Punya Kulit Wajah Berminyak, Kurangi Foundationnya Ya

facetofeet.com

facetofeet.com

 

KUDUS – Jenis kulit setiap orang tentunya berbeda-beda. Maka untuk mendapatkan wajah cantik dan sehat juga berbeda pula. Sebab perlu menyesuaikan produk makeup yang digunakan dengan jenis kulit.

Salah satu makeup yang sering digunakan di antaranya seperti foundation. Foundation atau alas bedak ini sering banyak dipakai karena fungsinya yang mampu memenuhi kebutuhan para wanita. ”Foundation ini berfungsi lebih kepada menutup noda-noda pada wajah, seperti bintik-bintik hitam, warna wajah tidak rata atau belang, serta bekas jerawat,” jelas Istifaizah, salah satu ahli kecantikan Wardah Kudus.

Seperti yang diketahui masalah tersebut memang banyak dialami oleh para wanita. Namun pemakaian foundation ini juga harus disesuaikan dengan jenis kulit. Pada dasarnya, foundation ini berbentuk cairan yang kental dengan tekstur padat. Dengan demikian, foundation sangat bagus untuk menutupi kekurangan diwajah.

Akan tetapi bagi pemilik wajah yang sangat berminyak perlu berhati-hati. ”Sebab foundation akan menutup pori lebih rapat, sehingga minyak yang diproduksi kulit akan sulit keluar,” ungkapnya.

Saat digunakan maka tampilan akan sempurna karena minyak dapat ditekan. Namun setelahnya, justru menimbulkan tumpukan kotoran akibat minyak yang tertimbun. Untuk itu bagi yang memiliki jenis kulit berminyak, untuk lebih sering membersihkan kulit wajah. ”Serta jangan terlalu lama memakainya agar minyak dapat keluar,” imbuhnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

7 Masker Ini Praktis Dibuat Sendiri di Rumah untuk Atasi Berbagai Masalah Kulit

everydayinbox.com

everydayinbox.com

 

KUDUS – Merawat kulit wajah wajib dilakukan. Sebab wajah yang akan dilihat dan dinilai terlebih dahulu oleh orang lain. Dari wajah juga akan terpancar kepribadian dari seseorang.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk merawat kesehatan wajah dengan berbagai tipe kulit. ”Cara yang paling mudah adalah dengan memakai masker alami yang disediakan dari alam,” ujar Dwi Yhunianto wakil manager Larissa Aesthetic center Kudus. Masker alami ini memanfaatkan buah dan sayur yang mengandung banyak khasiat. Tentunya dua jenis makanan ini mudah ditemukan.

Berikut 7 masker alami yang dapat dibuat sendiri dirumah dengan buah dan sayur yang tersedia sehari-hari.

1. Masker Mentimun untuk Kulit Kering
Ketimun merupakan salah satu jenis buah/sayuran yang bagus bagi jenis kulit kering. Sebab mentimun mengandung banyak air dan bisa bisa mendinginkan kulit yang kering.

2. Lemon untuk Mencerahkan
Seperti yang diketahui, kandungan lemon sangat dipercaya mampu untuk mencerahkan kulit. Terlihat dari banyaknya kosmetik yang memanfaatkan lemon untuk wajah. Apalagi dengan bahan alami tentu akan lebih baik untuk kulit. Lemon juga mampu menghilangkan jerawat.

3. Masker Pisang
Ada beberapa vitamin pada pisang yang sangat bermanfaat untuk kecantikan. Di antaranya potasium, kalium, vitamin C, E, K dan antioksidan. Kandungan ini membuat kulit nampak cerah dan halus.

4. Masker Tomat untuk Kulit Berminyak
Tomat bisa dijadikan masker buah yang dapat mengatasi kulit berminyak. Biji tomat yang juga ikut ditempelkan ke kulit wajah akan memberikan efek scrub ketika dibasuh dengan air. Tomat ini juga akan bekerja efektif jika ditambahkan yoghurt.

5. Masker Anggur untuk Kulit Berjerawat
Buah anggur yang enak tersebut ternyata bisa dijadikan masker wajah. Kandungan yang terdapat dalam anggur dapat mengatasi kulit yang berjerawat.

6.Masker Pepaya untuk Kulit Bersinar
Masker pepaya merupakan masker yang dapat digunakan untuk membuat kulit tampak bersinar. Sebab buah ini secara umum, mampu membersihkan kotoran penyebab kulit kusam.

