. ”Ya, untuk doorprize utamanya kambing. Karena itu, kami harap semua pencinta voli yang memiliki tiket siap-siap. Siapa tahu dapat doorprizenya,” tambahnya.

 

4 Tim Ini yang Bakal Ramaikan Semifinal Sukun Bintaraya Cup

Tim yang berlaga pada kejuaraan Sukun Bintaraya Cup 2016 (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Tim yang berlaga pada kejuaraan Sukun Bintaraya Cup 2016 (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Kudus – Empat tim berhasil lolos ke babak semifinal kejuaraan Sukun Bintaraya Cup 2016. Empat tim tersebut adalah Berlian Muda, Vokan Semarang, PU Pengairan Purwodadi, dan tuan rumah Bintaraya.

Ketua panitia Sukun Bintaraya Cup, Parwoto menyampaikan, pertandingan semifinal akan berlangsung pada Sabtu (4/6/2016) malam nanti. ”Untuk pertandingan pertama, akan mempertemukan tim Vokan Semarang dengan PU Pengairan Purwodadi yang akan dimulai pukul 18.30 WIB di Lapangan Bintaraya Getas Pejaten.Kemudian, pertandingan akan dilanjutkan antara Berlian Muda melawan tuan rumah Bintaraya. Mengenai jadwal pertandingan, akan dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai,” katanya.

Mereka yang menang, akan kembali diadu untuk memperebutkan gelar juara dan runner up Sukun Bintaraya Cup 2016, Minggu (5/6/2016) malam. Sementara bagi yang kalah juga akan kembali diadu untuk menentukan peringkat tiga dan empat.”Di pertandingan semifinal nanti pasti akan seru. Keempat tim pastinya tak akan ada yang mau mengalah. Karena itu, sayang jika harus terlewatkan,” ungkapnya.

Parwoto pun yakin Lapangan Bintaraya bakal semakin penuh dengan penonton dan pencinta voli dari keempat tim. Dua dari empat tim, yakni Berlian Muda dan Bintaraya merupakan tim yang memiliki nama besar di Kudus. ”Karena nama besarnya sudah ada, mereka yang suka dengan voli pasti tak ingin ketinggalan. Karena itulah, saya yakin suporter akan jauh lebih banyak,” pungkasnya.

 

Editor : Kholistiono

Laga Panas di Hari Pertama Sukun Bintaraya Cup

Sukun-Bintaraya-Cup-Iklan

 

MuriaNewsCom,Kudus – Hari pertama pertandingan bola voli tingkat Jawa Tengah, Sukun Bintaraya Cup Minggu, 29 Mei 2016, besok dipastikan meriah. Pasalnya, dalam laga di hari pertama, juara bertahan Bintaraya akan dihadang oleh tim tangguh Perkasa Sakti di laga kedua.

”Pertandingan akan seru di hari pertama, sang juara Bintaraya akan dihadang tim tangguh Perkasa Sakti. Dalam pertandingan itu, tidak dapat diprediksi mana yang lebih unggul. Sebab keduanya merupakan tim yang tangguh,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Bintaraya adalah juara bertahan pada tahun lalu. Selain itu, Bintaraya juga sebagai tuan rumah dalam pertandingan Sukun Bintaraya Cup.

Sementara, kekuatan Perkasa Sakti juga tak bisa dientengkan. Tim yang disuport PR Sukun tersebut sudah memiliki nama besar hingga tingkat Jawa Tengah. Buktinya mereka berhasil memenangi banyak pertandingan. Praktis, pengalaman pertandingan juga sangat memperngaruhi irama pertandingan yang akan dimulai pukul 21.00 WIB di Venus Outdoor Bintaraya.

Di sisi lain, laga pembuka Sukun Bintaraya Cup juga tak kalah ramai. Apalagi, di pertandingan tersebut bakal mempertemukan Tim Kuba asal Demak dengan Bahurekso asal Kaliwungu Kudus.

”Pertandingan sepeti apa belum dapat diketahui. Kuba tahun lalu ikut, dan termasuk tim yang tangguh. Sedangkan lawannya, Bahurekso merupakan pendatang baru di laga ini,” imbuhnya.

