Bocah 4 Tahun di Jepara Tewas Tercebur Sumur

Warga berkerumun di sumur tempat terceburnya Ahmad Khoirul Niam, bocah yang masih berusia 4 tahun warga Desa Bugel RT 7 RW 2, Kecamatan Kedung, Jepara. (Facebook)

MuriaNewsCom,Jepara – Ahmad Khoirul Niam, bocah yang masih berusia empat tahun tewas mengenaskan setelah tercebur sumur di rumahnya. Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Jumat (31/3/2017) siang.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula ketika bocah asal Desa Bugel RT 7 RW 2, Kecamatan Kedung, Jepara, itu minta dimandikan sang ibu, Sunarmi, sekitar pukul 12.00 WIB.

Namun, permintaan sang bocah itu tidak langsung dituruti oleh ibunya. Sunarmi terlebih dahulu menunaikan salat dzuhur. Setelah itu, sekitar pukul 12.30 WIB, Sunarmi mencari anaknya, dan menemukan anaknya dalam kondisi mengapung dalam sumur.

Korban akhirnya dievakuasi oleh sejumlah anggota Basarnas Pos Sar Jepara. Mereka bahu membahu melakukan penyelamatan seorang balita yang tercebur dalam sumur tersebut.

Anggota penyelamat pun masuk ke dalam sumur dengan alat bantu pernafasan.Selang 10 menit, petugas pun keluar dari dalam sumur sembari membawa tubuh balita mungil yang sudah meninggal tersebut, sekitar pukul 14.45 WIB.

Editor : Kholistiono

Kakek 75 Tahun di Keling Jepara Tewas Tercebur Sumur

Proses evakuasi yang dilakukan Tim SAR terhadap korban (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Proses evakuasi yang dilakukan Tim SAR terhadap korban (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

MuriaNewsCom, Jepara – Peristiwa nahas menimpa seorang kakek berusia 75 tahun bernama Garisman, warga Desa Keling, Jepara. Garisman tercebur sumur pada Selasa (28/6/2016) sekitar pukul 08.30 WIB dan ditemukan dalam kondisi telah tak bernyawa lagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, peristiwa bermula dari pagi menjelang siang tadi, korban dicari oleh menantunya, untuk dikasih makan. Tetapi korban tidak ada di dalam kamar, kemudian dicari lagi ternyata korban di dalam sumur. Diketahui, ternyata kakek tersebut mengalami gangguan penglihatan.

Selanjutnya, menantu korban tersebut meminta pertolongan kepada tetangga, dan informasi sampai ke petugas SAR Jepara, yang selanjutnya dilakukan evakuasi. Korban dapat diangkat dari dalam sumur sekitar pukul 12.25 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Lulus Suprayitno melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Pujo Prasetyo mengemukakan, korban mengalami gangguan penglihatan, dan kemungkinan saat berjalan ke luar tidak tahu jika ada sumur, sehingga tercebur ke dalam.

 “Dari hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami luka sobek di bagian belakang kepala sekitar tujuh sentimeter. Jari kiri terdapat luka lecet tiga sentimeter. Korban memang benar-benar tenggelam di dalam sumur. Jenazah korban kemudian dimakamkan di pemakaman desa setempat,” katanya.

Editor : Kholistiono