7. Masker Strawberry untuk Kulit Kusam
Bahan yang dibutuhkan untuk membuat masker strawberry yaitu buah strawberry dan air. hancurkan strawberry dengan menambahkan air dan mengaduknya. Setelah itu aplikasikan masker pada kulit wajah.

Membuat masker buah tidaklah sulit, apalagi buah-buahan yang dipakai mudah ditemukan. ”Cukup dengan menghancurkan dan mengaplikasikan langsung pada wajah antara 10-15 menit,” jelasnya. Lakukan secara rutin untuk hasil maksimal. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Biar Bedak Tak Rusak Wajahmu, Perhatikan Hal ini

foto IDNTIMES

foto IDNTIMES

 

KUDUS – Bedak bisa dikatakan menjadi modal penampilan wanita. Dengan menggunakan bedak, seorang wanita akan merasa lebih percaya diri dengan penampilannya. Sebab salah satu alat kosmetik ini tidak hanya membuat wajah tampak lebih segar tetapi juga mampu menutup masalah kulit pada wajah seperti halnya jerawat, flek hitam, dan sebagainya.

Kebutuhan bedak yang sangat penting membuatnya selalu digunakan dalam berbagai kondisi. Ada dua jenis bedak yang sering digunakan yaitu bedak tabur dan bedak padat. Namun sebelumnya, sudahkah menyesuaikan jenis bedak dengan kondisi kulit?

“Kedua bedak tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Fungsi tersebut harus disesuaikan dengan jenis kulit terlebih dahulu,” ungkap Yooshy Kartika Sari, salah satu dokter estetika di Muntira Skincare Kudus.

Bedak tabur dikhususkan bagi seseorang yang memiliki jenis kulit berminyak. Dengan kondisi kulit memproduksi minyak berlebih maka bedak tabur dapat membantu untu menyamarkan kilap. Dengan tekstur bedak tabur yang lembut dan tidak memadat maka pori-pori tidak akan banyak tersumbat.

“Jika menggunakan bedak padat justru akan makin menutup pori-pori kulit wajah yang akan membuat minyak sulit keluar,” ungkapnya.

Sementara untuk jenis kulit kering minyak yang tertahan tersebut akan membuat penyumbatan sehingga menimbulkan maslah kulit seperti jerawat dan komedo. Cara pengaplikasiannya bisa dengan menggunakan puff yang ditepuk-tepukkan ke wajah atau bisa juga dengan menggunakan kuas.

Sementara untuk jenis kulit kering dapat menggunakan bedak padat seperti tipe two way cake. Karena dalam jenis bedak tersebut sudah terkandung foundation untuk melembabkan kulit yang kering. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Ini, Perbedaan Kulit Wanita dengan Pria

foto ilustrasi (www.sehatfresh.com)

foto ilustrasi (www.sehatfresh.com)

 

KUDUS – Merawat kulit harus rutin dilakukan setiap hari baik oleh wanita maupun pria. Sebelum merawatnya tentu seorang harus tahu terlebih dahulu mengenai kondisi kulit masing-masing. Agar tidak terjadi kesalahan serta ketidakcocokan antara kulit dan perawatan yang digunakan.

Pada dasarnya, kulit wanita dan pria sangat berbeda. Sehingga keduanya memiliki cara perawatan yang berbeda pula.

”Kulit pria dan wanita ternyata membutuhkan perawatan yang berbeda. Selain karena faktor jenis kulit, struktur dan karakteristiknya juga berbeda,” kata Dwiu Yhunianto Manager Larissa Aestethic Center Kudus.

Beberapa perbedaan mendasar di antaranya kulit pria memiliki pigmentasi yang mendalam, sehingga warna kulit lebih gelap. Serta memiliki kulit tebal dengan tingkat kolagen yang lebih tinggi, sehingga memperlambat proses penuaan. Pria juga memiliki lebih sedikit lemak di bawah kulit mereka.

Sementara wanita memiliki kulit yang lebih tipis yang membuat proses penuaan lebih cepat, selulit, kulit kering serta sejumlah masalah kulit lainnya. Perempuan juga memiliki kulit berminyak sampai saat menopause tiba. Selain itu, kulit wanita akan terlihat kering dan kasar.