Pertemuan Kuba melawan Bahurekso, sekaligus menjadi laga pertama pertandingan. Usai pembukaan yang direncanakan pukul 18.30, kedua tim akan bertemu untuk bertanding.

”Pastinya kedua tim tidak akan mau mengalah. Terlebih, pertandingan itu, merupakan pertandingan dengan sistem gugur,” imbuhnya. (*)

Editor: Supriyadi

Turnamen Voli di Kudus Memanas

Tim voli melakukan foto bersama di Kudus. (MuriaNewsCom)

Tim voli melakukan foto bersama di Kudus. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Turnamen bola voli I Love Volley Ball 2016 yang diselenggarakan oleh Sukun Spirit of Sport di Sukun Sport Center, Jumat (25/3/2016) mempertandingkan tim Badak A dan tim Orbit mulai pukul 15.30 WIB.

Tim Badak yang merupakan tim gabungan karyawan PR Sukun ini mulai menampilkan trik-trik untuk melawan tim Orbit. Sebaliknya tim Orbit juga tidak mau kalah. Alhasil kejar-kejaran skorpun terjadi. Dan di babak pertama tim Badak A berhasil meraih skor 25, sedangkan tim Orbit harus puas dengan skor 20.

Tim Orbit harus mengakui kekalahan mereka setelah di babak kedua tim Badak A meraih skor 25 dan tim Orbit hanya mampu meraih skor 15.

Pertandingan voli berikutnya digelar mulai pukul 16.30 WIB mempertemukan tim Garuda dan tim Berlian Muda. Tim Truno melawan tim Pervoker pukul 18.00, serta tim Putra Padurenan melawan tim Badak B pukul 19.30 WIB.

Pertandingan semifinal akan digelar Sabtu (26/3/2016) mulai pukul 16.00 WIB, dan final akan digelar Minggu (27/3/2016) mulai pukul 16.00 WIB di Sukun Sport Center.

Editor : Akrom Hazami

Ribuan Suporter Padati Pertandingan Voli di GOR Sukun

Para suporter tumpah ruah di GOR Sukun menyaksikan pertandingan bola voli. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Para suporter tumpah ruah di GOR Sukun menyaksikan pertandingan bola voli. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Pertandingan bola voli yang diadakan oleh PR Sukun pada Kamis, (31/12/2015) berlangsung meriah. Kemeriahan tersebut dibuktikan dengan ribuan suporter yang berada di GOR Sukun, Gebog.

Salah satu panitia pertandingan bertajuk Volley Ball Friendly Match Sugiono mengatakan,pertandingan berlangsung sangat meriah. Sebab para supoter datang dari dalam atau luar kota. “Ramai sekali,” katanya.

Selain itu,lanjut Giono, mengantisipasi berjubelnya penonton, panitia telah menyediakan layar lebar di halaman GOR. Sehingga bagi penonton yang tidak bisa masuk ke dalam GOR lantaran penuh, maka mereka bisa nonton bareng di luar GOR.

Pertandingan persahabatan yang akan menyuguhkan lawan antara tim Sukun Putra (Kudus Selection) vs  tim Putra Yuso Yogyakarta dan tim Sukun Putri (Kudus Selection) vs tim putri PPLP Semarang, tentunya dapat memberikan semangat tersendiri bagi pencinta voli.

“Acara ini memang diselenggarakan untuk mendongkrak semangat, motivasi, bagi atlet dan masyarakat di Kudus dan lainya,” ujarnya.

Dia menambahkan, selain penonton umum dari dalam dan luar Kudus yang memenuhi GOR Sukun ini, pihak panitia juga mengundang para pejabat Kecamatan Gebog, KONI Kudus, PBVSI Kudus, polres, kodim, dan lainnya. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

Tim Voli Kudus Berjaya di Kejurprov di Sragen

Ilustrasi

Ilustrasi

KUDUS – Impian Kudus merebut gelar juara dalam pertandingan bola voli Kejurprov Junior di Sragen semakin dekat. Karenanya dalam pertandingan tersebut, Kudus sudah menjadi juara grup di Grup J.

