Dua Perwira Remaja TNI AL Asal Jepara Diambil Sumpahnya oleh Presiden Jokowi

Letda Laut (E) Novan Arya Wiguna (kiri). (Istimewa)

MuriaNewsCom, Jepara – Hari ini dua perwira remaja TNI Angkatan Laut asal Jepara diambil sumpahnya, Selasa (25/7/2017). Mereka mengikuti sumpah perwira (Praspa) TNI/Polri di hadapan Presiden Indonesia Joko Widodo di Jakarta. 

Kedua perwira remaja TNI Angkatan Laut itu adalah Letda Laut (E) Novan Arya Wiguna dan Letda Laut (P/W) Sulistianah. 

Ada cerita unik dari Letda Laut (E) Novan Arya Wiguna, warga Mayong Lor, Kecamatan Mayong, Jepara itu menyebut sempat ditolak ketika masuk di akademi angkatan laut. “Baru pada pendaftaran yang kedua saya diterima sebagai taruna AAL,” katanya. 

Meskipun tak langsung diterima sebagai taruna pada awalnya, ia mengaku hal itu sebagai ujian bagi cita-citanya. Menurutnya untuk meraih kesuksesan dibutuhkan niat dan semangat yang tinggi. “Maju terus pantang mundur,” kata Novan, yang lulusan SMAN I Pecangaan itu. 

Sementara itu  Letda Laut (P/W) Sulistianah merupakan putri asli Jepara dari pasangan dari Mubasir dan Almarhum Karsipah. Hampir serupa dengan sejawatnya, warga Desa Kendeng Sidialit, Welahan, itu punya pesan bagi pemudi-pemudi Bumi Kartini. 

“Jadilah Kartini masa depan, dengan tetap berkarier dan berkeluarga tanpa melupakan kodratnya sebagai perempuan,” ucap dia. 

Editor : Kholistiono

TNI Siapkan Dana Rp 365 Juta untuk TMMD Sengkuyung I di Jepara

Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki saat membuka TMMD Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki saat membuka TMMD Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sekuyung I di Kabupaten Jepara bakal dibuka di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Selasa (3/5/2016). Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 21 hari dengan dua sasaran, yakni fisik dan non fisik (penyuluhan) dari beberapa instansi yang adadi Jepara.

Untuk sasaran fisik yang akan dikerjakan dalam kegiatan TMMD antara lain pengecoran jalan rabat beton dan pembuatan saluran air sepanjang 155 meter dengan lebar 0,60 meter.

Selain itu, mereka juga akan membuat pos Kamling dan pembuatan Jambanisasi untuk 10 KK, dengan dana yang dibutuhkan sebesar Rp 365 juta. Dana tersebut terdiri dari  APBD Provinsi sebesar Rp 160 juta, APBD Kabupaten Rp 145 juta, swadaya masyarakat Rp 50 juta dan dari interdep sebesar Rp 10 juta.

Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki mengatakan, dengan adanya kegiatan ini nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Di antaranya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membangun desa secara gotong royong.

”Dapat memperlancar transportasi perekonomian desa dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan wilayah serta meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat,” katanya, Selasa (3/5/2016).

Lebih lanjut dikatakan bahwa untuk kesempatan ini juga mendapatkan bantuan berupa 1.000 bibit sengon laut dan 1.000 bibit Trembesi dari Dishutbun Jepara. Selain itu juga mendapatkan sebanyak 130 kitab Suci Al Qur’an dari Kemenag Kab Jepara, dan Bantuan Sembako untuk warga kurang mampu sebanyak 15 paket seharga Rp 1,5 juta dari Bank Jateng. Kegiatan ini juga ada pelayanan KB dari BP2KB sebanyak 102 Asektor untuk pemasangan Implan.

Sementara itu Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dalam sambutannya mengatakan bahwa program TMMD telah berlangsung selama 36 tahun dengan hasil kegiatan semakin dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga sampai saat ini masih dibutuhkan keberadannya untuk membangun sarana prasarana dan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan bantuan.

”Progam ini merupakan trobosan yang efektif dan efisien dan produktif dengan tekad pemerintah untuk memacu kreatifitas dan prakarsa masyarakat dalam pembangunan dan sekaligus dapat membantu pemerintah untuk mengimplementasikan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan di daerah yang akan berdampak positif bagi pertahannan wilayah,” katanya.

Editor: Supriyadi