10 PNS di Kudus Mencurigakan saat Dites Urine

Sejumlah botol urine milik PNS Pemkab Kudus saat dicek usai tes urine yang dilakukan BNN Provinsi Jateng. (MuriaNewsCom)

Sejumlah botol urine milik PNS Pemkab Kudus saat dicek usai tes urine yang dilakukan BNN Provinsi Jateng. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Selasa (27/12/2016), ratusan PNS di Kudus kembali dites urin di kantor pemkab. Tes tersebut merupakan lanjutan dari tes urine yang dilaksanakan sebelumnya.

Sekretaris BKD Kudus Yuliono mengatakan, tes tersebut bermaksud untuk melihat dan mengetahui apakah pegawai PNS di lingkup Pemkab Kudus mengkonsumsi narkoba ataukah tidak. Untuk itulah tes urine dilaksanakan.

“Ini lanjutan dari tes urine pada, Rabu (7/12/2016) lalu. Jika sebelum tes urine sejumlah 990-an PNS. Kali ini sejumlah 889 PNS di lingkup Pemkab Kudus,” katanya kepada MuriaNewsCom. 

Menurutnya, peserta tes meliputi banyak kalangan. Bahkan para kepala dinas juga ikut tes urine yang dilakukan oleh BNN Provinsi Jateng. Pelaksanaan dituntaskan Selasa.

Ditambahkan, ke depan juga akan dilakukan tes urine lagi. Mengingat masih ada PNS di Kudus yang belum menjalani tes urine. “ini merupakan bentuk deteksi kepada pegawai agar tidak menggunakan narkoba,” jelasnya. 

Sementara, Susanto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat P2M BNN Jateng, mengatakan kalau dari hasil tes ditemukan ada 10 yang mencurigakan. Hal itu terlihat dari hasil tes yang dilakukan.

“Kami sudah panggil yang bersangkutan, dan ternyata itu bukanlah narkoba. Melainkan obat yang memiliki kandungan semacam itu. Jadi sepekan terakhir ada PNS yang sakit, sehingga dikasih obat demikian. Itu bukan narkoba,” ungkapnya.

Dia menyimpulkan, sampai saat ini Kudus merupakan daerah yang diwaspadai. Mengingat lokasinya di pantura yang strategis, dan beberapa kasus muncul, maka BNN akan rajin memantau.

Editor : Akrom Hazami