Terduga Teroris di Lereng Gunung Lawu Ditangkap Usai Salat Maghrib, Ini yang Didapat Densus 88

Densus 88 dan personel Polres Karanganyar melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris di Desa Karang Karangpandan, Karanganyar. (Tribratanews)

MuriaNewsCom, Karanganyar – Tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri melakukan penggerebekan terduga teroris bernama Ahmad Ramadhan Deny (31), di Lereng Gunung Lawu, Desa Karang Karangpandan, Karanganyar. Terduga teroris itu ditangkap usai menjalankan salat Maghrib di Masjid At Taqwa, tak jauh dari rumahnya.

Penangakapan dilakukan pada Minggu (13/8/2017) sekitar pukul 18.15 WIB. Selasa (15/8/2017) sore, Densus bersama Polres Karanganyar melakukan penggeledehan di rumah terduga teroris tersebut. Dari hasil penggeleledahan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Ada 18 item barang bukti yang diamankan, di antaranya beberapa dokumen, buku-buku, rompi, kaos, delapan keping VCD, dan dua HP.

Perangkat Desa Karang Tarso mengatakan, penggeledahan dilakukan tim Densus sekitar pukul 15.00 WIB. Polisi mengerahkan pasukan bersenjata lengkap untuk menggeledah rumah tersebut. Polisi juga memasang garis batas polisi agar masyarakat tidak bisa mendekat lokasi.

Menurut Tarso, warga mengetahui yang bersangkutan tinggal di desa ini  bersama istrinya, Ns, dan anaknya yang berusia tiga tahun sejak 2014 hingga sekarang. Namun menurutnya, warga tidak tidak mengetahui aktivitas sehari-hari yang bersangkutan.

“Dia orangnya tertutup dan sering ikut pengajian-pengajian di luar daerah ini,” kata Tarso dikutip dari Tribratanews Polda Jateng.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjutak mengatakan, anggotanya ikut mengamankan dan mendukung pelaksanaan penggeledahan di rumah terduga teroris, pihaknya akan mendukung Densus 88 dalam penggeledahan di rumah pelaku tersebut.

Hal tersebut, kata Ade Safri, menindaklanjuti dari hasil penangkapan tersangka oleh Densus 88, usai shalat Magrib di Mesjid At Taqwa sekitar 100 meter dari rumahnya, pada Senin (14/8), sekitar pukul 18.15 WIB.

”Ada 18 item barang bukti yang diamankan. “Barang-barang itu dibawa oleh Densus untuk dipelajari dan dilakukan pendalaman,” kata Kapolres kepada Antaranews.com.

Editor : Ali Muntoha