Pelaku Judi Togel di Rembang Dicokok Polisi

Ilustrasi

MuriaNewsCom,Rembang –  Seorang pelaku judi toto gelap (togel) bernama   Agus Yulianto warga RT 2 RW 2 Desa  Kasreman, Kecamayan Kota Rembang  ditangkap Tim Satreskrim Polres Rembang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Agus ditangkap di lokasi parkiran truk jalur Pantura, Desa  Punjulharjo, Kecamatan Rembang pada Senin (10/7/017 ) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Buana Santosa melalui Kasat Reskrim AKP Ibnu Suka  saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku ditangkap saat menarik uang pasangan judi togel Hongkong .

Saat ditangkap, dari tangan tersangka  diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 2.120.000 dan 1 buah handphone  Nokia.

Dia melanjutkan, atas  perbuatannya tersangka pelaku judi jenis togel Hongkong ini terancam pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Sementara itu, saat disinggung mengenai penyakit masyarakat tersebut, saat ini pihaknya telah gencar- gencarnya memberangus perjudian yang ada di Kota Garam ini.

“Tentunya kita berharap kepada masyarakat supaya bisa pro aktif melaporkan hal seperti ini kepada aparat kepolisian. Supaya nantinya bisa ditindak. Sebab hal itu merupakan penyakit  masyarakat yang harus ditindak dengan tegas,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Penjudi Togel Nyamar jadi Pedagang Warung Kopi, Akhirnya Konangan Polisi di Kudus

judi-togel-o

Pelaku judi togel Shodiq ditangkap, berikut barang buktinya dan diamankan di Mapolsek Gebog, Kabupaten Kudus. (Tribratanewskudus)

MuriaNewsCom, Kudus – Kepolisian Sektor Gebog telah berhasil mengamankan pelaku judi togel, Shodiq (60), di warung kopi di Klumpit, Gebog, Kudus, Senin, (19/12/2016) malam.

Pelaku merupakan warga Desa Klumpit, RT 02 RW 05, Gebog, Kudus. Kronologi kejadian, pada Senin, saksi Heri Riyanto (35) anggota Polri warga Dersalam Bae, dan Sukamto (28) anggota Polri warga Rahtawu Gebog, menindak lanjuti laporan dari masyarakat tentang dugaan tindak pidana judi togel.

Togel dilakukan di warung kopi milik pelaku. Setiap hari, pelaku menjajakan togel dari warung kopinya. Polisi menangkap pelaku, berikut dua lembar potongan kertas rekapan bukti pasangan angka. Disertai dengan nominal uang, yang dipertaruhkan serta satu unit ponsel yang digunakan sebagai sarana pesan atau pasang angka togel.

Polisi membawa pelaku ke Polsek Gebog guna penyidikan lebih lanjut. Dengan demikian pelaku dijerat dengan Pasal yang dilanggar 303 KUHP.

Editor : Akrom Hazami

 

Aneh, Kandang Ayam jadi Sarang Togel di Tanjungrejo Kudus

Polisi mengamankan pelaku di kantor polisi setempat. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Polisi mengamankan pelaku di kantor polisi setempat. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Aneh tapi nyata, ada kandang ayam jadi tempat jual togel. Polres Kudus mengetahuinya saat melakukan penggerebekan di kandang ayam tersebut, di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Senin (24/10/2016) malam.

Hal itu disampaikan Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i. Menurutnya, kejadian penggerebekan dilakukan Senin malam. Polisi mengamankan bandar togel, Junaedi, warga setempat.

“Kejadian terdapat di Dukuh Turus RT 03 RW 08, Desa Tanjungrejo, Jekulo, Kudus. Tepatnya di kandang ayam. Bandar togel kami amankan, yakni Junaedi (27) warga Tanjungrejo juga,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, selain bandar togel, petugas juga mengamankan tiga orang saksi, ketiganya adalah Jaminan (40) Nor Sofyan (45) dan Kamseri (32) yang semuanya merupakan warga setempat di Desa Tanjungrejo.

Selain keempat orang berhasil di amankan, petugas juga menyita barang bukti berupa uang senilai Rp 171.000, hp 2 buah merk Samsung dan Andromax, buku rekapan serta bolpoin dua buah yang terdapat di lokasi.

“Pelaku mengaku sudah menjual togel selama dua bulan. Dan selama itu juga dia pelaku sudah mendapatkan omzet sejumlah Rp 700 ribu,” imbuhnya.

Dia berharap masyarakat tidak usah mendekati dengan perjudian. Dan kasus togel di sana memang kerap dikeluhkan masyarakat setempat karena dianggap menganggu .

Editor : Akrom Hazami

Pengepul Judi Togel Asal Grobogan Dibekuk Polisi di Rembang

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Rembang menangkap seorang pengepul judi togel asal Grobogan bersama barang bukti uang tunai sebesar Rp 10 Juta di SPBU Kiringan, Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Selasa (26/1/2016) malam sekira pukul 22.30 WIB.

Pengepul judi togel jenis Hongkong tersebut bernama Haryono asal Dukuh Pucang Selatan, RT 01 RW 04 Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Pelaku ditangkap ketika selesai mengambil uang taruhan di wilayah Lasem dan Rembang.

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono membenarkan soal penangkapan pengepul judi togel itu. Dia menyebutkan, penangkapan berbekal informasi dari masyarakat, jika ada transaksi judi togel di SPBU.

“Informasi diterima anggota Sabhara, selanjutnya anggota langsung turun mengintai, dan ternyata benar di lokasi ada transaksi,” ungkapnya kepada MuriaNewsCom, Rabu (27/1/2016).