Kemenangan Kudus terjadi usai mengalahkan tim satu grupnya. Mulai dari Rembang, Wonogiri dan Kebumen. Pelatih Voli Kudus Agung Pribadi mengatakan, kemenangan Kudus dengan mudah didapatkan berkat latihan berat yang dilakukan.

Kekalahan tahun lalu membut Kudus kerja keras. Yaitu dengan meningkatkan kemampuan para pemain dengan latihan secara rutin. Bahkan mendekati pertandingan latihan dilakukan tiap hari

“Latihan fisik dan teknik terus kami lakukan.dan tahun ini pemain juga lebih siap dalam menyongsong pertandingan,” imbuhnya.

Hasil latihan terbukti, meski sehari tanding lebih dari sekali, yakni melawan Rembang. Dan dilanjutkan Jumat (30/10) melawan Wonogiri menang 2 – 0. Dan tadi melawan Kebumen menang 2 – 0.

Meski sudah lolos, rasa waswas dalam kompetisi merebut juara masih terus berjalan. Unggulan dan tim tangguh dalam laga masih belum dijumpai. Baik itu Semarang maupun Solo.

“Kita persiapkan secukupnya. Tidak ada strategi khusus. Tinggal menunggu nanti irama pertandingan bagaimana maka menyesuaikan strategi,” imbuhnya. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)

Tim Voli Kudus Berjaya di Kejurprov di Sragen

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Impian Kudus merebut gelar juara dalam pertandingan bola voli Kejurprov Junior di Sragen semakin dekat. Karenanya dalam pertandingan tersebut, Kudus sudah menjadi juara grup di Grup J.

Kemenangan Kudus terjadi usai mengalahkan tim satu grupnya. Mulai dari Rembang, Wonogiri dan Kebumen. Pelatih Voli Kudus Agung Pribadi mengatakan, kemenangan Kudus dengan mudah didapatkan berkat latihan berat yang dilakukan.

Kekalahan tahun lalu membut Kudus kerja keras. Yaitu dengan meningkatkan kemampuan para pemain dengan latihan secara rutin. Bahkan mendekati pertandingan latihan dilakukan tiap hari
“Latihan fisik dan teknik terus kami lakukan.dan tahun ini pemain juga lebih siap dalam menyongsong pertandingan,” imbuhnya.

Hasil latihan terbukti, meski sehari tanding lebih dari sekali, yakni melawan Rembang. Dan dilanjutkan Jumat (30/10) melawan Wonogiri menang 2 – 0. Dan tadi melawan Kebumen menang 2 – 0.

Meski sudah lolos, rasa waswas dalam kompetisi merebut juara masih terus berjalan. Unggulan dan tim tangguh dalam laga masih belum dijumpai. Baik itu Semarang maupun Solo.
“Kita persiapkan secukupnya. Tidak ada strategi khusus. Tinggal menunggu nanti irama pertandingan bagaimana maka menyesuaikan strategi,” imbuhnya. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)

Kudus Incar Juara di Kejurprov Junior Voli Indoor

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Tim Voli Kabupaten Kudus dipastikan akan ambil bagian di Kejurprov Junior Voli Indoor 2015. Perhelatan akbar yang bakal dihelat di Sragen tersebut akan diikuti 37 tim dari kabupaten/kota di Jawa tengah.

Pelatih Voli Kabupaten Kudus Agung Pribadi mengatakan, 37 tim tersebut terdiri dari 22 tim putra dan 15 tim putri. Sesuai rencana, pertandingan akan dilakukan selama empat hari. Yakni mulai 30 Oktober 2015 hingga 2 Oktober 2015.

”Dua tahun lalu kami berhasil menjadi juara. Tapi 2014 kemarin, kami kalah. Jadi tahun ini, kami mengusung misiuntuk merebut kemenangan,” katanya.

Meski begitu, Agung yakin niatannya tersebut tak akan mudah. Ini lantaran beberapa kota yang syarat pengalaman juga berpartisipasi. Beberapa di antaranya, Kota Semarang, Grobogan, dan Surakarta.

