Gara – gara Video Catno Kudus jadi Viral, Siswa jadi Begini

Screenshot salah satu adegan di video siswa bentak bapak.

MuriaNewsCom, Kudus – Usai videonya jadi viral, siswa pengendara Scoopy warna merah yang bentak-bentak bapak-bapak di jalan, mengalami kondisi minder dan menjadi pendiam. Hal itu disebabkan pelajar SMK Raden Umar Said (RUS) tersebut di-bully habis-habisan di sosial media maupun dunia nyata.lllll

Kepala SMK RUS Faridudin, mengungatakan pascakejadian tersebut sebenarnya siswa sudah sangat menyesal. Bahkan siswa sudah meminta maaf kepada bapak tersebut dengan langsung mendatangi rumah. 

“Jadi, siswanya sudah menyesal. Dia sudah datang ke sekolah bersama bapaknya minta solusi penyelesaian. Dan hasilnya mereka datang ke rumah bapak tersebut didampingi dengan Polsek Dawe,” katanya saat dihubungi MuriaNewsCom, di Kudus, Selasa (14/2/2017). 

Mendapati bocah yang minta maaf secara langsung, bapak itu juga memberikan maaf kepada siswa.  Persoalan tersebut dianggap sudah rampung tak lama setelah kejadian tersebut. 

Siswa tersebut adalah Yulianto Nurkartiko, kelas XII SMK RUS. Kondisinya kini menjadi pendiam, dan sering minder jika ketemu banyak orang.  Bahkan beberapa hari dia tidak masuk sekolah karena minder tersebut.

Dikatakan yang namanya sosial media memang susah terkontrol. Jika sudah menyebar dan sudah minta maaf namun yang dimunculkan adalah kesalahan siswanya itu.

“Kami khawatir jika sampai dia frustrasi. Dia sudah kelas tiga dan mau ujian, tapi karena sampai kini masih banyak yang mengejek. Jadi membuat siswa tersebut takut untuk aktivitas seperti biasanya,” ujarnya.

Parahnya lagi, siswa tersebut sempat mengajukan surat pengunduran diri dari sekolah. Namun sekolah menolak, dan membujuk agar melakukan aktivitas seperti sedia kala. Sebab bagi sekolah, siswanya sudah mengakui kesalahan dan menyesali. Selain itu persoalan juga sudah beres.

Dikatakan, sebenarnya dalam keseharian, siswa itu baik. Namun karena masih muda dan capek seharian belajar, maka secara langsung emosi meledak-ledak dan mengakibatkan kejadian semacam itu.

 Dampak dari hal tersebut bukan hanya kepada siswa semata. Namun juga kepada sekolah juga terkena imbasnya. Banyak yang beranggapan kalau sekolah tidak mendidik dengan siswa. 

“Padahal hanya beberapa dan itupun khilaf karena capek. Jadi semuanya tetap dianggap sama,” ungkap dia. 

Editor : Akrom Hazami 

Baca juga : 

VIRAL, Siswa Bentak Bapak-Bapak Karena Motornya Lecet Terserempet di Kudus 

5 Meme Cetno Ini lagi Ngehits di Kudus 

VIRAL, Siswa Bentak Bapak-Bapak Karena Motornya Lecet Terserempet di Kudus

Salah satu adegan video hasil screenshoot soal siswa bentak-bentak bapak di Kudus. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Sebuah video yang diunggah dalam akun Facebook Ilham Sapitrojati mendadak jadi viral, Minggu (12/2/2017).  Di video itu memperlihatkan aksi seorang siswa yang memperlakukan bapak-bapak tak sopan di area Kecamatan Gebog, Kudus.

Aksi siswa salah satu sekolah menengah kejuruan di Gebog itu menuai banyak komentar netizen. Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, menceritakan tampak dua orang mendekati sepeda motor Scoopy warna merah yang dikerumuni. Di antara yang mengerumuni adalah bapak yang ingin bertanggung jawab. Diketahui, bapak itu menyerempet sepeda motor siswa.

“Iki lho licet, cetno! (ini lho lecet, cat,kan)” teriak siswa berseragam seraya menendang bagian bawah sepeda motornya.

“Wis gampang neng kono tak cetne, go rono tak cetke (Sudah gampang di sana saya cat kan. Bawa sana saya cat kan),” kata bapak yang dibentak-bentak siswa itu.

“ndi ana bengkel cet? (mana ada bengkel cat?),” sergah siswa dengan nada meninggi.

“Ayo go rono aja bentak-bentak. Aku wong tua aja bentak-bentak aku ga seneng. (Ayo dibawa sana jangan membenta-bentak. Saya orang tua jangan dibentak-bentak. Saya tidak senang,” jelas bapak.

Sontak usai melihat video itu, netizen ramai-ramai menuliskan kegeramannya atas ulah siswa itu. Postingan tersebut langsung menuai banyak komentar. Komentar pedas langsung diutarakan kepada siswa yang membentak bapak-bapak yang dianggap tak sopan dan keterlaluan.

Seperti halnya dikomentari nama akun FB Naga Fasha, dia menyebutkan kalau pemuda itu merupakan pemuda yang tidak sopan. Dia bahkan terlihat marah dan mengajak menghargai orang tua. “Ra sopan Karo wong tuo. Motorem gwo Rene ta obonge. Gantine anyarr.. org tua itu hrs d hrgai. Semoga menjadi pelajaran biar bisa mghargai org tua. Motor kredit mulane sentak2. Wkkwkkjj,” komentar dia

Akun lain Rangga Duwi Saputra mengatakan kalau dia tahu persis kejadian tersebut. “Tadi pas saya didepannya melihat kejadian itu saya paham betul gan, gini ceritanya, yg dr selatan anak sekolah pakai motor secupi pakai motor kenceng banget gak bisa mengendalikan remnya, yang dari utara “mbah nya pakai motor prima reting mati mau belok kanan sudah pelan” eeh taunya ada secupi merah gak bisa mengendalikan motornya terus nabrak “mbahny”, tulis dia.

Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan kalau bukanya minta maaf malah dia marah-marah dan hendak memukul bapaknya. Tangannya terlihat menggenggam dengan hendak memukul.

Komentar lain juga terus menghujat sang pelajar yang kebanyakan melihat tidak punya tata Krama. Hal itu dianggap tak bisa dicontoh dan tidak sepantasnya dilakukan apalagi pelajar. Belakangan beredar video susulan jika siswa meminta maaf.

Editor : Akrom Hazami