Selain mengamankan uang tunai, polisi juga mengamankan 51 buku kupon togel 33 Semarang, tiga buku kupon colok, satu bendel bukti setoran, empat bendel rekapan togel, satu unit HP Sony Experia.

Menurutnya, pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Namun, Eko masih enggan membeberkan soal asal-usul uang, lantaran masih mengorek keterangan pelaku.”Kami terus mengembangkan penangkapan ini. Terutama uang itu dikumpulkan dari mana saja dan akan disetor kemana,” tegas eko.

Editor : Kholistiono 

Lagi Asyik Judi Dadu Kopyok di Teras Rumah, Tiga Warga Rembang Diciduk Polisi

Judi Dadu
MuriaNewsCom, Rembang – Tiga orang warga Rembang yang lagi asyik judi dadu kopyok, digerebek oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Rembang.

Menurut informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, ketiga warga yang diciduk ialah M (41) warga Desa Waru Kecamatan/ Kabupaten Rembang, S (57) warga Desa Kaliombo Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang, dan NIL (20) warga Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang.

Ketiganya digerebek ketika sedang melakukan tindak pidana perjudian menggunakan dadu di teras rumah Karno turut Desa Kaliombo Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang, Minggu (24/1/2016) sekitar pukul 15.00 WIB.

Barang bukti yang diamankan, di antaranya 6 buah mata dadu, sebuah tempurung batok, alas mata dadu yang terbuat dari seng yang diberi karet dan ban warna hitam, selembar beberan berwarna putih merah, sebuah layar berwarna biru, dan uang tunai sebesar Rp 670 ribu.

Kasubag Humas Polres Rembang, AKP Hariyanto ketika dihubungi pada Senin (25/1/2016) membenarkan adanya penangkapan tersebut. ”Benar, ketiganya ditangkap karena melakukan tindak pidana perjudian jenis dadu dengan menggunakan taruhan uang,” ungkapnya.

Menurutnya, penggerebakan tersebut dilakukan setelah ada informasi dari masyarakat. Tak menunggu lama anggota Sat Reskrim Polres Rembang langsung melakukan penggerebekan di lokasi dan menangkap tiga orang tersangka bersama barang buktinya.

”Atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara,” tandasnya.

Editor : Titis Ayu

Polisi Terus Buru Bandar Togel di Rembang

Ilustrasi Togel

Ilustrasi Togel

 

REMBANG – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Rembang saat ini terus berupaya memberantas praktik perjudian toto gelap (togel) di Rembang. Disinyalir praktik haram itu masih banyak berkembang di masyarakat Rembang, namun dengan cara yang sulit dideteksi.

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono mengatakan, pihaknya sedang berupaya mengungkap para bandar togel yang berada di wilayah setempat. Namun, Eko mengakui cukup kesulitan dalam memberantas judi togel, terutama menyentuh bandar togel di Rembang.

Hal itu dikarenakan, pelaku perjudian togel yang lebih protek pada aksinya.“Mereka tidak melayani pembeli di luar yang telah dikenal, sehingga polisi sulit mengecoh penjual kupon togel,” ujarnya ketika ditemui MuriaNewsCom, Kamis (3/12/2015).

Selain itu, menurutnya pengedar togel tidak melayani pembeli di tempat yang menetap, tetapi berpindah-pindah.“Meski demikian, berkat laporan atau informasi dari masyarakat, para penjual kupon togel bisa ditangkap,” tegasnya.

Seperti diketahui, Sat Reskrim Polres Rembang telah menangkap satu pelaku yang kedapatan menjual togel, pada Rabu (2/12/2015). Sebelumnya, polisi juga menggaruk MRS dan NSB dengan kasus serupa pada (22/11/2015) lalu. (AHMAD WAKID/KHOLISTIONO)

Polres Rembang Kembali Bekuk Pelaku Judi Togel

Barang bukti KSW yang berupa kertas rekapan, tiga buah bolpoin, ponsel merek Nokia, dan uang tunai sebesar  Rp 87 ribu yang disita polisi. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Barang bukti KSW yang berupa kertas rekapan, tiga buah bolpoin, ponsel merek Nokia, dan uang tunai sebesar Rp 87 ribu yang disita polisi. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Aparat Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resor Rembang menangkap seorang pria paruh baya lantaran kedapatan menjual togel atau toto gelap, Rabu (2/12/2015).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono, Kamis (3/12/2015) siang. Penjual kupon togel itu berninisial KSW (55) warga Dukuh Gayam Desa Sumberjo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang. KSW ditangkap polisi di tepi jalan dukuhan setempat ketika sedang menjalankan aksinya, Rabu (2/12/2015) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.

”Penangkapan tersangka bermula dari adanya informasi masyarakat yang mengaku resah dengan aktivitas penjualan togel yang dilakukan oleh tersangka,” ungkapnya.

Dalam penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan KSW, yakni kertas rekapan, tiga buah bolpoin, ponsel merek Nokia, dan uang tunai sebesar Rp 87 ribu.

”Dalam melakukan transaksi tersangka menjual togel melalui sms dengan telepon genggam. Kendati barang bukti jumlah uang tunai kecil, namun tidak menutup kemungkinan jumlah transaksi yang dilakukan tersangka cukup besar. Saat ini tersangka masih dalam proses penyidikan,” tandasnya.

Eko memastikan, KSW merupakan pengedar kupon togel. Selain itu, Eko juga berupaya untuk mengungkap sindikat bandar togel di Rembang. KSW kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Rembang guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. (AHMAD WAKID/TITIS W)