”Setiap tahun tim-tim tersebut kerap kali mengganjal untuk menjadi juara. Tapi tahun ini kami akan berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, saat ini kekuatan tim memang terbilang cukup merata. Termasuk di Kudus. Beberapa pemain, baik tim putra ataupun tim putri memiliki pengalaman yang bagus. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Inilah Juara Bupati Cup 2015

Hilmi Tasan Wartono, Manager Distributor Pr. Sukun ketika menyerahkan piala kepada juara 1 putra Bupati Cup 2015 yaitu Mustika. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Hilmi Tasan Wartono, Manager Distributor Pr. Sukun ketika menyerahkan piala kepada juara 1 putra Bupati Cup 2015 yaitu Mustika. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Usai sudah pertandingan dalam kompetisi voli Bupati Cup Tahun 2015 di GOR Sukun, Minggu (18/10/2015). Acara yang didukung PR. SUKUN tersebut telah mengambil beberapa juara. Kejuaran pertandingan voli itu terdiri dari juara I sampai dengan IV tim putra, serta Juara I sampai dengan IV tim putri.

Ke delapan tim tersebut pun menerima piala serta uang pembinaan sebagai hadiah, yang diberikan langsung oleh pihak PR. SUKUN Kudus.

Seksi pertandingan PBVSI Kudus Arif Hidayat mengutarakan, untuk juara I voli putra diraih Mustika Ngembalrejo, juara II oleh Perkasa Sakti dari Getasrabi, Juara III oleh Porvit Tanjung, dan ke IV oleh Putera Jaya Tanjung.

Selain itu, untuk juara tim voli putri juara I diraih SWA Gebog, juara II tim Rajawali Pasuruhan, juara III Porvit Tanjung, dan juara IV Billa 99 Kota.

”Selain diberikan piala penghargaan, pemenang juga mendapat uang pembinaan. Untuk putra Juara I Rp 4 juta, juara II Rp 3 juta, juara III Rp 2 juta, dan juara IV Rp 1 juta. Sedangkan untuk putri juara I Rp 3 juta, juara II Rp 2.500.000, juara III Rp 1.500.000, dan juara IV Rp 1 juta.Hadiah itu dari Sukun semua,” paparnya. (EDY SUTRIYONO/TITIS W)

Meski Diawal Loyo, Mustika Mampu Raih Juara Bupati Cup 2015 Putra

Pertandingan final Bupati Cup 2015 Putra antara tim voli Mustika dengan Perkasa Sakti di GOR Sukun dimenangkan oleh Mustika dengan skor 3-2. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan final Bupati Cup 2015 Putra antara tim voli Mustika dengan Perkasa Sakti di GOR Sukun dimenangkan oleh Mustika dengan skor 3-2. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Tim voli Mustika dari Ngembalrejo tidak menyangka atas skor akhir dari pertandingan final Bupati Cup 2015 malam ini Minggu (18/10/2015) di GOR Sukun, Gebog. Pasalnya disaat pertandingan final yang melawan Perkasa Sakti dari Getasrabi, Mustika mengalami kekalahan telak di set pertama.

Namun dengan semangat yang diberikan Fuadi selaku pelatih, tim tersebut bisa bangkit dan mengejar skor ketertinggalan. Sehingga bisa menyelesaikan lima set dengan poin 3-2 atas Perkasa Sakti.

Pelatih Mustika, Fuadi menerangkan, pihaknya seakan terbiasa dengan kondisi semacam itu. Yakni disaat set pertama pasti timnya kalah skor. Sebab belum konsentrasi atau bisa dianggap sebagai pemanasan. Akan tetapi dengan semangat kebersamaan, timnya akhirnya mampu meraih juara pertama dalam final Bupati Cup 2015.

Terkait putar balik terhadap kondisi pertandingan yang mengalahkan Perkasa Sakti, salah satu pelatihnya Aris Muntohar mengatakan, memang jika diawal pertandingan timnya sudah menggebu-gebu menundukkan lawan dengan telak. Maka tenaga terkuras, dan di akhir pertandingan sudah lelah. Sehingga memengaruhi stamina sekaligus mental.

