Tersengat Listrik, 1 Pekerja di Jepara Tewas, 1 Luka Parah

ilustrasi

ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Jepara – Nasib nahas dialami dua dari dari empat pekerja yang sedang merenovasi rumah Kasiatun, warga RT 12/RW 2 Desa Teluk Wetan, Kecamatan Welahan, Jepara. Keduanya menjadi korban sengatan listrik. Akibatnya, satu orang meninggal dunia, satu lainnya mengalami luka parah.

Korban meninggal diketahui bernama Selamet Gunarto, 30, warga RT 1 RW 2 Desa Bandungrejo. Sementara, satu korban lagi yang mengalami luka parah adalah Miftahul Wahab, 37, kakak dari korban meninggal.

Keduanya diketahui tersengat listrik saat melakukan persiapan proses pengecorang di lantai dua rumah Kasiatun.

“Saat kejadian, empat orang pekerja sedang melakukan pekerjaan renovasi rumah. Dua orang ini sedang menata dan mengukur besi untuk ngecor di lantai dua, tiba-tiba besi yang dipedang Miftahul Wahab menyentuh kabel listrik,” ujar Kapolsek Welahan AKP Usman Junaedi kepada MuriaNewsCom, Rabu (11/5/2016).

Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, Usman membeberkan, peristiwa bermula dari, Slamet Sunarso (adik) melihat kakaknya tersengat listrik, dia berusaha menolong. Miftahul Wahab (kakak) berhasil selamat setelah jatuh terpental dari lantai dua. Justru, sang adik, Selamat Gunarto, tewas dengan luka bakar akibat aliran sengatan listrik.

“Adiknya yang mau menolong malah menjadi korban meninggal. Sementara kakaknya mengalami luka bakar di tangan kiri, patah pergelangan kaki kiri, dan luka bengkak di pipi kiri,” ungkap Usman.

Korban luka, Usman melanjutkan, langsung dilarikan ke PKU Mayong. Namun, lantaran parahnya luka, Miftahul Wahab langsung dirujuk ke RSI Kudus.

“Sebetulnya ada empat pekerja, tapi dua yang lainnya ada di bawah sedang menyiapkan adonan cor,” kata Usman.

Dia menambahkan, berdasarkan informasi yang dia terima dari warga setempat, tahun lalu satu pekerja di rumah Kasiatun juga menjadi korban sengatan aliran listrik. Saat itu, pekerja sedang membangun rumah Kasiatun.

Editor: Supriyadi

Main Bola, Seorang Bocah Berusia 12 Tahun Tewas Tersengat Listrik

Ilutrasi Listrik

Ilutrasi Listrik

 

GROBOGAN – Nasib nahas menimpa Khoirul Mukminin, warga Desa Manggarwetan, Kecamatan Godong, Minggu (2/1/2016) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat asik main bola di halaman rumah tetangganya, bocah berusia 12 tahun itu tewas tersengat aliran listrik.

Informasi yang didapat menyebutkan, sebelum kejadian, korban bersama beberapa temannya terlihat asik main bola di halaman rumah tetangganya, Sugeng. Peristiwa nahas bermula saat mencoba menangkap bola, tangan korban justru menyambar seutas kabel lampu penerangan jalan yang disalurkan dari rumah hingga ke depan pelataran.

Setelah menyentuh kabel, korban yang masih duduk kelas I MTs itu langsung terjatuh dan tidak sadarkan diri. Melihat kejadian ini, bocah-bocah lainnya lantas berteriak minta tolong.
Mendengar jeritan tersebut, warga sekitar kemudian berbondong-bondong menuju ke lokasi kejadian. Salah seorang warga kemudian memutuskan aliran listrik di rumah Sugeng yang saat itu dalam kondisi kosong.

Oleh warga, korban yang tersengat listrik sebenarnya hendak dilarikan ke Puskesmas Godong. Namun, hal itu tidak jadi dilakukan lantaran setelah diperiksa, korban ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saat diperiksa, jari manis tangan kiri korban terdapat luka seperti terbakar.

Sementara itu, Kapolsek Godong AKP Ngadiyo ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu. Menurutnya, kejadian itu murni kecelakaan dan tidak ada unsur kesengajaan.
”Kami mengimbau kepada warga untuk mengawasi aliran listrik ketika ditinggal pergi. Hal ini supaya tidak menimbulkan kerugian pada orang lain,” katanya. (DANI AGUS/TITIS W)

Pasang Reng, Tukang di Rembang Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

kesetrum

 

REMBANG – Juwadi (45) warga RT 01, RW 07 Dukuh Nyikaran, Desa Kemadu, Kecamatan Sulang tewas mengenaskan. Juwadi tewas akibat tersengat listrik saat memperbaiki atap rumah berlantai dua di desa setempat, Kamis (5/11/2015) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kapolsek Sulang AKP Mohamad Mansur mengungkapkan, kejadian bermula saat korban memasang reng kayu untuk atap rumah milik H Marjuki (62) warga Desa Lambangan Wetan, Kecamatan Bulu. Bersama dua  orang rekan kerjanya, korban naik ke lantai dua yang digunakan sebagai usaha mebel tersebut, untuk meneruskan pekerjaan memasang reng kayu untuk atap. Sedangkan dua rekannya masing-masing  Abdul Kornen dan Zaenal Abidin bekerja di lantai  bawah.

”Baru beberapa saat mulai bekerja tiba-tiba saya mendengar suara ledakan trafo. Bersamaan itu terdengar suara brak  lantaran khawatir. Kemudian saya mengecek ke lantai dua  dan benar saat tiba di lantai dua, melihat Juwadi sudah dalam keadaan tergeletak dengan kondisi luka bakar. Karena terkena kabel induk tegangan tinggi yang melintas di atas atap lantai dua yang sedang diperbaiki dengan jarak sekitar 50 cm dengan atap,” papar Zaenal Abidin.

Sementara itu, kapolsek Sulang AKP Mohamad Mansur saat dikonfirmasi MuriaNewsCom mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi serta setelah dilakukan visum dokter Pukesmas Sulang beserta tim indentifikasi dari Polres Rembang, korban meninggal karena luka bakar serius akibat tersengat listrik.

”Sehingga kejadian ini memang murni kecelakaan kerja,” ungkapnya. (TITIS W)