”Yang paling utama, adalah pria memiliki kulit berminyak dibandingkan wanita, pria juga perlu menggunakan pembersih yang baik untuk mencegah jerawat, benjolan serta masalah lain. Akan tetapi jangan menggunakan produk milik wanita karena komposisinya berbeda,” jelasnya.

Sementara wanita memiliki kecenderungan kulit lebih kering, sehingga lebih mudah keriput. Untuk itu perawatannya harus benar-benar disesuaikan dengan kondisi kulit serta jenisnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Krim Malam Idealnya Diaplikasikan Hanya Dua Jam

Foto Ilustrasi (metro.co)

Foto Ilustrasi (metro.co)

 

 

KUDUS – Menjaga kesehatan kulit wajah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti dengan menutrisi kulit menggunakan berbagai krim wajah dengan berbagai manfaat yang disesuaikan pada kebutuhan masing-masing.

Karena kondisi wajah yang berbeda saat pagi dan malam hari, maka kebutuhan nutrisinya pun berbeda. Saat pagi hari tentu kulit bekerja dengan lebih keras untuk menyangkal semua kotoran kulit. Sementara pada malam hari kulit cenderung istirahat, sebab tidak terlalu bekerja keras.

”Itu sebabnya seseorang selain membutuhkan krim pagi juga membutuhkan krim malam untuk merilekskan kulit yang telah lelah bekerja seharian,” ujar Dwi Yhunianto, wakil manajer Larissa Aesthetic center Kudus.

Berhubung keadaan kulit serta kondisi sekitar kulit yang berbeda, maka penggunaan krim malam ada aturan sendiri. Antok menambahkan, penggunaan krim malam tersebut dianjurkan hanya dalam jangka 2 jam.

”Biasanya krim malam, selain menutrisi juga mengandung pencerah kulit wajah. Untuk itu penggunaannya maksimal hanya boleh selama 2 jam,” jelasnya.

Sebab saat digunakan dalam jangka lama bahkan dipakai saat tidur justru akan merusak jaringan kulit, karena kandungan pencerah. Ditambah dengan kondisi kulit yang sudah lelah dan kinerja yang menurun dikarenakan aktivitas pagi akan membuatnya tidak bisa beristirahat.

Faktanya, seringkali saat menggunakan krim malam digunakan hingga menjelang pagi dengan alasan agar nutrisi krim meresap sempurna. ”Padahal justru itu tidak boleh, karena kulit akan menjadi kering dan keriput serta gangguan lainnya,” imbuhnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Sesekali, Gunakan Masker untuk Bersihkan Wajah

maskerwajahku.com

maskerwajahku.com

 

KUDUS – Merawat wajah merupakan salah satu kegiatan untuk menjaga kesehatan wajah. Memiliki kondisi wajah yang normal dan jauh dari masalah tentunya perlu di syukuri dengan senantiasa merawatnya.

Kebanyakan, seseorang mencuci wajah menggunakan facial foam pada saat tertentu. Secara umum, memang hanya dengan mencuci muka sudah bisa menghilangkan kotoran di wajah.  Akan tetapi dengan banyaknya agenda yang harus dilakukan setiap hari, kotoran di wajah semakin banyak dan sulit untuk dihilangkan.

”Ada kalanya sesekali memakai perawatan masker wajah untuk membersihkan wajah. Baik dengan masker tradisional yang dibuat sendiri atau dapat pula menggunakan masker modern yang telah diesktrak,” ujar Aliya, salah satu dokter kecantikan di Muntira Skincare Kudus.

Ada banyak pilihan masker yang dapat digunakan seperti masker bersertifikat yang dijual di pasaran atau menggunakan bahan alami dari buah dan sayur. Kinerja dari masker ini adalah membersihkan kotoran yang menempel pada pori-pori, yang tidak dapat dibersihkan hanya dengan mencuci wajah saja.

”Karena sifatnya yang menempel  pada kulit, sehingga kotoran yang masuk kekulit dapat segera diangkat,” jelasnya.

Kelebihan lain dari masker adalah nutrisi dari bahan yang digunakan dapat dengan mudah meresap ke dalam kulit. Sementara pada facial foam hanya dapat membersihkan tanpa menutrisi.

Sehingga untuk menjaganya perlu mengaplikasikan masker agar kebersihan kulit terjaga. ”Setidaknya, mencuci dan menggunakan masker ini menjadi dasar perawatan wajah yang dapat dilakukan agar kesehatan kulit terjaga. (AYU KHAZMI/TITIS W)