”Ya namanya juga pertandingan, pertama menang, dibelakang lesu. Sebab mungkin terlalu semangat sampai tenaga habis di awal dan kemampuan berkurang. Sehingga kami kalah dengan perolehan dua poin, dan Mustika memperoleh tiga poin,” imbuhnya. (EDY SUTRIYONO/TITIS W)

Sari Warna Juara Bupati Cup 2015 dengan Skor Telak 3-0

Saat pertandingan antara tim SWA melawan tim Rajawali pada Bupati Cup 2015 berakhir dengan skor 3-0 dimenangkan SWA, Minggu (18/10/2015). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Saat pertandingan antara tim SWA melawan tim Rajawali pada Bupati Cup 2015 berakhir dengan skor 3-0 dimenangkan SWA, Minggu (18/10/2015). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Pertandingan final kompetisi bola voli putri antar club PBVSI Kudus, pada Bupati Cup 2015 antara Sari Warna (SWA) Gebog dengan Rajawali Pasuruan Kidul berhasil dimenangkan oleh tim SWA.

Pertandingan yang digelar di GOR Sukun tersebut menghasilkan skor 3-0. Sehingga juara pertama diraih SWA Gebog, dan juara kedua oleh Rajawali Pasuruan Kidul.

Pelatih SWA Sugiyarto mengatakan, meskipun Kamis (15/10/2015) kemarin, pihaknya mengalahkan Porvit dengan skor 3-0. Namun para pemain sangat antusias meraih final dan juara I. ”Alhamdulillah target itu bisa tercapai,” ungkapnya.

Sugiyarto melanjutkan, meskipun Jumat (16/10/2015) semua pertandingan diliburkan, namun pemain tidak begitu mengenyampingkan latihan. Sehingga pada Jumat disaat jeda pertandingan pun mereka terus berlatih.

Sementara itu, terkait kekalahan yang dialami oleh Rajawali, salah satu pelatih Agus mengutarakan, dalam pertandingan ini timnya kehilangan pemain inti.

”Kekalahan ini lantaran tim inti bagian smash yaitu Selfi tidak ikut dalam pertandingan final tersebut. Sebab Selfi tengah bertanding dalam kejuaran nasional di Indramayu,” paparnya.

Dia menambahkan, Selfi diibaratkan sebagai dua orang pemain. Sebab mempunyai pukulan smash yang sangat keras dan kencang. (EDY SUTRIYONO/TITIS W)

Diperkuat Jawara Kapolres Cup, Klub Ini Berambisi Juarai Bupati Cup 2015

www.conaxe.com

www.conaxe.com

 

KUDUS – Perhelatan Bupati Cup 2015 dipastikan akan berlangsung seru dari babak kualifikasi hingga akhir kompetisi. Terlebih, sejumlah pemain dan tim-tim yang berjaya di Kapolres Cup 2015 beberapa lalu dipastikan akan turun.

Salah satunya adalah Mustika. Klub voli yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu ini akan diisi oleh beberapa nama yang menjadi juara bersama Polsek Bae di Kapolres Cup 2015 kemarin.

Mustika akan mengandalkan kemampuan dan pengalaman pemain voli pantai Jawa Tengah, Bagus. Bersama beberapa nama lainnya, seperti Wawan, Totok, Fauzi dan Samboja, dia akan bersatu padu untuk membawa Mustika keluar sebagai jawara Bupati Cup 2015.

“Target ya tetap juara, meski tanpa pelatih. Semoga nanti kami bisamengatasi perlawanan klub-klub sejak babak kualifikasi hingga akhir,” ujar Bagus.

Jika ada sebuah klub yang dipandangnya bisa mencegah timnya meraih target tersebut, katanya, adalah Porvit. Dimana klub tersebut diperkuat pemain-pemain yang sukses mencapai final Kapolres Cup bersama Polsek Jati, meski harus mengakui keunggulan Polsek Bae dengan skor 3-2.

Menjelang bergulirnya even, Bagus mengaku dirinya dan rekan-rekan tidak mengadakan persiapan khusus.”Tidak perlu dipersiapkan apa-apa. Latihan bersama di Lapangan Voli Pantai Ivojo saja sudah lebih dari cukup,” ungkapnya. (M IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Keren, Voli Kudus Berjaya di Malang

Skuat voli indoor Kudus berpose usai meraih peringkat 3 di Kejurnas U-17 Malang, Jatim. DOKUMEN

Skuat voli indoor Kudus berpose usai meraih peringkat 3 di Kejurnas U-17 Malang, Jatim. DOKUMEN

 

KUDUS – Tim voli indoor putra Kudus akhirnya menyelesaikan Kejurnas Voli U-17 yang diadakan di GOR Ken Arok, Malang, Jatim, dengan meraih peringkat 3. Di semifinal, Eksan dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Kediri.

