Ribuan Ulat Bulu Serang Permukiman dan Pengendara di Jalan A Yani Kudus

Petugas menyemprotkan  pestisida ke salah satu pohon di Jalan A Yani Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Petugas menyemprotkan  pestisida ke salah satu pohon di Jalan A Yani Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Wabah ulat bulu melanda wilayah Kudus. Terutama di Jalan A Yani, Kudus Kota. Hampir lebih dari ribuan ekor ulat bulu berada di peponan hingga permukiman.

Ulat tersebut menganggu masyarakat. Khususnya pengguna jalan dan warga sekitar. Karenanya, bagi Anda yang sedang di lokasi itu, hendaklah berhati-hati.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Edi Suprayitno.  Dia mengungkapkan kalau sepanjang Jalan A Yani dipenuhi dengan ulat bulu. Ulat itu mengakibatkan tubuh gatal-gatal.

“Laporan dari masyarakat kami terima kemarin, Rabu (20/7/2016). Setelah itu, kami dari dinas cek lokasi dan benar saja beberapa pohon banyak ulat bulu gatal,” katanya, Kamis (21/7/2016).

Keberadaan ulat bulu, sempat membuat petugas kebersihan gatal-gatal. Menurut dia, Kamis pagi sejumlah pohon disemprot pestisida. Tujuannya sebagai bentuk pemusnahan ulat bulu. Sedikitnya empat pohon sudah disemprot, untuk mematikan sel ulat yang banyak menempel pada daun dan jugadi ranting pepohonan.

Selain di Jalan A Yani, ruas pusat kota juga tak luput dari pengecekan petugas. Sebab, dikhawatirkan wabah ulat bulu juga sudah menyebar di sepanjang jalan sekitar.

“Kami mewaspadai adanya hal serupa di kawasan lain. Makanya kami melakukan pengecekan di lokasi lainnya,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Hiii….,Wabah Ulat Bulu di Rembang Makin Meluas

Pohon Jati yang diserang  wabah ulat bulu di tepi Jalan Rembang –Bulu (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Pohon Jati yang diserang wabah ulat bulu di tepi Jalan Rembang –Bulu (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Wabah ulat bulu mulai meluas di beberapa wilayah di Kabupaten Rembang. Banyak hutan jati di Rembang yang daunnya habis lantaran dimakan oleh ulat bulu.

Berdasarkan pantauan MuriaNewsCom, banyak pohon jati di Rembang yang berada di hutan maupun di pinggir jalan umum, terlihat daunnya habis dimakan ulat. Merebaknya serangan ulat bulu ini membuat masyarakat Rembang resah.

Salah satunya Yahya Rully Nardo (23) warga Ngadem Kecamatan/Kabupaten Rembang. Dia mengaku resah ketika dalam perjalanan melewati kawasan pohon jati yang diserang ulat bulu. “Kalau di jalan melewati kawasan pohon jati pasti agak geli. Apalagi kalau ada banyak ulat yang menggantung,” ujarnya kepada MuriaNewsCom, Kamis (31/12/2015).

Menurutnya, keberadaan ulat bulu itu tidak hanya ada di lokasi hutan jati saja, namun hampir di setiap pohon Jati. “Seperti pohon jati di pinggir Jalan Rembang-Bulu, banyak pohon jati di kerubuti ulat,” tambahnya.

Sementara Karni (46), warga Desa Terjan, Kecamatan Kragan, Rembang mengaku jika melewati jalan antardesa Terjan ke Sendangmulyo mengaku merasa gatal-gatal karena banyaknya ulat di pohon Jati. “Banyak yang menempel di baju yang saya pakai, kalau sedang lewat di jalan itu,” keluhnya.

Serangan ribuan ulat tersebut, lanjut Karni, sudah berlangsung sejak sepekan terakhir ini. Ulat-ulat jatuh kemudian berkembang dan meluas ke sekitar pepohonan yang lain di kebun bahkan hingga ke jalan dan rumah warga. (AHMAD WAKID/KHOLISTIONO)