Pada laga sebelumnya, Kudus yang mampu lolos dari penyisihan pool berhasil melewati hadangan Surabaya di perempat final dengan skor 3-0. Direktur Teknik Kudus, Indra Jaya mengakui anak didiknya sedikit mengalami kelelahan akibat bermain terus.

Hal itu juga diamini oleh Ketua KONI Kudus Ridwan yang turut mendampingi kontingen selama di Malang. “Sebenarnya sama-sama mengalami kelelahan. Hanya, Kediri sedikit diuntungkan karena memainkan partai yang lebih sedikit,” ujar Ridwan.

Kudus sempat mendapatkan bye di babak penyisihan Pool A setelah Sidoarjo melakukan WO, sehingga Celtic dan rekan-rekan dinyatakan menang 3-0. Barulah di semifinal, kekuatan fisik mereka yang terkuras habis membuat mereka tidak bisa menampilkan permainan terbaik mereka. Kudus menyerah 1-3 dari Kediri.

Meskipun demikian, Ridwan sangat mengapresiasi kinerja para atlet yang sanggup membawa Kudus bertengger di 3 besar untuk kejuaraan level nasional. “Tidak gampang lho, tim-tim besar dari Jawa pun sudah pulang lebih awal. Lagipula mereka berkumpul sebagai tim baru sebentar,” sanjung Ridwan.

Dengan ini, tim voli indoor putra Kudus pulang membawa trofi dan hadiah pembinaan sebesar Rp 3 juta. Sedangkan Indra pada Senin (28/9/2015) pun langsung bertolak menuju Semarang untuk menunaikan tugasnya sebagai pelatih tim Pra PON Jawa Tengah. (M Iqbal Na’imy/AKROM HAZAMI)

Meski Tak Ada Pelatih Kepala, Atlet Voli Pantai Jateng Tetap Genjot Latihan

Atlet tengah berlatih di Lapangan Voli Pantai Ivojo, Ngembalrejo (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Atlet tengah berlatih di Lapangan Voli Pantai Ivojo, Ngembalrejo (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Tim voli pantai Jawa Tengah diuji mental dan kekompakannya ketika Pelatih Kepala Achsin Ro’is beranjak ke Magelang untuk meninjau jalannya kejuaraan voli pantai selaku pengurus tingkat provinsi. Dengan kata lain, Fauzi Setiawan dan rekan-rekannya harus berlatih mandiri dengan jadwal Pra-PON yang hanya tinggal hitungan hari saja.

Genderang perang Pra-PON akan mulai berbunyi pada 2 September nanti. Tim voli pantai Jawa Tengah sendiri dijadwalkan berangkat menuju venue pada 30 Agustus.
Sementara ditinggal Pelatih Kepala, tim voli pantai Jawa Tengah tetap giat berlatih di bawah arahan Ahmad Kholil, yang tak asing di kalangan pelatda Ngembalrejo. Sehari-harinya, ia juga ikut menggembleng atlet dalam sesi latihan.

“Saya ikuti instruksi Pak Ro’is untuk perbanyak game. Tujuannya agar atlet bisa semakin kompak,” kata Ahmad kepada MuriaNewsCom.

Dia menilai pola yang diterapkan itu cukup efektif. Terbukti, dari hari ke hari level permainan tim Jateng 1 maupun Jateng 2 semakin progresif.

Ditanya soal jadwal ujicoba dengan tim luar, Ahmad enggan mengiyakan.”Saya tinggal mengompakkan saja, untuk ujicoba rasanya sulit karena waktunya sudah mepet,” imbuh Ahmad.

Selain itu, penguni Lapangan Voli Pantai Ivojo, Ngembalrejo juga tetap latihan dua kali dalam sehari, pagi dan sore. Latihan malam hari ditiadakan karena dialokasikan untuk mengembalikan energi selepas seharian berlatih. (IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Suryani Akui Pembinaan Atlet Voli Daerah Lain Lebih Matang Ketimbang Kudus

Atlet voli putri Kudus saat berlatih (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

Atlet voli putri Kudus saat berlatih (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Pelatih voli putri Kudus Suryani mencoba optimis ketika ditanya soal masa depan voli putri Kudus. Pasca usainya perhelatan Popda SMA tingkat provinsi beberapa waktu lalu, Suryani sedikit banyak memperhatikan materi pemain tim yang dilawannya di Semarang.

“Sebagian besar dari mereka melakukan pembinaan yang jauh lebih mapan ketimbang Kudus. Sebut saja Solo, Grobogan dan Banjarnegara,” ungkap Suryani kepada MuriaNewsCom.

Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah stok atlet di tingkat pelajar yang melimpah. “Saya kurang tahu persis sitem yang mereka terapkan seperti apa, tapi yang jelas bisa dilihat dari keberhasilan yang mereka capai,” imbuh Suryani.

Bicara soal pembibitan, tak lepas dari kompetisi sebagai penambah jam terbang dan cek kualitas. Dalam waktu dekat ini, akan diadakan Kejurprov Voli Indoor di Sragen.

“Tepatnya 15 Oktober nanti. Untuk detailnya saya belum tahu persis karena surat dari PBVSI mengenai even ini belum keluar,” kata Suryani.

Dirinya mengaku kemungkinan besar akan menolak jika nanti diajak untuk bergabung dalam tim yang akan turun di Kejurprov tersebut. “Kemugkinan Indrajaya akan merangkul saya, tapi saya lewat dulu. Biar yang lain yang pegang, agar tahu seperti apa peta kekuatan voli di Jawa Tengah. Tidak hanya mencemooh saja,” tutup Suryani tanpa menyebut siapa yang dia maksud. (M IQBAL NA’IMY/KHOLISTIONO)

Tim Voli Pantai Jateng Gagal Latihan di Kendal Akibat Dua Atletnya Latihan Kerja

Pemain voli pantai Jateng saat mematangkan kemampuan di Lapangan Ivojo, Ngembalrejo, Kudus. (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

Pemain voli pantai Jateng saat mematangkan kemampuan di Lapangan Ivojo, Ngembalrejo, Kudus. (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Rencana Pelatih Kepala Tim Voli Pantai Jawa Tengah Achsin Ro’is untuk mencari suasana baru di arena latihan dengan menjajal Lapangan Bahurekso, Kendal, tidak bisa terlaksana hingga dua minggu penuh sesuai agenda awal.

Hal itu dikarenakan dua atlet yang berada dalam tim harus mengikuti training yang diadakan di tempat mereka bekerja. Dua atlet tersebut adalah Bagus Kurniawan dan M Fauzi Setiawan.

Kini tim voli pantai Jawa Tengah sudah kembali ke Kudus dan berlatih di Lapangan Voli Pantai Ivojo, Ngembalrejo, seperti biasanya.

Ro’is mengaku tidak terlalu memusingkan hal tersebut. “Yang terpenting adalah Tim Jawa Tengah masih bisa berlatih bersama dalam suasana kekompakan jelang pertarungan sebenarnya yang semakin dekat,” ujar Ro’is.

Dirinya mengaku sudah membersihkan jadwal yang ada di depan, sehingga tidak mengganggu persiapan Bagus dan kawan-kawan.

“Sudah tidak ada jadwal maupun agenda lagi. Sekarang tim tinggal fokus latihan intens siang dan sore agar mereka bisa maksimal di Pra-PON,” tutup Ro’is. (M IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)

Hebatnya Tim Voli Putri Kudus di Ajang Popda

Tim Voli Putri Kudus (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

Tim Voli Putri Kudus (MuriaNewsCom/M Iqbal Na’imy)

KUDUS – Hebatnya tim Voli Putri Kudus di Popda Jateng. Praktis, Tim Voli Putri Kudus sudah menapakkan satu kaki di babak 4 besar Popda 2015.

Tepatnya setelah mereka berhasil mengalahkan tim kuat Banjarnegara 2-1, Rabu (5/8/2015). Dengan hasil ini, otomatis anak asuhan Pelatih Suryani sudah memastikan diri melenggang ke babak selanjutnya.

“Sekarang tinggal cari juara grup dan runner up. Kita lihat nanti seperti apa permainan Solo,” ujar Suryani kepada MuriaNewsCom.

Kudus sempat kalah di set pertama. Kristin dan kawan-kawan menyerah 17-25 dari Banjarnegara yang bermain agresif. Suryani memutar otak dan mengganti strategi untuk merebut kemenangan di set kedua.

“Jadi di set kedua, saya ganti komposisi jadi 70 persen bertahan dan sisanya menyerang. Set kedua berhasil kami menangi 25-19,” beber Suryani.

Di set terakhir, para pevoli jelita dari Kota Kretek kembali menggunakan formasi awal dan tampil agresif. Hasilnya, mereka keluar sebagai pemenang setelah menyudahi perlawanan Banjarnegara, 15-5.

Kudus akan berhadapan dengan Solo pada Rabu pukul 14.00 WIB. Kemungkinan lawan yang akan dihadapi adalah Grobogan dan Magelang dari Pool X. (M IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)

Idul Fitri Jadi Cambuk untuk Memajukan Prestasi Voli Pantai Kudus

Pelatih Voli Pantai Kudus, Achsin Rois. (MuriaNewsCom)

Pelatih Voli Pantai Kudus, Achsin Rois. (MuriaNewsCom)

KUDUS – Banyak do’a dan harapan yang dipanjatkan ketika melewati hari kemenangan Idul Fitri. Hampir seluruh pengharapan nilainya bersifat positif.

Tak terkecuali pengharapan yang disampaikan Pelatih Voli Pantai Kudus yang juga menggawangi Tim Jawa Tengah Achsin Rois. Pria berbadan tinggi tegap ini memiliki keinginan positif terkait hal yang tak jauh-jauh dari olahraga yang dicintainya itu.

“Idul Fitri kali ini bagi saya bermakna momentum untuk kebersamaan,” ungkap Rois kepada MuriaNewsCom.

Momentum yang dimaksud adalah momentum bersama baik Tim Jawa Tengah maupun insan voli pantai di seputar Jawa Tengah untuk berlatih lebih giat dan bersama-sama mendambakan pencapaian prestasi yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Oleh karena itu, Rois berusaha mengumpulkan semangat dan dukungan moral lewat ajang silaturahmi di Idul Fitri. “Masih dalam acara halal bi halal keluarga,” sambung Rois.

Jika kemarin dia menyambangi keluarga ibunya di bilangan Yakis dan keluarga bapak di Mejobo, hari ini Rois mengunjungi sanak famili di Yogya.

“Bagi pencinta voli pantai, tunggu aksi Samboja dan kawan-kawan di even voli pantai nasional tanggal 28 Juli di Lapangan Voli Pantai Ivojo, Ngembalrejo,” ajak Rois. (IQBAL NA’IMY/SUPRIYADI)

Ini Agenda Tim Voli Putri Kudus Setelah Libur Lebaran

Para pemain voli putri Kudus mendengarkan arahan pelatih sebelum libur Lebaran. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Para pemain voli putri Kudus mendengarkan arahan pelatih sebelum libur Lebaran. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Pelatih Tim Voli Putri Kudus, Suryani mengakui bahwa waktu yang dimilikinya tidak banyak untuk mempersiapkan anak asuhnya jelang Popda 2015 tingkat Provinsi. Kristina dkk dikejar masa libur dan waktu persiapan yang sangat pendek. Lanjutkan membaca

Tak Punya Banyak Waktu, Pelatih Voli Putri Kudus Beri PR kepada Pemain Saat Libur Lebaran

Voli (e)

Pemain Voli Putri Kudus saat berlatih di GOR Djarum Kaliputu, Jumat (10/7/2015). (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Menyadari tak banyak waktu yang dimiliki dalam mempersiapkan anak didiknya jelang Popda tingkat Provinsi, Pelatih Tim VOli Putri Kudus Suryani sudah mematangkan agenda di tengah kepungan waktu. Lanjutkan membaca